
"Oh tuhan" gumam dokter cika dalam hatinya sembari terburu buru menuju ruangan Delima VIP mayat tersebut.. sepanjang koridor rumah sakit ia hanya mengupat dirinya sendiri kenapa hari ini ia cuti dan kenapa saat kecelakaan tersebut dirinya tidak tahu apa apa.. Sembari dengan kepanikan dan Air mata yang menetrs dari kelopak mata yang berwarna hitam pekat cantik tersebut..
Sesampainya ia di depan ruangan tersebut ia melihat perawat sedang memberikan penanganan pertama untuk orang pingsa..
"Kebetulan... sekali Dokter cika tolong nyonya ini dokter" kata suster tersebut kepada dokter Cika yang masih didepan pintu ruangan Delima VIP tersebut..
__ADS_1
Dokter Cika yang melihat Nyonya besar hilda pun segera membantu untuk memberikan penanganan yang baik untuk Mama dari sahabay nya tersebut..
"Suster.. sepertinya keadaan pasien sangat lemah akibat syok dan juga sepertinya ia mempunya riwayat lain sehingga keadaannya tidak stabil saat ini. tolong siapkan kamar inap untuk nyonya yenchang" kata dokter cika sembari memberi perintah kepada suster terswbut untuo bergerak cepat. karna keadaan korban tidak memungkinkan untuk di pertahankan tanpa penanganan intrnsif
"Baik dokter Cika akan saya siapkan segera" kata suster tersebut.. ia pun bergegas untuk mencari perawat laij dan membawa Nyonya besar hild ke ruangan inan....
__ADS_1
Sesaat kemudian suster yang di perintahkan oleh dokter cika pun datang dan membawa kursi roda untuk ditumpangi oleh nyonya besar hilda dan dibawa ke ruangan inap pribadi...
"Cellin aku akan membawa tante hilda terlebih dahulu keruangan penginapan melihat kondisi beliau yang tidak stabil saat ini dan cellin toling urus segera pemakaman paman Yen.. biarkan paman beristirahat dengan tenang di Alam sana.. aku yakin jika paman melihat keadan kalian yang seperti ini paman akan sangat bersedih. yakin lah rencana tuhan lebih baik untukmu Cellin" kata Dokter cika kepada sahabat nya.. dan juga ia segera mungkin untuk menangani tante hilda terlebih dahulu karna saat ini sedng membutuhkan penanganan medis. mengingat keadaan nya yang sangat tidak stabil akibat syok berat..
"Baiklah Cika.. tolong jaga Mama dan aku mohon cika berikan yang terbaik untuk mama.. aku akan mengurus pemakaman terlebih dahulu..Cika terima kasih" kata Cellin kepada sahabat nya tersebut yang dengan mata sembab akibat tangisan yang tada henti.. hati nya benar benar hancur. Andai saja bisa mengembalikan waktu ia akan mengajak papanya untuk pulang bersama dan tidak membiarkan papanya untuk e kantor selepas makan malam tersebut.. "Nasi sudah menjadi bubur" gumam cellin dalam hati nya sembari melirik ke mayat papanya "Semoga papa tenang dan diberikan syurga disisi tuhan" kata cellin dalam hatinga walaupun dengan hati yang berat ia harus melepaskan papa nya.. ditambah dengan mama nya yang saat ini juga sedang tidak sadar kan diri..
__ADS_1
"Baiklag Cellin aku permisi dulu" kata dokter cika sembari menepuk pundak sahabat nya.. ia tahu sahabat nya sedang terpuruk saat ini.. ia hanya bisa memberi support kepada sahabatna dan a juga tidak bisa bertindk banyak.. karna kehilangan orang tua adalah hal yang menyakitkan di dunia ini....