Persahabatan Antara Aku Dan Anak Tiriku

Persahabatan Antara Aku Dan Anak Tiriku
18.Pertemuan pertama


__ADS_3

hai kakak jangan lupa mampir kecerita aku satunya yang berjudul Daisy's life story


.........


"Ayolah bebz tolong aku".ucap pelayan 1 dengan memelaskan wajahnya.


"yak sudah sini makannanya".ucap pelayan 2


"nih terima kasih bebezku"ucap pelayan 1


"hemm".jawab pelayan 2 dengan deheman.


Pelayan 2 langsung pergi menuju meja no 5 untuk mengantar makanan yang dipesan.


"permisi nyonya ini pesanannya".ucap pelayan 2 tanpa memandang orang yang memesan makanan.


"sasa"ucap Rayhan dengan girang.


* * * *


"Revan Ayuk berangkat!"ucap panji didepan pintu yang terbuka yang diduga itu adalah ruangan khusus sekretaris revan.


"sabar apa orang lagi sisiran!"ucap revan yang kesal dengan panji yang dari tadi sudah berisik. karena ini jam istirahat jadi ia sesuka hati berbicara dengan panji.


"lama banget! ngapain pake acara dandan segala kayak perempuan aja".ucap panji mulai kesal.


"apaan sih! sabar jadi orang mah".ucap revan masih sibuk dengan sisirnya.


"sabar-sabar cepat sedikit!.orang kita cuma mau beli hadiah buat rayhan bukan jalan jalan Traveling".ucap panji memutar kedua bola matanya jengah.


"udah selesai, yuk berangka"ucap revan dengan santai.


"lama. Pake acara sisiran segala sok kegantengan banget".ucap panji sambil melirik tajam keRevan.


"iri bilang bosss".ucap Revan sambil tersenyum mengejek.


"cihh males iri kok sama yang dibawah gua"


ucap panji sambil berjalan menuju lift khusus.


"Tapi yang banyak digemari kaum hawa gua bukan luh "ucap revan fakta.


"buat apa dibanggain cuma baperin anak orang pas wanitanya baper ditinggal deh begitu aja"ucap panji membicarakan kebiasaan revan.


"ehh emm emm enggak kayak gitu kok"ucap revan tersenyum manis.


"enggak salah iya" ucap panji. mereka berdua memasuki lift menuju lantai dasar.


.


"sasa".ucap Rayhan dengan girang.


merasa familiar dengan panggilan itu. lisa menegakan kepalanya memandang orang yang memanggilnya dengan sebutan sasa siapa lagi jika bukan rayhan. senyuman terbit di bibir mungilnya itu.


"Ray kau disini"ucap lisa dengan tersenyum.Rayhan turun dari bangkunya dan langsung memeluk kaki lisa.


"Sasa ray kangen".ucap rayhan manja sambil mendangak memandang wajah cantik lisa.


"sasa juga kangen sama ray"ucap lisa lalu mensejajarkan tinggi badannya dengan rayhan agar lebih mudah untuk memeluknya.

__ADS_1


Oma ayu hanya memperhatikan saja sambil tersenyum melihat cucunya begitu manja dengan lisa. "sebesar itukah ia merindukan sosok seorang ibu?".dalam benak oma ayu.


"hekhem oma dilupain nih"sindiran halus oma ayu.


"ehh assalamualaikum tante apa kabar?"ucap lisa sambil melepaskan pelukannya kerayhan dan menyalimi tangan oma ayu.


"aish menyebalkan"ucap rayhan pelan dan melirik ke oma ayu.Gara gara sindiran omanya, lisa jadi melepas pelukannya.


oma ayu tersenyum puas melihat cucunya kesal.


"waalaikumssalam nak.kabar tante baik kamu bagaimana?"ucap oma ayu


"saya baik tante"jawab lisa


"jangan panggi tante panggil ibu aja"ucap oma ayu


"tapikan tan"ucap lisa belum selesai sudah dipotong oleh oma ayu.


"tidak ada bantahan"ucap oma ayu tegas.


"iya tan eh ibu"ucap lisa sedikit canggung.


"maaf nyonya nyonya apa pembicaraannya sudah selesai saya sudah lapar"ucap rayhan dingin karena dilupakan oleh kedua wanita dewasa itu.


kedua manita dewasa itu langsung melihat kearah Rayhan dan tertawa pelan agat tidak mengganggu pengunjung lain.


"hehehe maafin sasa yak kebanyakan ngomong sampai lupa ray kesini untuk makan.cup."ucap lisa langsung menggendong rayhan dan mencium pipinya.


Rayhan langsung mengalungkan tangannya dileher lisa dan meletakan kepalanya dipundaknya.


"Ray maafin tapi suapin"ucap Rayhan manja


"biarin wekkkk "ucap rayhan sambil menjulurkan lidahnya.


