
" gmana dengan Nadia Tama kata mama nya Bram
" permisi tuan dan nyonya
" nyonya Nadia sudah kmi pindah kan keruang VVIP dan kabar buruk nya saat ini nyonya belom sadar kata sang dokter
" apa mereka semua nya terkejut dan berlari ke ruangan VVIP Nadia
" saat sampe di ruangan Nadia mereka melihat Nadia memakai oksigen dan lengkap semuanya yg ada di badannya
" knpa bisa seprti ini dokter kata Tama
" nyonya kehilangan bayak darah saat melahirkan anak kembar tuan tapi itu udah kami transfusi darah buat nyonya saat ini kita menugu nyonya kapan sadar nya tuan
" mereka semuaya kaget yg ada dsna
" syg cepat bangun ya kashan anak kita cup kata Tama mencium Nadia dan mengeluarkan air matanya
" bro Bram menepuk pundak nya Tama sabar ya bro kita doain Nadia cepat sadar
" amin semuaya yg berada dsna
" NAD Bagun Lo harus lihat gue bahagia dunk batin Tasya
__ADS_1
" NAD lagi" kamu terbaring lagi seprti ini itu membuat aku takut NAD batin Fani
" semua org Disana sedih melihat Nadia terbaring lemah.
" gimana keadaan di dalam kata anak buah Alexander aman kita akan tuggu mereka tidur dan juga anak buah Tama tidak ada hanya ada asisten saja.
" bgus pantau semuaya Jagan lupa gas tidur kalian bawa nona Nadia segera
" Baek mereka semuaya serentak anak buahnya Alexander ada 20 org sementara Tama dan Bram lah di dalam kamar rawat.
" jam 2 malam mereka semuanya beraksi dan gasih gas tidur akhirnya mereka tidur semuaya termasuk Tama dan Bram tidur gara" gas tidur GK lama mereka tertidur anak buahnya Alexander sudah masuk kedalam dan membawa Nadia saat masih dalam blm sadar
" Nadia dia bawa ke mobil dan mobil tsb lasung di bawah ke markas mereka dan lasung dokter sudah di siapkan dana karna Nadia Mash dlam kritis
" bagus kalian membawa nya kata Alexander dan juga Rangga dsna melihat Nadia sudah di letakkan di kasur dan kembali di pasang peralatan medis
" gimana keadaan Nadia dokter kata rangga
" masih dalam keadaan kritis akibat dia melahirkan anak kembar dan banyak kehilangan darah membuat dia tidak sadar seperti ini
" Alexander melihat Rangga begtu khawatir degan Nadia ada dengan nya batin Alexander
" kita akan membawa nya ke London tempat Justin dsna dan kita akan merawat dsna kalian semua persiapan kan semuaya malam ini kita berankat sebelom orang" Tama tau kita semuaya GK bisa meremah kan mereka.
__ADS_1
" Baek bos
" Rangga paman perlu bicara dgn kmu
" iya Paman sedih melihat Nadia masih terbaring lemah
" di ruang kosong Alexander dan Rangga berbicara
" kmu spertinya sedih melihat Nadia terbaring sperti tdi ada apa Rangga
" gue harus jujur dgan paman gue atau gue akan kehilangan selamaya Nadia batin Rangga
" Rangga menceritakan semuanya ke pamannya Alexander
" owh jdi bgtu hmm paman akan menyerah kan Nadia ke kamu karna paman sudah tidak berniat nikah sama dia tpi paman yg akan nikahkan kmu dgan Nadia paman akan bantu tpi untukk saat ini biar kan Nadia dalam pengawasan paman kmu bisa 24 jam melihat nya dsna
" Baek paman terima kasih aku senag akhirnya aku bisa bersama Nadia Rangga bgtu senang mendengar nya
" bgus ysudah kita harus berangkat malam ini tugas kmu dekatin Nadia saat ini Nadia Mash keadaan tdak sadar.
' Baek paman
" jam 4 malam mereka pun berankat ke pesawat pribadi nya Alexander mereka berangkat menuju ke London
__ADS_1
" sementara dirmah sakit anak buah Tama dan Bram mencoba membangunkan Tama dan Bram dan juga para org tua mereka sudh dtg Rudi gsih tau semuaya mereka nampak sedih Nadia hilang dibawa anak buah Alexander,Rudi mengetahui. nya jam 3 saat di ke kamar kecil dan pas balik Rudi begtu penasaran rumah sakit gelap dan mendapatkan Bram dan tama tidur dan Nadia sudah tidak ada di kamar itu
" sial mereka sudh siap siap perang kata Rudi lalu Rudi melacak keberadaan Nadia dan Nadia saat ini di bandara setelah itu hilang kontak Berti mereka sudh dlm pesawat batin Rudi.