
"bodo"ucap ibu lisa malas berdebat dengan anaknya
"hemmm nih kucing mau dikasih nama apa yak"ucap lisa bingung.
"hem kan gara gara nih kucing jadi ketemu om ganteng jadi namanyaaa cugan keren kan bu? "tanya lisa
"hemm"guman ibu lisa sambil mengagukan kepalanya.
.
DI KEDIAMAN WIRANDIKA
"assalamualaikum. rayhan ayah pulang" ucap panji yang baru memasuki rumah orang tuanya.
"ayahhh" jawab rayhan girang karena semakin cepat panji pulang semakin cepat juga rencananya dimulai untuk menjadikan lisa bundanya.
* * * *
"nak salan ayah belum dijawab loh"ucap panji sambil mengangkat tubuh rayhan untuk digendongnya.
"waalaikumssalam"ucap Rayhan
"nah gitu dong"ucap panji
"😒😒😒"
"Yah turunkan ,rayhan sudah besar"ucap rayhan
"Baiklah" jawab panji sambil menurunkan rayhan.
"Rayhan dimana oma dan opa? "tanya Panji
"oma didapur, opa sedang menonton tv"jawab Rayhan.
"oh gitu nih untukmu"ucap panji sambil memberikan hadiah yang ia beli dengan revan.
"terimakasih. tapi jujur bukan ini yang rayhan butuhkan".ucap Rayhan.
Rayhan ingin langsung berkata bahwa seorang ibulah yang saat ini ia butuhkan bukan mainan baju ataupun lainnya, tapi ia ragu ingin mangatakannya takut panji akan terluka hatinya dan sedih dengan ucapannya nanti.
"apa ada kebutuhanmu yang belum tercukupi nak"ucap panji sembil menyamakan tinggi badannya dengan rayhan.
"Tentu"jawab rayhan
"apa ?.biar nanti ayah belikan"ucap panji
"Tidak semua hal harus menggunakan uang yah"ucap Rayhan
"maksutmu"ucap panji sedikit tidak mengerti dengan yang diucapkan rayhan
Rayhan hanya menanggapinya dengan senyuman manis yang ia berikan.
"yah ayuk keruang makan" ajak Rayhan kerena dari tadi mereka berbicara diruang tamu.
"Baiklah ayuk"ucap panji masih dengan kebingungannya.Panji dan Rayhan langsung menuju meja makan
"Ternyata kau masih tidak paham juga maksud dari anakmu sendiri nak"ucap opa Dimas dengan suara pelan yang ternyata dari tadi mendengar pembicaraan ayah dan anak itu.
"Assalamualaikum ibu "ucap panji sambil memeluk ibunya dari belakang .
"waalaikumssalam.nak kau sudah datang bukannya kau bilang perkerjaanmu selama 1 minggu"Ucap oma ayu sambil melepas pelukan anaknya dan mencium kening putranya itu
"target awal memang seperti itu bu, Alhamdulillah ternyata sudah selesai lebih awal"ucap panji.
"yak alhamdulillah nak"ucap oma ayu
melihat percakapan ayah dan omanya membuat rayhan memutar bola matanya jengah.
__ADS_1
plak. suara tepukan dipundak panji yang dilakukan oleh ayah nya.
"kau sudah datang tapi tak menemui ku? "tanya opa Dimas.
"hehehe. Tentu tidak yah tapi panji harus bertemu kanjeng mami dulu itu yang paling penting"ucap panji
"kau"ucap opa dimas sudah siap siap untuk menjewer telinga putranya.
"bisa tolong hentingkan pembicaraan kalian"Ucap Rayhan seperti biasa ia paling tidak suka diabaikan.
"Baiklah - Baiklah ayuk kita makan"ucap opa dimas.
Acara makan keluarga itu cukup hening tidak ada yang membuka suara sedikitpun mungkin sudah jadi kebiasaan saat makan bersama. Selesai makan Rayhan meminjam HP milik omanya.
"Oma rayhan boleh pinjam HP?"ucap rayhan
"Boleh nak.Nih pake aja"ucap oma ayu memberikan HP nya kepada rayhan.
Rayhan memang belum boleh mempunyai HP sendiri karena usianya masih anak kecil.Takutnya salah penggonaannya dan melihat hal yang belum boleh dilihat oleh anak seumurannya. Tapi jangan salah Rayhan sangat pandai berurusan dengan komputer ataupun laptop karena panji sendiri yang mengajarinya.
"Terimakasih oma"Ucap rayhan langsung lari kedalam kamarnya yang terletak dilantai dua.
"bu, pah panji izin kekamar untuk bersih bersih badan"Ucap Rayhan
"Baiklah nak".jawab oma ayu.
Setelah Panji dan Rayhan kembali kekamar masing masing opa dimas membuka suara.
