Persahabatan Antara Aku Dan Anak Tiriku

Persahabatan Antara Aku Dan Anak Tiriku
FLASHBACK 2


__ADS_3

"iya tapi lain kali hati hati"Ucap panji dengan sedikit senyuman.


"iya kak. hmm kak maaf saya harus pergi karena sebentar lagi kelas saya akan dimulai".


ucap wanita itu.


Panji hanya menanggapinya dengan anggukan saja.


"yak sudah kak saya permisi".pamit wanita itu.


Setelah wanita itu pergi Panji masih saja berada di tempatnya memandang kepergian wanita tadi


"siapa wanita itu" ucap panji dengan menyungging sedikit senyuman yang siapa saja tidak teliti melihatnya tidak akan kelihatan.


* * * *


Jam menunjukan jam 10.10 .Terlihat seorang wanita sedang bercanda gurau dengan teman temannya.Ia terlihat sekali sekali tertawa dengan bebas.


Tawanya yang manis menghiasi wajah cantiknya. senyuman bagaikan bunga-bunga yang sedang bermekaran.Mata yang indah bagaikan awan biru.


Tanpa ia sadari sedari tandi ada seorang pria tampan yang memperhatikan setiap gerak geriknya.


Pria itu adalah Panji Wahyu Wirandika untuk pertama kalinya iya begitu tertarik dengan seorang wanita. Untuk pertama kalinya ia merasakan getaran dihatinya dengan hanya memperhatikan gadis yang menabraknya tadi pagi.


Setelah puas memandang gadis pujaan hatinya .Panji pergi menuju perusahaan milik ayahnya .Sesampai Diperusahaan panji masuk dengan badan tegap dan pandangan lurus menunjukan sikap tegas dan berwibawa.


DiUmur yang masih muda ia sudah menduduki posisi Ceo (Chief Executive Officer) Diperusahaan menggatikan sang ayah.Panji masuk keruangan yang dikhususkan untuk dirinya . Ia menduduki kursi kebesarannya, tidak lama kemudian.


tok tok tok.suara kutukan dari arah pintu.


"masuk".ucap Panji dengan tegas


"permisi pak" Ucap pria muda yang menjadi Sekretaris Panji yang tak lain adalah Revan.


"hmm" jawab Panji

__ADS_1


"Ada apa ".tanya panji


"30 Menit lagi ada meeting dengan perusahan A. Z dilestoran X pak".ucap Revan


"Baiklah siapkan semuanya dalam 5 menit".ucap Panji.


"baik pak. kalau begitu saya permisi". ucap


Revan.


"silakan".jawab Panji


Revan pergi dari ruangan Panji. Revan adalah orang yang ramah dan mudah senyum .Banyak wanita yang ingin menjadi kekasihnya tapi semua ditolak dengan cara halus. Entah yang pasti apa alasannya setiap kali ditanya ia akan selalu menjawab"belum ada yang cocok"..Setelah 5 menit Ravan kebali lagi kedalam ruangan Panji.


tok tol tok.


"permisi .pak semua sudah siap".ucap Revan.


"Baiklah, kita berangkat sekarang".ucap Panji.


mereka berjalan keluar kantor ,banyak sepasang mata yang memperhatikan keduanya dengan corot mata memuja. namun mereka tidak memperdulikannya. keluar dari dalam kantor sudah ada mobil yang terparkir sempurna didepan pintu masuk.


mereka memasuki mobil dengan revan yang mengambil alih kemudi. Panji memang tidak suka menggunakan jasa seorang supir,jadi setiap ada perkerjaan diluar kantor revanlah yang menjadi supir panji.


sekitar 20 menit mereka sampai didepan lestoran x. Mereka langsung masuk kedalam, didalam Revan menanyakan ruangan khusus yang sudah dipesan atas nama perusahan. mereka berdua diajak keruangan VIV yang berada dilantai dua .


Panji dan Revan memasuki Ruangan tersebut yang ternyata sudah ditunggu oleh klien dari perusahan A. Z


Mereka berbicara tentang kerja sama yang akan disepakati oleh Panji. Hampir 1 jam meeting terus berjalan.Setelah semua disepakati oleh syarat syarat tertentu akhirnya meeting selesai. Karena sudah menunjukan jam 12.30 siang mereka makan siang sekalian dilestoran itu.


Setelah semuanya selesai mereka memutuskan kembali ke kantor ,diperjalanan Panji melihat pujaan hatinya sedang berjalan di trotoar dengan membawa dua kantong plastik.


"turun" ucap panji dengan tiba-tiba


"hah "ucap revan kaget dengan ucapan panji dan langsung berhenti mendadak

__ADS_1


"elu bosan hidup yak. kalo mau mati jangan ngajak ngajak".ucap Panji dengan tampang tanpa dosa


"apaansi luh. situ yang ngagetin, maksudlu apaansi turun".tanya revan heran


"elu turun sekarang"jawab panji sekali lagi.


"apaansi lu ji "Jawab revan. Revan hanya akan memanggil panji dengan sebutan pak jika berada diarea kantor dan jika ada pekerjaan saja selepas semua itu ia akan menjadi teman panji.


"elu turun pergi sendiri kekantor".ucap panji


"Gak mau.Lagian mau ngapain si? ".jawab revan.


"kepo. cepat turun".ucap panji


"Pokoknya gak mau".Jawab revan dengan kekeh


"Nih buat ongkos balik".ucap panji memberikan uang lima ratus ribu.


"nah gitu kek,dari tadi".ucap revan dengan senyum manis dengan lesung pipitnya. rencana revan berhasil untuk mendapat uang tambahan dari panji sebenarnya revan tidak apa apa balik sendiri tapi ia ingin memeras uang panji terlebih dahulu.


"yaudah cepatan turun ".ucap panji kesal.


"iya iya". ucap revan sambil keluar dari mobil.


setelah revan keluar dati mobil. panji mengambil alih kemudi dan langsung pergi begitu saja,mencari wanita tadi yang sudah tidak kelihatan.


"Lagian mau ngapain si panji sampai sampai gua disuruh balik sendiri kekantor".Ucap revan.


*


*


*


*

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2