Pernikahan Yang Tak Diingin Kan

Pernikahan Yang Tak Diingin Kan
04.dia kenapa


__ADS_3

"aaa.. teriak devana saat melihat Raka yang bertelanjang dada.


" omg.. mata ku ternodai tapi aku suka, haha "gumamnya dalam hati sambil bengong melihat badan Raka.


" sudah puas melihat nya?! "tanya Raka lalu masuk kedalam kamar mandi.


" huh.. aku harus sabar, semalem aku nonton youtube azab istri pembangkang ke pada suami sangat lah menakutkan jadi aku harus berusaha menjadi istri yang baik walaupun aku udah baik dari dulu"gumamnya sambil membereskan tempat tidur Raka.


setelah membereskan tempat tidur dia mengambil baju ganti untuk Raka, lalu keruang makan.


Raka keluar dari kamar mandi dan melihat kamarnya yang sudah tidak devana, dan melihat baju gantinya ada diatas kasur nya.


"huh.. tidak buruk punya istri, aku pikir wanita hanya bisa menyusahkan, dan menghabiskan uang saja" gumam Raka seraya memakai baju kerjanya.


devana meletakkan semua sarapan di atas meja makan. Raka menuruni tangga dan menuju meja makan.


"apa saja yang kamu masukkan ke makanan ini" tanya Raka seraya duduk di meja makan.


"kamu pikir aku bakal masukin racun gitu? wahh ide bagus, besok aku akan lakukan" jawab devana dengan wajah watados.


"huft.. wanita gila, semalem marah-marah, sekarang belaga sok manis, berapa uang yang kamu butuhkan? "


"apa setiap wanita di matamu hanya membutuhkan uang, sesusah susah nya saya saya tidak akan mengemis kepada orang untuk uang, apa lagi menjual harga diri saya, saya emang miskin tapi maaf saya tidak murahan, dan satu lagi tidak semuanya dapat anda beli dengan uang, simpan saja uang mu untuk yang lebih bermanfaat" ucap devana kesal sambil berlalu pergi menuju kamarnya.


"ada apa dengan wanita itu, dia tadi baik dan sekarang marah-marah" Gumam Raka heran terhadap sikap devana.


"huh.. dasar pagi-pagi udah buat orang kesel aja" gerutu devana.


trinkk~

__ADS_1


HP devana berbunyi bertanda ada panggilan masuk.


"halo saf kenapa" tanya devana.


"dev kamu sudah daftar kampus belum? " tanya Safira dari sebrang sana.


"hmm.. aku tidak tahu harus kuliah dimana"


"haih kamu kenapa tidak bilang, aku akan daftarkan kamu ke kuliah yang aku daftar"


"aku tidak punya uang untuk bayar pendaftaran" kata devana sedih.


" aku aulia, dan tifania sudah mengumpulkan uang buat kamu daftar kuliah "


"tapi itu uang kalian "


" kita itu sahabat dev, uang aku yah uang kamu, uang kita bersama, sahabatkan harus saling bantu"


" iya ya udah aku matiin dulu yah "


"ya"


percakapan antara sahabat itu pun terputus.


setelah telponan devana kembali ke meja makan namun dia sudah tidak melihat Raka, mungkin dia sudah pergi bekerja.


devana membersihkan bekas dia memasak, piring-piring kotor, menyapu halaman, menyapu setiap ruangan rumah, menyiram tanaman, dia sudah persis seperti pembantu dirumah itu, namun dia tidak masalah karna dia tidak mendapatkan perilaku yang buruk dari suaminya.


Raka sedang duduk di meja kebesarannya, dia memanggil asisten nya.

__ADS_1


" apa kamu punya foto wanita yang harusnya aku nikahi kemarin "tanya Raka.


" ada tuan, tapi bukan kah tuan sudah nikah dengannya? "tanya rehan karna merasa aneh kepada tuan nya.


" berikan saja foto nya apa susahnya?! "


rehan mengambil beberapa foto dari saku celananya dan memberikannya kepada Raka.


" bodoh!! "membanting foto yang diberikan rehan tadi.


" apa kamu tahu aku salah menikahi wanita?!" ucap Raka menggebrak meja.


"tapi tuan, supir sudah menjemputnya ditempat yang sudah disesuaikan " rehan menundukkan kepalanya.


"cari tahu, kenapa ini terjadi " suruh Raka sambil menatap kearah jendela kantor.


"baik tuan" rehan menundukkan kepalanya lalu bergegas keluar dari ruangan Raka.


---


kini waktu menunjukkan pukul 15.00 devana baru selesai membersihkan seluruh rumah.


lalu dia tertidur di sofa karna kelelahan.


raka baru memasuki rumah, dia melihat devana yang sedang tertidur di sofa.


"ada apa sebenarnya dengan wanita ini, kenapa dia tertidur di sofa" gumam Raka sambil berjalan mendekati devana, dia menggendong devana kekamar yang ditempati devana, lalu dia keluar dari kamar tersebut.


jangan lupa like, vote, and komen..

__ADS_1


happy readings 🌷


__ADS_2