"Bu"Panggil Opa dimas
"Apa" jawab oma ayu sambil mengelap meja
"ibu ngapain si kan ada pembantu"ucap opa dimas
"memang, tapikan papah tau sendiri yang berurusan dengan makanan harus ibu sendiri yang mengaturnya"ucap oma ayu
"iya tau.Buu" panggil opa dimas
"Ada yang ingi papah katakan tentang Panji dan Rayhan" ucap opa dimas
"oh itu nanti aja dibicarakan dikamar"ucap oma ayu
"uuuuu oky😉 " jawab opa dimas
Dikamar Rayhan.
"hemm Sekarang waktunya video call sasa"guman Rayhan
tut.. tut.. tut
"Hallo assalamualaikum Ray sasa kangennn"Ucap Lisa dengan sedikit berteriak
"waalaikumssalam.Ray juga kangen sasa"Ucap Rayhan dengan nada manjanya
"Ray tau gak" Tanya sasa
"enggak" langsung dijawab oleh rayhan
"makannya dengerin dulu,sasa mau cerita " Ucap Lisa
"Apa" Ucap rayhan sedikit penasaran
"huaaaa Tadi sasa ketemu om om ganteng"Ucap lisa histeris
"oh" Jawab rayhan singkat jelas padat
"kok oh doang si ray"ucap lisa
__ADS_1
"terus ray harus jawab apa, palingan juga gantengan ray"Ucap Rayhan
"hahahahah percaya diri sekali anda" Ucap lisa
"Memang rayhan ganteng sasa mirip Dilan yang ditv itu"Ucap Rayhan
"hahahaha kaga ada miripnya sama sekali"ucap lisa sambil tertawa
"sasaaaa"ucap rayhan dengan wajah kesal
"hahahah udah ahh ketawanya , tapi gini yak Ray kalo om ganteng tadi masih jomblo belum punya pacar atau istri sasa mau jadi istrinya"ucap lisa sambil berkhayal dan senyum senyum sendiri.
"Tapi om nya yang gak mau sama sasa, dilihat dari wajah sasa yang pas pasan hahaha"ucap Rayhan becanda.Rayhan tidak mengatahui bahwa panji sedang memperhatikan dari depan pintu kamarnya.
"Rayhan sedang berbicara dengan siapa?
sepertinya bahagia sekali"Ucap Panji dengan suara pelan
"Huaaaa ibuu ,,Ray jahat hiks hiks hiks"Ucap lisa sambil berekting nangis
"sasa jangan nangiss"Ucap Rayhan pura pura sedih
"Tapikan Ray jahat"Ucap lisa
"sasa jangan nangis kalo nangis sasa kelihatan semakin jelek hahahah"Ucap Rayhan diakhiri dengan tawaan.
"Rayhan awas kau!.sasa punya teman baru namanya cugan"Ucap Lisa dengan bangganya
"Huaaaa omaa sasa jahat gak mau sama rayhan lagi hiks hiks hiks"Tangis Rayhan pecah.
"lah malah nangis beneran. Hai Ray sayangnya sasa jangan nangis dong kan sasa cuma becanda, jangan nangis yak sayang"Bujuk Lisa.
"hiks sasa punya yang baru lupa sama Ray hiks hiks"isak tangis Rayhan
"enggak dong sayang ,sasa bohong tadi, cugan itu nama kucing baru sasa" Ucapblisa memberi penjelasan
"hiks mana kucingnya"ucap rayhan
"Tunggu dulu sasa ambil"Ucap lisa.
Mendengar Rayhan menangis Panji yang berada didepan pintu sempat panik dan langsung ingin masuk kedalam tetapi diurungkan mendengar ucapan rayhan yang selanjutnya yang sepertinya baik baik saja
"lihat nih lucukan" ucap lisa memperlihatkan cugan
"nggak" Jawab Rayhan cemburu
"lucu tau ray"ucap lisa
"Lucunya dimananya gk ada lucu lucunya sama sekali"Ucap Rayhan yang sepertinya benar benar cemburu dengan seekor anak kucing.
"Ray lihat deh baik baik orang lucu kaya gini juga"Ucap lisa sambil mencium bagian atas kepala cugan.
"Sasa jangan diciummm"Ucap rayhan menaikan satu oktaf suaranya
"Loh kenapa?"tanya lisa
"Virus"jawab Rayhan
"hahaha "tawa lisa
Setelah memastikan Rayhan baik baik saja. Panji langsung kembali kekamarnya berniatan langsung beristirahat karena lelah setelah perjalanan dari luar kota.
Obrolan Rayhan dan Lisa masih terus berlanjut sampai larut malam,karena Rayhan yang selalu cemburu melihat cugan begitu manja dengan sasanya.
Keesokan harinya seperti biasa yang dilalui oleh Lisa Rayhan dan Panji .Rayhan dan Panji sudah kembali kerumah mereka sendiri.Meraka hanya kerumah utama Wirandika setiap hari libur saja seperti hari minggu yang berarti dua hari lagi. Tapi kali ini sepertinya Rayhan sudah punya rencana sendiri untuk hari liburnya.
.
__ADS_1
Dukungannya kakak dengan meninggalkan jejak sangat membantu lohhh dengan comen, like and vote. terimakasih.
Bersambung...