Persahabatan Antara Aku Dan Anak Tiriku

Persahabatan Antara Aku Dan Anak Tiriku
Eps 24


__ADS_3

"Woy ngapain si dilihatin mulu".Ucap Lisa pelan tetapi masih bisa didengar oleh mereka berlima.


"Ganteng yak, Kaya mantan gua dulu waktu SMK,yang sekarang jualan sempol dilampu merah tangerang".Ucap Sinta yang masih menatap Revan.


"Hahahhaha".Ketawa Lisa pecah mendengar ucapan sahabatnya.


"Kamu bilang apa".Ucap Revan memastikan sekali lagi pendengarannya.


"kakak mirip mantan saya tukang sempol".Jawab Sinta dengan polos


* * * *


Setelah mereka selesai makan ,mereka langsung menuju tempat bermain. Lisa bagaikan seorang ibu yang sedang menemani dan mengawasi anaknya bermain.


Hampir semua permainan dicoba oleh Rayhan, Lisa dan Sinta.Rayhan sudah sedikit akrab dengan Sinta karena Lisa selalu menjahili mereka berdua saat sedang fokus main ,sampai membuat mereka berdua menjadi dekat karena ingin membalas kejahilan Lisa,yang ternyata itu adalah cara lisa membuat Rayhan merasa nyaman saat berada didekat Sinta.


"Kenapa luh gak ngomong,kalo temennya Rayhan itu wanita dewasa".Tanya Revan yang sedang mengawasi tiga orang yang sedang bermain dari kejauhan bersama Panji.


"Awalnya gua juga kaget, tapi gua inget kalo Rayhan pernah cerita bahwa ia perna ketemu wanita dewasa saat ditaman dan menjadikannya teman yang sangat ia sayangi".Ucap Panji.


"Tapi gua lebih kaget saat wanita yang Rayhan maksut adalah wanita tidak waras itu".sambung Panji didalam hati.


"Tapi kayaknya dari tatapan salah satu perempuan itu, siapa namanya? hmmm Sasa, kayaknya gak asing sama luh".Ucap Revan yang memang dari awal tadi mereka belum sampat berkenalan karena masing-masing dari mereka merasa canggung.


"Emang namanya Sasa?".Tanya Panji

__ADS_1


"Enggak tau,tapi Rayhan manggil dengan nama itu".Ucap Revan.


"Gua emang pernah ketemu sama perempuan itu pas pulang dari luar kota terus mau nabrak dia karena kesalahannya sendiri nyebrang jalan gak lihat kanan kiri, sama tadi pagi dilampu merah, dia manggil gua dengan sebutan OM didepan umum kenceng banget lagi, emang dasar perempuan gila".Ucap Panji dengan kesal.


"hahahahha wajah luh si kelihatan udah tua sampe dipanggil om".Ledek Revan


"Diem luh,dari pada luh mirip tukang sempol aja gaya ".Ucap Panji membalas ledekan Revan.


"Sempol apaan si?"Tanya Revan yang dijawab panji dengan angkat bahu


"Ayah om,ayuk masuk rumah hantu".Ucap Rayhan yang baru saja menghampiri Panji


"ayuk om,kak".Timpal Lisa


"Yang bilang om ganteng om saya siapa?


kan om calon imam saya".Ucap Lisa dengan percaya dirinya. Sinta yang mendengar ucapan sahabatnya langsung tepuk jidat


"Iyakan Ray".Ucap Lisa mencari dukungan


"Tentu".Ucap Rayhan dengan mantap


"khuff Panggil saya panji".Ucap Panji


"Oky om Panji nama saya Lisa wanita baik, sopan, suka menabung dan tidak sombong".Ucap Lisa dengan tersenyum manis

__ADS_1


"Tidak usah pake om".Ucap Panji dengan kesal. Revan sekuat tenaga menahan tawanya


"Hay kakak kakak, terutama kakak manis nama saya sinta sahabatnya Lisa ,dari pada gak dikenalin mendingan perkenalan diri sendiri iya kan".Ucap sinta. Kalian tau kan yang dimaksut dengan kakak manis,siapa lagi kalau bukan Revan si buaya darat.


"Tinggal saya yang belum perkenalan,oky nama saya Revan sekretaris panji dan saya adalah pria paling ganteng dan manis di Indonesia".Ucap Revan yang langsung diajungi jempol oleh Lisa dan Sinta. Tapi tidak dengan Rayhan dan Panji yang langsung memutar bola matanya jengah.


"Sudah selesai semua bicaranya, kalo sudah mau pulang atau lanjut main?".Tanya Panji


"Lanjut main".Ucap keempat orang yang berada didekatnya.


Panji yang sudah mendengar jawabannya langsung jalan duluan menuju Rumah hantu dan langsung membeli tiket untuk lima orang


Mereka langsung saja masuk kedalam yang ternyata dari mereka berlima tidak ada yang merasa takut sama sekali.Tidak berhenti sampai disitu, mereka melanjutkan dengan berbelanja yang akan dibayar semua oleh Panji.


Waktu terus berjalan, hari sudah menuju malam mereka memutuskan untuk pulang kerumah masing masing dan keesokan harinya mereka akan melanjutkan kegiatan seperti biasanya.


Hari terus berganti ,detik, menit ,jam terus berputar sudah hampir tiga bulan Panji mengenal Lisa. Tapi tidak membuat mereka menjadi dekat, Panji masih saja bersifat dingin kepada lisa, ia juga akan berusaha menjauh saat Lisa berusaha dekat dengannya.


Sudah saatnya Rayhan bertindak dan menulis kisah Panji dan Lisa yang akan segera ia mulai ,akan tetapi ia tidak bisa menjalankan rencananya seorang diri, ia membutuhkan bantuan dari Revan, Sinta dan Oma nya.


Keesokan harinya Rayhan datang keperusahaan Panji bersama oma nya berniat bertemu dengan Revan


Hai kakak Ditunggu dukungannya dengan meninggalkan jejak dengan cara Like, Comen and vote. Terimakasih


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2