
"Baiklah sayang ayok" yang sudah sangat bersemangat karna akan makan bersama dengan putri kesayangannya yang baru selesai dengan studynya.
Tuan besar dan nyonya besar pun turun dari kamar mereka untuk menuju meja makan untuk sarapan pagi. Takp Takp Takp mereka menuruni anak tangga dan tuan besar merasa ada yang kurang spontan ia bertanya kepada istrinya "Sayang. dimana cellin apakah dia tidak ikut sarapan?" tanya tuan besar kepada istrinya karna anak semata wayangnya belum keluar dari kamar nya .
"oh kamu benar sayang, aku sampai lupa kalau ada anak nakal itu dirumah ini..Akan aku suruh bibi Wang untuk memanggilnya" jawab nyonya besar yang sedang berjalan menuruni anak tangga dengan suami nya
" heum baiklah suruh dia cepat keluar untuk sarapan sepertinya dia belum tau papa nya yang handsome ini pulang" kata tuan besar dengan Pd nya berkata ia tampan.
"pufffh hahaha sayang kamu membuatku geli, sudah tua masih saja bertingkah seperti A.B.G yang berkata dirinya tampan.lihatlah dirimu sudah sepatutnya menimbang cucu" jawab nyonya besar dengan becandanya mengejek suaminya.. Biarpun mereka sudah tua tetapi mereka masih romantis
"aih sayang kamu jahat.. tua tua begini papa masih tampan tau" jawab tuan besar dengan cemberut kepada istrinya
__ADS_1
"ya ya ya baiklah baiklah" sambil menahan tawa dengan tingkah suaminya.
Dan mereka pun sudah tiba di depan meja makan pelayan pun menyapa majikan nya dengan sopan
"Selamat pagi nyonya, tuan besar" sapa pelayan tersebut
" heumm pagi bi wang, Oh iya bi saya lupa tolong kasih tau cellin untuk keluar kamar untuk sarapan, jangan bibi kasih tau bahwa papanya sudah pulang ke rumah dan menunggunya di meja makan" pinta nyonya besar kepada pelayan nya
Tak.. Tak...Takk suar langkah kaki bibi wang yang menaiki anak tangga rumah mewah tesebut. sesampainya di depan kamar orang yang dimaksud oleh nyonya besarnya pelayan tersebut segera mengetuk pintu untuk memanggil nona muda nya " Tok tok tok nona muda apakah nona masih didalam? nyonya besar menunggu anda nona muda di meja makan" kata bibi wang dengan sopan
"iyaa bi sebentar cellin sudah siap untuk turun sarapan paginya" jawab nona muda dari dalam kamarnya dan nona muda oun membuka pintu kamar nya...
__ADS_1
Ceklek pintu kamarnya dibuka "oh bibi maaf ya saya terlambat karna tadi kelamaan di bathup" jelas cellin pada bibi wang
"oh tidak apa-apa nona muda , Mari nona kebawah untuk sarapan paginya" kata bibi wang kepada nona muda nya
"baik bik terima kasih" ucap cellin pada pelayan nya.
ia pun menuruni anak tangga dan diikuti oleh bibi wang di belakangnya.
"bibi kenapa di belakang cellin ayo jalan seiring dengan cellin kita menuruni anak tangga bersamaan" ajak cellin kepada pelayan nya karna karna ia merasa tidak enak jika pelayan yang lebih tua darinya berada di belakangnya karna baginya itu sam saja tidak sopan
"nona muda tidak apa apa saja dibelakang nona muda saja silahkan nona muda melnjuti langkah kaki nona muda untuk turun dan sarapan pagi nya nona" menolak dengn halus agar tidk tersinggung perasaan anak dari majikannya.. bagaimana pun bibi wang adalah pelayan dirumah itu jadi ia harus menghormati majikannya..
__ADS_1