Pernikahan Yang Tak Diingin Kan

Pernikahan Yang Tak Diingin Kan
10.perang bantal


__ADS_3

setelah makan malam raka pergi ke kamarnya sementara devana menyuci bekas makan mereka.


setelah selesai devana pergi beranjak ke kamarnya.


"tunggu" cegah raka karna devana ingin menutup pintu kamar nya.


"kenapa? " tanya devana kembali membuka pintu kamar nya lagi.


"tidur di kamar aku hari ini" jawab raka lalu beranjak pergi kekamar nya.


"hah?! kamu salah minum obat ka? " tanya devana tak percaya.


"udah cepet" ucap raka sedikit kesal.


"dia kesurupan apa sih, apa tadi dia kebentur yah palanya, apa jangan-jangan dia udah gila" gumam devana menerka-nerka kebingungan lalu mengikuti langkah raka.


"ehh gua salah gak sih nyuruh dia tidur di kamar gua, ahh bodo amat lah" pikir raka.


ceklek...


raka membuka pintu kamar nya dan masuk kedalamnya, devana ikut memasuki kamar raka.


"waw.. kamar nya gede banget" kagum devana pelan tetapi masih bisa didengar raka.


"Hati-hati matanya jatoh" ledek raka karna devana terus memperhatikan kamarnya tanpa berkedip.


"nanti mata aku jatoh kamu kaget" jawab devana sedikit kesal.


"haha.. canda sayang" ucap raka sambil cekikikan.


setelah raka mengucapkan kata sayang devana dan raka sepontan langsung terdiam karna sama-sama kaget, raka aja yang ngomong dia tidak percaya apa lagi devana yang mendengar.


"ehh, tadi gua ngomong apa? sayang? dasar mulut sialan kenapa harus keceplosan sih" gumam raka dalam hati.


"tadi gua gak salah dengarkan, masa iya es balok ngomong sayang, huh iya pasti gua salah denger" Gumam devana tidak percaya.

__ADS_1


"haha.. becandanya gak lucu" ucap devana sedikit canggung.


"jangan bahagia tadi aku ngomong sayang hanya tidak sengaja" ucap raka kembali dingin padahal sebenarnya malu.


"huh.. baru aja terbang ehh langsung jatoh lagi, seharusnya aku sadar diri aku ini siapa dia itu siapa" Gumam devana.


"iya aku tahu, oh ya aku tidur dimana? " tanya devana untuk mengalihkan topik.


"seterah kamu asalkan jangan mengganggu ku" ucap raka acuh.


"dasar mau dia ini apaan sih tadi dia yang nyuruh aku tidur di kamar nya tapi sekarang bilang seterah " Gumam devana kesal.


"ya udah aku tidur di kamar aku aja" ucap devana lalu beranjak dari kamar raka.


"aku tidak menyuruh mu tidur dikamar kamu, aku menyuruh mu tidur di kamar ku tapi jangan mengganggu ku" ucap raka acuh.


"huft.. baiklah" jawab devana kembali membalikkan badannya dan mengambil bantal, selimut dan beranjak pergi ke sofa untuk tidur di sana.


devana merebahkan dirinya di sofa dengan alas kepalanya bantal, menyelimuti dirinya dengan selimut tebal hanya menutupi kaki, dan sambil memainkan hpnya.


"aku ganggu kamu apaan sih" kesel devana.


"kamu buat mata aku sakit, jangan tidur disitu" ucap raka.


"terus aku tidur dimana tuan muda" ucap devana penuh penekanan.


"seterah kamu tapi jangan membuat mata aku sakit" ucap raka acuh.


devana beranjak dari sofa membawa bantal dan selimut nya mendekat ke raka dan berhenti di samping ranjang menatap raka tajam.


"kenapa kamu menatap aku seperti itu? " bingung raka karna tatapan devana.


brukk..


devana mendorong raka dari kasur lalu dia tidur di atas ranjang.

__ADS_1


"aww.. kamu tega banget sih! bokong aku sakit nih" kesel raka.


"udah deh jangan lebay, kamu kan bilang mata kamu sakit liat aku tidur di sofa ya udah aku tidur diranjang kamu tidur di lantai, kamu gak bisa liat aku sekarang" ucap devana acuh dan penuh penekanan.


"kenapa gak kamu aja yang tidur bawah kan aku yang punya kamar" ucap raka seraya berdiri dan gantian mendorong devana hingga terjatuh.


"aww.. wahh gila nih orang" pekik devana lalu berdiri dengan kesal dan memukul raka pekai bantal.


akhirnya dua sejoli itu pun perang bantal, hingga busa bantal kemana-mana, kamar yang semulanya rapi kini menjadi seperti kapal pecah.


"wahh kamar nya udah gak layak di tidurin aku ke kamar aku dulu.. byee" ledek devana lalu beranjak dari kamar raka.


"ehh gak bisa, kamu harus tanggung jawab" ucap raka menarik tangan devana.


"tanggung jawab apaan? " tanya devana polos.


"karna ini ulah kamu, jadi kamu tidur sini" perintah raka tegas.


"ehh ini juga ulah kamu, jadi kamu juga harus tidur sini" ucap devana tak mau kalah.


"oke kita tidur di sini" tantang raka.


"oke"


akhirnya raka dan devana tidur di satu ranjang yang sudah penuh dengan busah bantal, mereka tidur tanpa menggunakan bantal dikarnakan bantalnya sudah hancur karna ulah mereka sendiri.


.


.


.


bersambung..


jangan lupa jempolnya

__ADS_1


sekalian komen dan vote biar aku makin semangat ngetik nya💖


__ADS_2