Persahabatan Antara Aku Dan Anak Tiriku

Persahabatan Antara Aku Dan Anak Tiriku
Eps 22


__ADS_3

"khufff".hembusan kasar panji


"Om gantenggg"


Panji merasa familiar dengan panggilan itu, ia langsung mencari asal suara, Panji menengok kearah kanan dimana kaca mobilnya yang ia buka tadi, ia dapat melihat wanita yang sedang melambaikan tangannya.


"Siapa wanita itu?. " ucap panji sambil berfikir berusaha mengingat wanita itu. Setelah ia ingat Panji langsung menutup kaca mobil nya dengan sempurna.


"Dasar wanita gila" ucap panji dengan tersenyum karena ia masih memperhatikan tingkah lisa yang sedang malu.


* * * *


Selama 20 menit perjalanan,akhirnya sampai juga Panji dirumah Revan.


tok tok tok suara ketukan pintu,Karena pintu rumah Revan yang belum dibuka juga, Panji mengetuknya lagi, akan tetapi kali ini ia mengetuknya lebih keras tok tok tok.


"Tunggu sebentar".Ucap Revan dari dalam rumah.


Ceklek. Suara pintu yang dibuka.


"Maaf tidak menerima tamu".Ucap Revan setelah melihat bahwa Panjilah yang pagi-pagi bertamu dirumahnya.


"Bodo amat, lama banget buka pintunya".Ucap Panji langsung masuk kedalam rumah menuju ruang tamu dan langsung duduk disofa tanpa dipersilakan oleh Revan.


"Andakan tau bahwa saya tidak menggunakan jasa seorang pembantu".Ucap Revan dengan bahasa formal.


"nye nye nye.Cepat bikinin gua sarapan".Ucap Panji.


"Hahh, situ kesini cuma mau numpang sarapan?. Ucap Revan.


"Cepat si bikinin, gak usah banyak tanya!".Ucap Panji


"Ribet banget, tunggu sebentar".Ucap Revan.


Revan langsung pergi menuju dapur untuk membuatkan Panji nasi goreng. Setelah nasi goreng jadi Revan dan Panji langsung memakannya sampai habis.


"Sekarang tujuan situ ke rumah gua apa?".Tanya Revan setelah selesai membersihkan bekas makanan.


"Pertama,Mau ngurus Berkas-berkas yang buat besok.kedua,Mau bilang ke situ nanti jam 2 temenin gua jalan-jalan di mal sama Rayhan dan temennya" Jawab Panji

__ADS_1


"Untuk masalah berkaskan bisa besok di kantor Kenapa harus sekarang?.Dan untuk Rayhan biasanya sama Omanya?".Ucap Revan.


"Gak Papa agar besok gak terlalu sibuk aja, kalo oma nya Rayhan ada arisan katanya gak bisa ditinggali".Ucap Panji


"oh".Jawab Revan


Panji dan Revan mengurus berkas dan membahas pekerjaan mereka sampai jam menunjukkan pukul 10 pagi.Setelah pekerjaan mereka selesai, Panji langsung berpamitan untuk pulang.


"Gua balik dulu,nanti jangan lupa jam 1 kerumah gua".ucap Panji


"iya".Ucap Revan.


Ditempat lain terlihat dua wanita yang sedang duduk santai karena pengunjung lestoran yang sedang tidak ramai.


"Sin nanti jam 2 ada acara kagak?".Tanya lisa


"nggak ada kenapa".Ucap lisa


"Temenin gua yak ke mal, sama Rayhan, tapi katanya omanya gak bisa ikut ada urusan jadi yang ikut bapaknya".Ucap lisa


"kagak ahh males,lagian ibunya Rayhankan udah meninggal,situ pepet aja bapaknya, lumayan dapet duda kaya".Ucap Sinta


"Dasar bucin".Ucap sinta


"Bodo, mau yakk plissss".Ucap lisa sambil memelaskan wajahnya.


"Yaudah iya tapi nanti gua langsung kerumah situ aja kalau pulang kerumah gua kejauhan".Ucap sinta


"Oky sayang".Ucap lisa


"hmmm".Gumam Sinta


Panji baru saja sampai rumah dan melihat Rayhan yang sedang menonton tv diruang keluarga.


"Assalamualaikum".Ucap Panji


"Waalaikumssala".Jawab Rayhan


"Rayhan lagi apa?".Tanya Panji setelah duduk disamping Rayhan

__ADS_1


"Nonton tv, ayah dari mana?.Ucap Rayhan


"Dari rumah om Revan, udah sarapan nak? ".Ucap Panji sambil mengelus kepala Rayhan


"Udah tadi".Ucap Rayhan yang hanya ditanggapi dengan anggukan dan senyuman oleh Panji


Waktu yang ditungu tunggu oleh Rayhan hampir tiba ,sekarang sudah menunjukkan jam 13.20 siang, Revan baru saja sampai di rumah Panji.


Tin Tin. Suara klakson mobil yang dibunyikan oleh Revan.


Rayhan dan Panji langsung keluar dari dalam rumah dan masuk ke dalam mobil,Panji yang duduk di sebelah Revan dan Rayhan duduk di kursi belakang.


"Langsung berangkat?".Tanya Revan.


"Hmmm".Gumam Rayhan


"Iya".Jawab panji


Revan langsung menyalakan mobilnya menuju tempat tujuan.


"Ji inget hari ini dihitung lemburan".Ucap Revan dengan tersenyum secerah matahari terbit.


"Iya iya".Jawab Panji sambil memutar bola matanya jengah.


Setengah jam lebih mereka menempuh perjalanan karena jarak dari rumah Panji dan Mal cukup jauh ,setelah sampai Revan langsung memarkirkan mobilnya.


"Nak kita mau kemana".Tanya Panji setelah mereka keluar dari dalam mobil.


"Ketemu sasa didepan pintu masuk mal".Ucap Rayhan.


"Baiklah ayuk".Ucap Panji sambil menggandeng tangan Rayhan.


Tidak jauh dari posisi Rayhan saat ini terlihat dua orang wanita sedang menunggu didepan pintu masuk.


"Sasa".Ucap Rayhan sambil berteriak dan berlari kearah Lisa.


Melihat dua wanita cantik membuat Revan langsung menyiapkan senyuaman manisnya, sedangkan Panji sedang tercengang melihat Rayhan yang sedang berada dalam gendongan seorang wanita yang ia panggil dengan sebutan wanita gila.


Jangan lupa tinggalkan jejak dengan like, comen and vote. terimakasih

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2