Pernikahan Yang Tak Diingin Kan

Pernikahan Yang Tak Diingin Kan
03.penyiksaan


__ADS_3

setelah selesai acara pernikahan devana dan raka pulang kerumah besar keluarga Albert.


disana mereka sudah ditunggu dengan mama papah raka.


"Raka, apakah kamu dan istrimu akan tinggal disini" tanya papah Raka tanpa ekspresi.


"wah.. ternyata bapak anak sama-sama dingin, apa jangan jangan satu keluarga lagi,, wahh bisa gila aku" gumam devana dalam hati sambil geleng geleng kepala.


"aku dan istriku akan pulang kerumahku" jawab Raka lalu duduk disofa bersama devana.


"ya ampun menantu mamah cantik banget" ucap mamah Raka sambil memeluk devana.


"ehh.. makasih tante" jawab devana ragu.


"aduh sayang kamu panggil mamah dong kamu kan udah jadi bagian keluarga ini" jawab mamah seraya tersenyum.


"baiklah mah"


"hei.. anak bandel, jangan sampai kamu sakiti hati menantu mamah! " ucap mamah tegas ke pada Raka.


"aku tidak menyukainya" jawab Raka acuh.


"papah.. liat anak kita ini dia sudah tidak mendengar kan lagi perkataan mamah nya, Hu hu hu" kata mamah nya drama.


"raka!!, papah tidak pernah mengajar kan kamu menjadi seorang lelaki berengsek, yang mudah memainkan perasaan wanita" papah Raka menatapnya dengan tajam.


"huh.. baiklah, kalau begitu kami pulang dulu" ucap Raka lalu pergi keluar.

__ADS_1


"mah.. pah.. aku juga pulang dulu yah" ucap devana seraya salim kepada kedua orang tua Raka.


---


sesampainya dirumah Raka, raka langsung masuk yang diikuti dengan devana, devana menatap kagum rumah itu.


rumah itu sangat bagus tapi juga sangat seram, rumah yang mewah tetapi didalam rumah tidak ada satu pun pelayan.


"kamu bisa tidur dikamar tamu" ucap Raka duduk disofa tanpa melirik devana.


"apakah rumah ini tidak ada penghuni nya? " tanya devana.


"ada.. kau dan aku" jawab Raka datar.


"huft.. rumah sebesar ini, tidak ada pelayan? " tanya devana lagi heran.


"kenapa? kan ada kamu, kamu adalah istri ku, tugas istri adalah mengurus rumah tangga"


"seterah kamu mau mati besok, hari ini, tapi ingat kamu harus berikan aku anak" jawab Raka seraya berdiri dan berjalan menuju tangga.


"tunggu, siapa yang mau memberikan kamu anak? "


"kamu lupa perjanjian kita?" Raka menghentikan langkah nya lalu berbalik melihat tajam devana.


"ehh.. tunggu perjanjian apa? " tanya devana bingung.


"sunguh kau lupa" Raka memajukan langkahnya mendekati devana.

__ADS_1


devana yang ketakutan Sepontan memundurkan langkahnya, dan Raka pun terus memajukan langkah nya, devana menghentikan langkahnya karna terpojok tembok.


"perlukah aku ingatkan? "tanya Raka yang terus mendekat kan mukanya kemuka devana.


" jangan mendekat!! "teriak devana.


" kenapa?! "


devana menginjak kaki Raka.


"aku bukan wanita murahan yang dapat anda sentuh, anda mainkan lalu anda buang, dan saya tidak pernah butuh uang anda! " ucap devana lalu berjalan ke arah kamar tamu.


"satu lagi, aku bukan wanita yang kamu maksud, aku bukan wanita yang telah membuat perjanjian dengan mu" ucap devana memberhentikan langkahnya lalu pergi masuk kekamar tanpa melihat sedikit pun Raka.


"jika kamu bukan wanita itu lalu siapa kamu" tanya Raka dalam hati.


--


devana bangun pukul 05.00,dia mandi lalu turun kebawah untuk membuatkan sarapan untuknya dan suaminya.


setelah siap dia mengetuk pintu kamar Raka.


"tuh orang masih tidur yah" tanya devana dalam hati dan masuk kekamar Raka.


"bangun udah pagi" teriak devana.


"hm.. siapa yang suruh kamu masuk! " tanya Raka seraya duduk di kasur.

__ADS_1


kalau suka sama karya author jangan lupa like, vote, dan komen..


happy reading guyss😘💐


__ADS_2