
pukul 3 Nadia terbagun saat dia bangun dia mendapat kan pelukan dr Tama yg sedg tidur bareng sama dia.
" saat membuka mata ni dmna apa ni di hotel bisa"nya Tama membawanya ke hotel,kata Nadia
" hoaammm Tama menggeliat kan badannya bukan sayang ini dikantor ruang pribadi aku syg
" waw dikantor ada ruang kamar sperti ini Nadia bener" takjub melihatnya
" saat Nadia bener2 takjub degan kamar pribadi Tama di kantor,tiba tiba aja mulut Nadia lasung di sumpel dengan mulut Tama yah jadilah adegan mencium panas dsni😁,GK lasung lama Nadia memberontak,Tama lasung melepaskan ciuman nya
" kmu mau bikin aku kehabisan nafas ya main tiba tiba aja cium mulut aku ntr di lihat org gmna ada yg masuk keruang kerja kmu gmna kata Nadia degan omelannya
" hehehe gpp syg GK ada yg masuk jga kok ksni ruangan ini udah ku kunci,sambil memengang seluruh badan Nadia
" kmu mau gpain kata Nadia
" ya mau ngapain lagi mau memakan kamu lah syg kata Tama
" tapi kan blm selesai bicara Tama lasung ******* bibir nya Nadia,jadilah mereka beraksi di kantor Tama mereka sama" menikmati permainan itu.
tidak lama setelah itu mereka pun mandi lalu memesan makanan krna nadia dan Tama blm makan siang mlahn sudah sore,hbis makan jam 6 mereka pun pulang, jalan pulang Nadia tidur di mobil karna kelelahan hbis bermain di kantor tadi.
mereka slu tiap hari ada kesempatan slu main ntah berpa bayak ronde mereka mainkan.
sebulan kemudian pernikahan Tama dan Nadia.
hari ini Nadia bikin sarapan buat Tama sebelom Tama pergi kerja,Nadia slu sempat kan bikin sarapan buat tama,tapi setiap pagi Nadia begtu pusing dan mual tpi tidak terllu parah Nadia membawa nya santai saja krna munking asam lambungya naik sebab Nadia sering susah makan,selesai sarapan Tama lasung pergi kekantor.
Nadia tiba" kepala pusing lagi,nyonya anda tidak knpa",
,kata bibik Mirna
" gpp bik haya sja Kepala ku pusing udah 3 hri ini pusing
" Nadia mual Wek,,,
" nyonya lebih Baek anda istirahat muka nyonya pucat gtu kata bik Mirna
__ADS_1
" iya bik
" kalian bawa nyonya ke kamar,dan bawa kan nyonya teh anget kata Mirna
" Baek kata para pelayan tsb.
" blm apa" Nadia pandangan sudah gelap dan jatuh pigsan
" nyonya para pelayan teriak panik melihat nyonya pigsan
" bodyguard Tama lasung membawa nyonya kekamarnya
' " Mirna lasug menelpon dokter pribadi nya tuan Tama,lalu dia lasung menelpon Tuan nya tpi no nya tdak aktif
" Mirna lasung nlpn asistenyA Bram,
" teryta Tama dan Bram sedang rapat di ruang mitting di salah satu restoran terkenal milik Tama sendri
.drt..drt..suara ponsel Bram bunyi,untung aja Mitting sudah siap saat ini mereka sedang makan,
" maff tuan saya harus angkat tlpn dlu permisi bram membukukan badan pamit pda tuan Tama dan para klien nya
" a,,,NU tu,,an kata Mirna gugup
" ada apa bicara yg jlas knp gugup gtu kata Bram
" nyonya tuan
" nyonnya knp kata Brama
" Mirna cerita lah kepada Bram
"jdi bgtu tuan saat ini nyonnya pigsan kmi sudah membawanya ke kamar dan sudah menghubungi dokter pribadi tuan
" ya sudah Klain tlong jaga nyoya saya akan pulang setgah jam lgi saya sampe.
" Bram lasung keruang VVIP
__ADS_1
" ada pa Bram kata tuan Tama
" itu nyonya pigsan drmah tuan kata Bram
" apa kok bisa
" saya GK tau tuan nyonya pusing dan mual saat ini dokter pribadi tuan menuju kerumah.
" yasudah ayo kita pulang kata Tama
" tuan saya pamit pulang dlu krna istri saya sedg sakit kata Tama
" iya slikan tuan muda Tama
" Tama dan Bram pun lasung menuju pulang
GK lama mereka berdua sama" sampe dgan dokter pribadi tuan Tama
" dokter kta Bram
" tuan
" mari dok periksa istri saya dok
" dokter pun bergegas kekamar dan lasung memeriksa nyonya
" knpa nyonya bsa pigsan kata Tama ke Mirna
" tdi kata nyonya sebelom pigsan nyonya sudah 3 hari merasa pusing dan mual dan nyonya bilang asam lambung nya naik kata Mirna kepala pelayan.
" saya rasa nyonya bukan karna asam lambung naik kata dokter.
" maksud dokter kata Tama dan Bram secara bersaman dan yg lain demikian
" iya maksud saya nyonya bukan asam lambung naik tpi ini sudah biasa krna nyonya saat sdg mengandung
" apa mereka bersamaan menjawabnya
__ADS_1
" jdi Nadia hamil dok kata Tama
" iya saya memeriksa perutnya nyonya terdegar suara detak jantungnya untuk memastikan tuan bawa nyonya kerumah sakit