Pernikahan Yang Tak Diingin Kan

Pernikahan Yang Tak Diingin Kan
05.mati lampu


__ADS_3

Raka berjalan ke kamarnya, lalu dia kekamar mandi untuk merilekskan pikiran nya.


"kenapa wanita itu ingin menikah dengan ku? " Raka berbicara sendiri.


kini waktu menunjukkan pukul 07.00,devana masih terlelap dari tidur nya, karena masih kelelahan gara-gara membersihkan rumah lantai tiga itu.


Raka sedang sibuk dengan leptop nya karna ada beberapa pekerjaan, tapi entah kenapa dia merasa lapar, biasanya dia hanya sekali makan.


"huh.. aku lapar, lebih baik aku suruh itu wanita" Raka bergegas pergi kekamar devana.


saat Raka membuka pintu kamar devana dia melihat devana masih tertidur.


"dasar kebo, wanita apaan jam segini masih tidur" gerutu raka.


"heii wanita, bangun!! aku lapar, masakkan makanan untuk ku! " teriak Raka yang membuat devana bangun dari tidur nya.


"kamu punya kaki punya tangan kan, aku ini cape jadi kamu jangan ganggu aku" jawab devana kembali memejamkan matanya.


"heii kamu bilang kamu cape kamu pikir aku tidak cape? " tanya Raka seraya berdecak pinggang.


"huh.. galak nya udah kayak emak kos nagih uang kos" gerutu devana pelan.


"apaa?!!!


" selain galak, dingin, jahat, kasar ternyata kamu juga budek"ejek devana.


"kau berani mengejek ku?! " tanya Raka mulai marah.


" aduh aku takut, nanti aku disihir jadi kodok lagi"


"wanita gila cepat buatkan aku makan!! " teriak Raka.


"huft.. kalau kamu mau kejadian hari ini tidak terulang besok kamu sewa pelayan, aku juga manusia bukan robot" devana pergi meninggal kan Raka.

__ADS_1


"apa maksud wanita itu, atau.. "


"apa kamu membersihkan seluruh rumah" tanya Raka kepada devana yang sedang memasak.


"kamu pikir? "


" huh.. tidak perlu membersihkan rumah lagi kalau kamu tahu kamu cape" Raka duduk dimeja makan.


"kalau bukan aku lalu siapa, debunya hilang sendiri gitu? " tanya devana.


"haih.. susah ngomong sama bocah"


"apa kamu bilang?!! " tanya devana kesal.


"huft.. selain gila, jahat, galak, dan bodoh ternyata kami juga budek" ucap Raka meniru ucapan devana.


"hei kamu berhenti berbicara sebelum kamu melihat panci terbang" teriak devana kesal.


setelah makanan jadi Raka dan devana langsung memakannya.


setelah selesai makan Raka memutuskan untuk menonton TV sebentar.


"ehh pinjem dong remotnya aku mau nonton juga" rengek devana.


"nonton tinggal nonton aja gak usah berisik"jawab Raka tanpa melihat devana.


"sini devana merebut remot dari tangan Raka lalu mengganti chanel TV.


" heii wanita aku sedang nonton kenapa kamu ganti"tanya Raka kesal.


"heii peria aku juga mau nonton"


"kamu kan bisa tonton apa yang aku tonton" ucap Raka masih kesal.

__ADS_1


"tontonan macam apa itu, berita sangatlah membosankan" jawab devana acuh.


"jika kamu tidak liat berita maka kamu tidak tau keadaan diluar sana"


"tapi aku gak mau"


"haih wanita keras kepala" gerutu Raka pelan.


"kamu!! " kesal devana


cklekk~


tiba tiba lampu padam membuat devana menangis ketakutan.


"aaa.. aku takut gelap" teriak devana dan memeluk Raka.


"hei ini hanya mati lampu, untuk apa kamu takut" ucap Raka lembut.


"hiks.. aku takut, aku takut gelap, jangan tinggalin aku" ucap devana sambil menangis.


"ya aku tidak akan meninggalkan kamu, tapi kamu berhenti menangis" ucap Raka menenangkan devana.


"ternyata wanita ini mempunyai fobia tempat gelap, tapi kenapa dia takut dengan tempat gelap" Raka bertanya pada dirinya sendiri dalam hati.


"aku akan anterin kamu kekamar untuk tidur" ucap Raka.


"aku mau tidur sama kamu, aku takut sendiri" pinta devana masih dalam pelukan Raka.


raka menggendong devana membawanya kekamar devana dan menaruhnya diatas kasur, devana tidak mau melepaskan pelukan nya terhadap Raka, terpaksa mereka tidur bersama dengan devana memeluk Raka.


jangan lupa like, vote, and komen.


happy readings 🎋

__ADS_1


__ADS_2