Perjuangan Cinta Jia

Perjuangan Cinta Jia
episode 5


__ADS_3

Hari semakin larut, angin sore sepoi sepoi membuat rambut panjang Jia yang terurai melambai lambai lembut. Jia memiliki rambut indah,hitam tebal sejak kecil. Lelah bermain dengan Pei Xia seharian,gadis muda itu duduk termenung di kursi taman kediaman besar Pei.


Sejak siang hari Jia mencoba menghubungi suaminya, tetapi tidak mendapatkan respon apapun. Langit hampir gelap, Jia tidak tahu apakah kakak Han akan datang menjemputnya atau tidak.


Pada awalnya gadis itu senang karena suaminya membawanya untuk tinggal di rumah pribadi Pei Han, mereka pasangan yang baru menikah. Akan sangat menyenangkan tinggal berdua saja dengan suaminya. Namun,sekarang Jia merasa dirinya sedikit naif.


Kenyataannya Pei Han tidak ingin kakek mengetahui hubungan berantakan mereka.Kemudian Jia merasa lega, setidaknya Jia tidak akan merasa malu di depan kakek Pei.


Ketika Jia hendak memencet tombol bertuliskan kontak suamiku, gadis muda itu merasakan sebuah mantel besar hangat mendarat di pundaknya.


"Masuk di luar dingin, jangan sampai masuk angin. " Wajah tegas Pei Ji'an melunak.


Pei Ji'an melihat gadis itu cukup lama di belakang sana. Jia terlalu asyik dengan pikirannya sendiri, hingga tidak mungkin menyadarinya.


Seolah merasa bersalah, Jia tersenyum canggung. "Yah..aku akan.Lihat bunga mawar di ujung sana,aku yang menanamnya empat hari lalu. Sekarang sudah tumbuh subur. "jari lentiknya menunjuk bunga di dalam pot.


Kepekaan sanye sangat tinggi, sehingga membuat Jia tidak berani menatap wajah sanye nya. Pei Ji'an mengabaikan obrolan basa basi gadis konyol itu.


"Dimana Han Shao? " sanye bertanya langsung ke intinya.


Jia tertawa malu. "Bekerja,,tentu saja pergi ke kantor.. sama seperti sanye,kakak Han adalah orang yang sibuk. " Gadis muda itu menyentuh hidung merahnya, seperti inilah gelagat Jia saat berbohong.


Mendengar jawaban itu, Pei Ji'an tersenyum mengejek." Baru satu hari menikah, tetapi kamu sudah pandai berbohong ? " Jia apakah menurutmu aku akan percaya? "Pei Ji'an sedikit banyak menebak apa yang terjadi pada pernikahan gadis itu dengan saudara laki lakinya.

__ADS_1


Pernikahan itu membuat Pei Ji'an tidak merasa puas, tetapi ketidakpuasan itu berubah menjadi ketidakberdaya di depan kakeknya. Alasan inilah yang membuat Pei Ji'an bergegas kembali,Namun masih juga terlambat datang.


Sekarang pernikahan itu telah terjadi, Pei Ji'an tidak tahu apakah gadis kecil ini mampu menghadapi sikap saudaranya yang sedikit kejam. Menurutnya Pei Han selalu tidak sabar saat bersama Jia, cinta Pei Han sudah berakhir di Chen Yingying dan tidak akan berubah hanya dengan menikah dengan Jia.


Shen Jia menyenderkan tubuh mungil yang berbalut mantel lebar itu di kursi nyaman, "Sanye ayo beri tahu aku, siapa Yingying? "Sebenarnya Jia cukup familiar dengan nama ini, tetapi kepala kecil itu tidak bisa menginggatnya.


Saat aneh menurutnya, dia selalu keluar masuk ke kediaman Pei. Tetapi Jia tidak pernah tahu jika pria idamannya memiliki seorang wanita,apalagi seorang kekasih. Kalau pun ada mengapa kakek tidak pernah membahasnya ?


Pei Ji'an sangat tinggi, meskipun dalam posisi duduk tinggi Jia hanya mencapai bahunya saja. Menoleh ke samping sambil menunduk, Pei Ji'an bisa melihat profil cantik gadis itu.


Pipi itu begitu mulus dan putih,pori pori nya tidak terlihat sama sekali.Hidung mancung kecilnya kemerahan karena kedinginan. Kedua bola matanya membulat penuh rasa ingin tahu. Hades seperti Pei Ji'an tidak bisa menolaknya, bahkan jika dia mau.


