Perjanjian Kontrak:"Menjadi Istri Tuan Muda"

Perjanjian Kontrak:"Menjadi Istri Tuan Muda"
Tragedi (2)


__ADS_3

Di tempat kejadian pun suasana sedang ramai.. Tuan muda Maxim yang tadi sedang di restoran dengan papanya sudah di depan kejadian ia melihat dengan mata kepala nya sendiri bagaimana semua korban dibawa dengan tergesa gesa ke Rumah sakit.. Polisi yang sudah mendapati kabar terjadi kecelakaan segera meluncur untuk memastikan identitas korban dan agar dapat di anari ke pihak keluarganya..


Tuan Muda Maxim pun memasuki rumah sakit tersebut pasal nya Rumah Sakit itu adalah Milik pribadinya sehingga tidak ada yang berani melarang nya untuk keluar masuk daerah tersebut..Ia juga melihat doktor yang tergesa gesa untuk melihat bagaimana keadaan korban semuanya..Sesaat Dokter Kristan pun keluar dari ruangan tetapi hanya melihat satu orang di koridor ruangan dokter kristan pun mendekati pria tersebut sesaat iya terkejut dan menundukkan kepala nya..


"Tuan muda Maxim.. maaf saya tidak mengrnali anda.. apa hal yang membawa anda kesini tuan" tanya dokter kristan kepada maxim karna sangat jarang tuan mudanya ke rumah sakit pribadinya ia selalu menugaskan orang lain ataupun assisten pribadinya..

__ADS_1


Maxim yang masih dengan ekpresi dingin dengn tangan yang du masukan sebelah ke kntong celana nya ia pun bertanya bukannya mrnjawab pasal pasien yang ditangani oleh dokter kristan


" Siapa nama pasien yang engkau tangan dan bagaimana keadaannya saat ini" tanya nya singkat karna ia cuma memastikan bahwa itu beneran teman lama papa nya atau bukan


Dokter kristan yang hendak menjawab pun tiba tiba polisi datang untuk melihat korban.. polisi yang mrlihat orang terkaya di negaranya pun menyapa "Selamat siang presdir maxim dan dokter.. saat ini saya sedang bertugas bagaimana korban apakah ada yang masih hidup biar bisa kami tanyai bagaimama kejadian kecelakaan tersebut" karna dari yang semua korban hanya satu korban yang denyut nadi nya masih sehingga ia buru buru di bawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut..

__ADS_1


Polisi tersebut hana mengangguk ajakan doker kristan sedangkan Tuan muda kristan yang masih dengan ekpresi dinginnya tanpa menjawap sepatah katapun ia hanya mengikuti prosedur cara kerja dokter dan mengikuti langkah kaki dokter kristan untuk memasuki ruangan pribadinya..Sesampainya di ruangan, dokter kristan mempersilahkan mereka untuk duduk terlebih dahulu dan ia menjelaskankan semuanya


"Begini pak..karna berhubung sanak keluarga nya belum ada disini saya akan memberitahu bahwa sanya pada saat kejadian tersebut nadi korban masih berdenyut tetapi pada saat korban di larikan kerumah sakit dan sudah saya tangani denyut nadinya melemah dan korban juga kehilangan nyawanya" jelas dokter itu kepada keduanya nya "saya sudah menyuruh perawat untuk memindahkan jasad korban ke kamar mayat hingga keluarganya datang untuk membawanya ke pemakaman dan oh iya saya hampir lupa. saya mengambil ini dari pakaian yang korban kenakan" dompet yang dokter keluarkan dari pakaian korban dari sepertinya semua identitas korban ada disitu


"Baik dokter terima kasih atas kerja sam anda, saya permisi dulu dokter, Presdir Maxim" kata polisi tersebut seraya meninggalkan ruangan pribadi dokter kristan..

__ADS_1


Dibalas anggukan oleh dokter kristan dan juga tuan muda maxim..


Tuan muda maxim hanya berdehem kecil agar dokter kristan memberi tahu siapa korban yang ia tangani tadi karna ia sama sekali tidak menyukai hal yang menjadi pertanyaan untuk kedua kalinya


__ADS_2