Pernikahan Upik Abu

Pernikahan Upik Abu
Nyaris...


__ADS_3

'Tanpa sadar Verrel menelan salivanya ,melihat Istri mungilnya itu dengan sebuah kain tebal namun tidak memiliki kancing hanya sebuah tali yang nyaris terlepas dari ikatannya.'


Dengan segera Verrel menarik Rara ke dalam,dan menguncinya di belakang pintu.


'Sayang ,siapa yang ingin kau goda hingga memakai pakaian seperti ini ketika membuka pintu ucap Verrel'


'Apa yang kau katakan Tuan Carlos?


Aku tidak menggoda siapapun hanya saja,aku...'


Belum sempat Rara melanjutkan Ucapanya Verrel sudah mencium bibir merah muda Rara.


Penampulan Istri mungilnya ini mampu mbuat hasratnya,naik pemandangan yang sangat menghoda ketika Bathrope,yang di gunakan Rara menampilkan sedikit gundukan yang putih itu.


Ciuman Verrel sangat dalam mereka bertukar saliva bahkan saling membelit di dalam sana.


Ah.. Verrel kesakitan..


'Apa kau sudah gila sayang mengpaa kau menggigit ku ucap Verrel'


'Kau yang gila tuan Carlos ,bagaimana kau menciumku begitu lama,aku nyaris kehabisan nafas Tuan Carlos ucap Rara komplen.'


Baiklah itu memang salahku ,sungguh bibirmu sangat mengoda Istri ku ucap Verrel.


Verrel kembali mencium bibir Rara dwngan lebih menuntut bahkan Tubuh Rara sukses di bawa Verrel menuju Tempan tidur baru berwarna biru itu.


Verrel menurunkan Rara dwngan perlahan lalu menindih tubuh mungil itu.


'Sayang kau sangat cantik dan sexy ucap Verrel ,lalu tangan Verrel mulai turun menuju kedua aset berharga Istrinya itu.'


'Verrel ******* salah satu gundukan itu sementara tangannya yang lain mainkan gundukan yang satunya.'


'Ah...Rara mulai mengeluarkan suara' D******' karena tangan Sang Suami nampak asik bermain di kedua asetnya.'

__ADS_1


'Teruslah ,'M*******' sayang suaramu sangat indah ucap Verrel.'


Setelah bermain puas di kedua 'g*******' Sang Istri,Verrel menciumi Leher Sang Istri mungil dan mulai mbuat beberapa tanda ke ungguan disana ,tak tinggal diam kedua tangan Verrel pun kembali Memainkan kedua Aset Sang Istri.


'Ah..Rara hanya bisa 'm*******' akibat permainan Sang Suami.'


'Mendengar Sang Istri merasakan 'K*********' Verrel pun menciumi Perut rata Sang Istri dan kedua tangan nya kini mulai menuju Ke 'Lubang Paku' sang Istri.'


'Kini tangan nakal itu bermain dengan 'lobang Paku ' itu .'


'Ah,ah,ah.....Rara kembali 'M*******' sungguh permainan suaminya ini mbuatnya seakan gila.'


'Apakah ,disini sangat Nikmat sayang hingga kau 'M*******' berkali-kali ucap Verrel.'


Blush seketika wajah Rara memerah,sungguh dia sangat malu akan pertanyaan Sang Suami.


'Teryata di sini adalah titik sensitifmu Sayang,maka nikmatilah aku akan mbuatmu mersakan nikmatnya terbang ke awan ucap Verrel sembari memainkan 'Lobang Paku' sang Istri.'


Ah.....Rara 'm********' Panjang akibat cairan yang keluar dari 'Lobang Paku' miliknya.


'Apa kau lemas ucap Verrel?'


Rara hanya bisa mengangguk.


...'Baiklah,bila kau sudah merasa terpuaskan,sekarang giliranmu sayang yang memuaskan aku ucap Verrel ....


Aku akan minta hakku Nyonya Carlos,lihatlah 'Palu' ku sudah mencapai puncaknya ucap Verrel lalu perlahan membuka kedua kaki Rara.'


'Dengan pelan Verrel,menggesekan' Palu' nya namun gesekan itu mampu mbuat Rara kaget.


Karena dia baru saja merasakan' O********' kini 'Lobang Paku' nya masih sangat sensitif.'


'Namun Verrel tak peduli,Kini 'Palu' nya sudah sangat sesak.

__ADS_1


Sayang,ini akan sangat menyakitkan tapi tahanlah perlahan ini akan berubah dan kau akan merasakan 'K*********', dengan perlahan Verrel mencoba memasukan 'Palunya' namun pertahanan Sang Istri sangat Kuat.'


'Shh..Sakit lakukan perlahan ucap Rara'


'Ketika pertahanannya ingin di hancurkan,terasa sangat menyakitkan.'


Verrel pun mulai tak sabar ingin segera memiliki Sang Istri seutuhnya,kini dia pun berusaha mengeluarkan tenaga untuk meneribos pertahanan Sang Istri...


Tok...tok...tok..


Seseorang mengetuk pintu.


Verrel sugguh kesal lalu memilih mengabaikan ketukan itu dan melanjutkan aktivitas nya .


Tok..Tok..Tok...


Ketukan di pintu kini bertambah kencang seakan ada sesuatu yang darurat yang terjadi.....


RARA yang merasa tidak enak pun memilih bangun dan memakai baju yang dia tarik sembarangan karena panik.


'Kita akan melanjutkan nya nanti ,bersihkan dirimu dulu ucap Rara.'


'Ah ****,, siapa yang berani mengganguku.


Apa sekarang aku harus bermain sendiri runtuknya sembari menuju kamar mandi .'


'Sementara Rara sudah memakai kemeja Verrel dan kerah kemeja itu dia naikan melihat banyak tanda kepemilikan disana.'


Tok..Tok


Pintu semakin kencang di ketok.


Ya sebentar ucap Rara..

__ADS_1


Jangan Lupa Like dan Tambah Favorit.


Mohon Maaf lahir Batin yah dari Author Remahan Ranginang.


__ADS_2