Perjanjian Kontrak:"Menjadi Istri Tuan Muda"

Perjanjian Kontrak:"Menjadi Istri Tuan Muda"
Makan Malam (2)


__ADS_3

"cellin bagaimana kamu mengajak papa sehingga ia tidak menolak perintaan mu sedikitpun"


"ih mama kepo deh" sambil ketawa dan dengan sengaja membuat mamanya cemberut


"dasar anak nakal" cibir nyonha besar hilda dengan tingkah anak nya itu.


Sesampainya di restoran XX yang sudah Cellin pesan dengan ruangan yang hijau yang private room untuk keluarga..


"Pa.papa" panggil cellin dari jauh dan buru buru saat turun dari mobil supaya papa nya tidak pergi kelain tempay karna tidak melihat cellin dan mamanya dan berlari kecil untuk mejumpai papanya supaya bisa berbarengan untuk ke room


"oh cellin kamu sendiri? dimana mama?"tanya tuan yen yang tidak melihat istrinya bersama cellin.


"Mama...Oh tuhan aku melupakan mama" gumam cellin dalam hati.. cellin pun perpaling dan melihat ke belakang ia melihat mama nya sedang berjalan menuju arah mereka "Itu mama pa.. cantik bukan..hehe" goda cellin kepada papanya


" kamu ini ada saja tingkah" kata tuan yen kepada cellin..

__ADS_1


"Dasar anak nakal, kenapa ninggalin mama sendirian didalam mobil kan kita bisa barengan keluar dari mobil" kata nyonye besar hilda yang kesal akan tingkah putrinya.


"hehe maaf mama cellin lupa soalnya terlalu bersemangat untuk malam ini" kata cellin dan meminta maaf kepada mamanya karna meninggalkan mamanya di dalam mobil dan turun tanpa menunggu nyonya besar..


"pufh haha kalian ini ada ada saja tingkahnya..sayang kamu terlihat sangat cantik malam ini" goda tuan yen kepada istrinya


"oh sayang kamu membuatku malu terima kasih atas pujiannya sayang" balas nyonya besar kepada suaminya sekalian malu akan pujian suaminya itu di depan anaknya


"ih dasar kalian berdua.. mama... papa...ayo kita ke dalam apakah kalian akan terus terusan memuji tanpa melihat mempedulikan ada aku" kesal cellin dengan wajah yang cemberut dan bibir yang dimanyunin..


 


Didalam private room ruangan yang sudah disiapkan oleh putri semata wayang dari tuan yen tersebut terlihat sangat indah dengan jendela transparan sehingga dapat melihat indahnya malam dengan bintang bintang yang berseri dari balik rungan tersebut..


 

__ADS_1


bagi tuan yen ini terasa nyaman sehingga segala beban yang berserang di kepalanya seakan hilang bila sudah bersama keluarganya..


Makan malam keluarga pun telah selesai dan jam pun sudah menunjukan angka 10:15 sehingga mereka berniat untuk pulang mengingat juga jarak yang lumanyan jauh dari kediamannya


" hmm sayang apakah kita pulang bersama" tanya nyonya besar kepada suaminya


" iya pa benar apakah papa ingin pulang bersama kami?" tawaran cellin untuk papanya agar merrka pulang bersama dalam satu mobil


"haha kalian ini .. pulang lah dulu dengan supir papa mungkin akan lembur malam ini mengingat pekerjaan papa yang sangat menumpuk" kata tuan yen kepada keduanya dan memegang kedua alisnya tanda iya sangat kelelahan dan berharap mereka mengerti akan kondisinya sekarang..


"oh baiklah sayang aku akan pulang bersama cellin dan supir saja" kata nyonya besar kepada suaminya


"iya sayang hati hati dijalan..aku akan pulang setelah semuanya selesai!" kaga tuan yen kepada keduanya.


dan mereka pun akhirnya keluar dari ruangan tersebut setelah membayar semuanya dan berjalan menuju mobil yang dikenakan tadi untuk mereka berpergian...

__ADS_1


__ADS_2