"Darimana kau tahu nama itu? " Menurut Pei Ji'an,kakek atau saudaranya tidak akan menyebutkan siapa wanita itu. Pei Ji'an sedikit penasaran darimana Jia tahu?


Kakek sendiri membenci wanita itu, dan Pei Han tidak akan membahas sesuatu yang tidak di sukai kakek. Hubungan itu bertahan seperti itu hampir sama sepanjang tahun,seorang wanita membuat hubungan kakek dan cucunya merengang. Meskipun begitu Pei Han tidak melupakan baktinya kepada lelaki tua Pei.


Mengatakan yang sebenarnya tidak membuat gadis itu takut, Jia sangat mengenal Pei Ji'an.Pria yang di pangil sanye itu tidak akan melakukan sesuatu yang implusif. Selain kepada kakek, Pei Ji'an termasuk orang di percaya Jia.


Meskipun gadis itu berbicara dengan nada biasa, tetapi wajah Pei Ji'an berubah menjadi sangat dingin. Namun, hal seperti itu sesuatu yang bisa dilakukan saudara laki lakinya. Mencoba menahan amarah, Pei Ji'an mengusap lembut kepala berbulu gadis itu.


"Berkemas, sanye akan mengantarmu kembali. "Bujuk Pei Ji'an dengan suara serak.


Pei Ji'an melihat gadis kecil itu tumbuh, dalam 20 tahun hidup Jia tidak mudah. Jika Pei Han melakukan sesuatu di luar batas kepada gadis itu. Pei Ji'an tidak akan menutup mata.

__ADS_1


"Hei... tidak bisakah aku tinggal di sini malam ini? A Xia akan memarahiku jika aku menyelinap pergi. " protes Jia.


Sebenarnya Shen Jia merasa sangat nyaman tinggal di sini, rumah yang begitu hidup.Berbeda dengan di sana, entah mengapa gadis itu merasa sangat kesepian.


"Tidak.. Jia kau sudah menikah, tentu kau harus kembali. Jangan menganggu kakek oke. " tolak tegas Pei Ji'an.


Telapak tangan lebar itu merapikan rambut berantakan Jia.


"Sanye... Aku..." Kalimat 'tidak ingin kembali',di urungkan Jia untuk dikatakan begitu melihat wajah dingin Pei Ji'an.


"Jia,aku mengatakan padamu untuk tidak menikah saat itu. " Lalu kau marah padaku, mengabaikanku selama tujuh hari.. Aku katakan bahwa Han Shao tidak cocok untukmu, kamu tidak mendengarkanku."


"Jadi hari ini kau sudah menyesalinya? "


"Omong kosong bagaimana bisa aku menyesalinya? " Bantah gadis itu ,tidak terima dengan tuduhannya kepalan tangan kecil itu mendarat di lengan kekar Pei Ji'an. Kekuatan itu begitu kecil, sehingga pria berbadan kekar itu tidak bisa merasakannya.


Saat ini penampilan marah Shen Jia, seperti kucing kecil yang telah mengeluarkan cakar kecilnya. Senyuman kecil keluar dari wajah tampan Pei Ji'an. Jika perajuritnya melihat senyum itu, mereka akan mengutuk di dalam hati masing masing. Bagaimana wajah kejam hades Mayor Pei Ji'an mereka bisa tersenyum? pemandangan langka.


"Baiklah kau tidak menyesal "Pei Ji'an mengalah geli.


"Jia jika kau tidak yakin, keluarlah dari ikatan itu. Soal kakek biar sanye yang mengurusnya.. " Pei Ji'an berkata tulus.


Takut gadis muda itu akan merasakan kekecewaan terlalu banyak,Pei Han bukanlah sesuatu yang bisa di miliki Jia. Pei Ji'an takut jika saudara laki lakinya tidak mampu menjaga hati gadis kecil ini. Saat itu terjadi, sudah akan sangat terlambat.

__ADS_1


Jantung Shen Jia berdebar, seolah tahu hal buruk akan terjadi jika di teruskan. Tetapi kemudian gadis itu berpikir, apakah cinta dan kecantikannya tidak cukup mampu meluluhkan hati kakak Hannya?.


TBC


__ADS_2