Pernikahan Upik Abu

Pernikahan Upik Abu
Memberi jajan ...


__ADS_3

Sepertinya aku harus memeriksakannya besok runtuk Verrel sembari menahan rasa sakit,kebas dan rasa nyawa nya hampir saja lepas untungnya 'Kaki' nya segera dia telusupkan kedalam 'Lubang Paku ' di bawah sana hingga membuat Istri mungilnya itu reflek melepas gigitannya pada 'palu' berharganya otaknya seperti akan berasap memikirkan tingkah laku 'Istri Mungilnya ' itu.'


Keesokan paginya Verrel baru saja bangun.


"Loch emang kamu ga kerja yah sayang kok belum siap-siap icap Verrel lalu menuju kulkas kecil dan meminum air dingin dan berbalik menuju tikar tempat makanan sedang di sajikan Rara."


"Trus kenapa sich dandanan gitu banget sich,ga ada bagus-bagusnya ucapnya karena melihat Sang Istri memakai daster usang nampak gambar di daster itu nyaris tidak terlihat."


"Emang kenapa salah kalo make daster gitu?


Tuan Verrel denger yah walau ini daster udah kusam dan ga ada terlihat gambarnya ini itu nyaman tau,dan enak banget bahannya adem ."


"Apa bagusnya sich itu daster kalo di rumah aku sich udah di jadiin lap itu heran ini perempuan segitu miskinnya yah sampe harus pake daster jelek gitu begitulah pikiran Verrel padahal harga nya ga mahal ga nyampe lima puluh ribu padahalkan bisa aku belloin sekalian sama pabrik-pabriknya runtuk Verrel nun hanya tertahan dintenggorokannya."


"Kenapa diem mau makan apa ga?

__ADS_1


Asal Tuan Verrel tau yah walau ini daster usang selama masih bisa di pake dan layak di pake ga boleh di buang orang di luaran sana banyak yang ga bisa pake baju layak yang pasti apapun itu harus tetap bersyukur masih bisa punya baju yang layak pake ucap Rara."


"Uhuk...uhuk oek..Verrel tiba-tiba muntah dan mengeluarkan nasi yang dia makan bersama ikan.


Ini ikan apaan sich aneh banget rasanya ,emang bisa di makan?"ucap Verrel.


"Kenapa ga bisa di makan enak kok apalagi pake tahu, sama tempe, coel Sambel ,.ucap rarar."


"Saya tau itu tahu sama tempe tapi ini ikan apa kok aneh ! ucap Verrel."


"Apa itu ikan yang di jemur pake garam dan di jemur sampe kering ,itu ikan banyak bakterinya karena ga bagus juga pasti kandungan garamnya juga banyak banget mending buang nanti kamu sakit nanti saya bisa pesankan ayam bakar terenak dari pada makan itu ucapnya sembari mengangkat piring kecil tempat ikan asin itu menuju tempat sampah."


"Tuan Verrel,itu mau kemana di bawa kalo Tuan Verel ga suka biar aku yang makan dan Tuan Verrel cari sarapan sendiri.


Walau ikan Asin harganya lumayan lagi naik daun satu ons nya 5 ribu si tambah tahu tempe sebungkus 10 ribu sama beras satu liter 10 ribu dan itu semua harga yang cukup mahal bagi orang kecil seperti saya ucap Rara."

__ADS_1


*Walau cuma lima ribu itu tetap saja uang,dan mencari uang bukan hal yang gampang ucap Rara kembali mengambil poring kecil tempat ikan asin itu dan kembali menikmati sarapan yang menurutnya enak itu."


"Terserahlah ,saya akan keluar cari makanan ucap Verrel.'


"Tuan Verrel tunggu sebentar,ini uangnya pake lah beli sarapan di depan CaFe Crlos.


Disana enak masakannya dan murah ga akan sampe 10 ribu ,sisanya pegang aka siapa tau pengen apa-apa ucap Rara sembari mberikan uang dua puluh ribu."


"Mau tak mau Verrel menerimanya karena saat ini dimata Rara dia adalh pemuda pengangguran.


Apaan dua puluh ribu bahlan buat membeli minumanku dan jajan anak -anak di keluargaku pun lebih besar,pun masih kurang seprrtinya Istriku sangat murah hati memberikan uang ini ah sudahlah aku akan ke kantor saja ucapnya dalam hati dan keluar.


Tunggu kelanjutannya yah.


Tambah Favorit dan Like.

__ADS_1


Jangan Lupa mampir ke karyaku yang lain.


__ADS_2