"rayhan nggak boleh kaya gitu ke oma".ucap lisa menasehati rayhan dengan cara halus


"iya maaf sasa"ucap rayhan


"minta maafnya ke oma dong masa ke sasa"ucap lisa sambil mengelus kepala rayhan


"oma maaf"ucap rayhan.


Entah mengapa setiap rayhan dekat dengan lisa sifat anak umur 5 tahunnya langsung aktif.rayhan yang dingin datar cuek tidak akan ada yang ada hanya rayhan yang manja mudah senyum dan penurut.


"ya ya ya"ucap oma ayu masih ingin mengejek rayhan karena selama lisa ada didekat rayhan, rayhan tidak akan bisa berkutik.


"menyebalkan".ucap batin rayhan.


Rayhan duduk dipangkuan lisa sambil menerima suapan yang diberikan lisa.menceritakan kegiatannya disekolah sampai berteman dengan wisnu pun ia ceritakan, kecuali tentang anak anak yang mengejeknya tadi.


oma ayu bahagia melihat interaksi antara rayhan dan lisa yang sudah seperti ibu dan anak kandung.


.


Ditempat lain lebih tepatnya disebuah mall dua orang pria yang satunya sangat tampat tapi terlihat cuek dan dingin dan yang satunya lagi terlihat sangat manis dengan senyuman yang tak pernah pudar dari bibirnya.


"Ji sebenarnya mau beliin Rayhan apaan sih? dari tadi muter muter doang"ucap revan


"gua juga gak tau.Semua kebutuhannya sudah terpenuhi semua dirumah"ucap panji bingung.

__ADS_1


"Belum semua terpenuhi ji"ucap revan ingin menyinggung sedikit tentang ibu untuk rayhan.


"apa?.perasaan gua udah semua deh"ucap panji sambil mengingat ingat


"tanya sama diri luh sendiri"ucap revan


"apaan sik? gk usah main tebak tebakan"ucap panji tambah bingung.


"kalo luh udah sendiri renungkan tanya sama hati luh, disitu luh akan dapat jawaban apa yang sebenarnya rayhan butuhkan dan perlukan ".ucap revan


"hah"


"hah hah hah.kelamaan mikir ayok ketoko mainan baju sama jam tangan "ucap revan menarik tangan panji.


dari arah berlawanan ada dua wanita cantik dan seks yang sedang membawa belanjaannya. Revan sudah menyiapkan senyuman manisnya. Revan memberikan senyuman nya kepada dua wanita cantik itu.


"aduu kakaknya manis banget yang satunya juga ganteng tapi sayang seorang gay"ucap salah satu wanita itu dan dijawab anggukan oleh temannya.


mendengar ucapan wanita itu Panji dan Revan langsung saling memandang satu sama lain. mereka langsung melihat tangan mereka yang ternyata revan masih menggandeng tangan panji.


"iii ngapain sih pegang pegang tangan gua"ucap panji langsung menghempaskan tangan revan.


"dih siapa juga yang pengen pegang pegang tangan luh haram tau".ucap revan kesal citranya hancur didepan cewek cantik.


"jijik gua"ucap panji.


tanpa mereka berdua sadari mereka menjadi pusat perhatian pengunjung lain. panji yang mengatahui mereka jadi bahan tertawaan langsung pergi begiti saja ke toko baju.


"dih woy gua ditinggal tunggu" ucap revan dengan sedikit teriak.


.


Keesokan harinya seperti biasa yang dilalui lisa dan Rayhan disibukan dengan pekerjaan dan sekolah.


Jam terus berputar sampai saatnya lisa pulang berkerja, tapi tidak kali ini lisa tidak langsung pulang ia mampir terlebih dahulu ke Indoma*** untuk membeli keperluan hariannya. Tapi saat keluar dari toko tersebut ia melihat anak kucing yang kakinya terluka berada ditengah jalan mungkin karena habis berkelahi dengan kucing lain. Tanpa berfikir panjang lisa langsung pergi ke tengah jalan untuk mangambil anak kucing tersebut tanpa melihat kekanan kekiri. tiba tiba


cekittttt...


Hampir saja ada mobil yang ingin menabraknya untung saja mobil itu berhenti tepat waktu coba kalo tidak sudah pasti mental lisa ditabrak mobil itu. lisa menutup wajahnya dengan kedua tangannya.


"Apa anda ingin bunuh diri "suara bentakan seseorang.


Mendengar ada yang membentaknya lisa membuka tangannya yang menutup wajahnya.


"subhanallah ganteng banget"ucap lisa tanpa sadat.


"Apa"


*


*


*


*


Dukungannya kakak dengan meninggalkan jejak sangat membantu lohhh dengan comen, like and vote. terimakasih.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2