
Setelah memastikan Rayhan baik baik saja. Panji langsung kembali kekamarnya berniatan langsung beristirahat karena lelah setelah perjalanan dari luar kota.
Obrolan Rayhan dan Lisa masih terus berlanjut sampai larut malam,karena Rayhan yang selalu cemburu melihat cugan begitu manja dengan sasanya.
Keesokan harinya seperti biasa yang dilalui oleh Lisa Rayhan dan Panji .Rayhan dan Panji sudah kembali kerumah mereka sendiri.Meraka hanya kerumah utama Wirandika setiap hari libur saja seperti hari minggu yang berarti dua hari lagi. Tapi kali ini sepertinya Rayhan sudah punya rencana sendiri untuk hari liburnya.
* * * *
Hari ini adalah hari minggu, hari dimana lisa dan Rayhan telah berjanjian menghabiskan waktu bersama disalah satu Mal dikota Jakarta.
Mereka memutuskan untuk pergi pada jam 2 siang, dengan alasan, lisa harus berkerja paginya sampai jam 12 siang disebabkan ditempat lisa berkerja setiap hari minggu bukannya libur melainkan masuk setengah hati atau menggunakan sistem shift.
*
Jam menunjukan pukul 07.05 sudah saatnya lisa untuk berangkat berkerja.
"Ibu lisa berangkat kerja dulu. Assalamualaikum".Ucap lisa berpamitan sambil mencium tangan ibunya.
"iya nak.Waalaikumsalam".Jawab ibu lisa
Di persimpangan lampu merah tanpa sengaja lisa melihat Panji yang berada didalam mobil dengan kaca mobil yang terbuka setengah.
__ADS_1
"Itu om ganteng bukan yak?
panggil aja kali yak! buat mastiin".Gumam Lisa sambil membuka kaca helmnya.
"Om gantenggg".Ucap lisa memanggil panji dengan berteriak sambil melambaikan tangannya.
Merasa familiar dengan panggilan itu membuat Panji mencari asal suara.
Panji menengok kesebelah kanan dimana kaca mobilnya yang terbuka setengah ia dapat melihat wanita yang tidak asing baginya sedang melambaikan tangannya.
Panji menyipitkan matanya sambil berfikir siapa wanita itu?. Setelah mengingat bahwa wanita itulah yang hampir tertabrak olehnya karena kesalahan wanita itu sendiri, panji langsung menutup kaca mobilnya dengan sempurna.
"Lah kok malah ditutup?".Ucap lisa.Setelah beberapa detik lisa tersadar bahwa ia berada ditempat umum dan saat ini ia sedang diperhatikan banyak orang.
Melihat lampu sudah hijau lisa langsung memanfaatkannya untuk langsung pergi saking malunya dengan apa yg ia perbuat barusan.
Panji POV
Jam menunjukan pukul 04.50 Panji sudah terbangun dari tidurnya dan langsung bersiap siap melaksanakan kewajibannya sebagai seorang muslim.
Setelah melaksanakan kewajibannya panji langsung turun menuju ruang gym untuk berolaraga.Setelah selesai berolaraga ia langsung bersiap siap untuk pergi kerumah Revan karena ada urusan .
__ADS_1
"Bi Panji keluar sebentar nanti kalo rayhan sudah bangun langsung suruh sarapan".Ucap Panji
"Baik tuan". Jawab Bi minah
Panji keluar rumah dan langsung menjalankan mobilnya menuju rumah sekretarisnya. Sampai di lampu merah panji membuka kaca mobilnya setengah.
"Sebenarnya ayah paham nak ,dengan ucapanmu dan revan yang bermaksut memberi tahu bahwa rayhan sangan membutuhkan sosok seorang ibu, tapi maafkan ayah nak untuk saat ini ayah belum bisa mewujudkannya. Ucap Panji didalam hati.kita ingat kembali bahwa panji adalah pria cerdas sangat mudah baginya untuk memahami setiap ucapan orang lain.
"khufff".hembusan kasar panji
"Om gantenggg"
Panji merasa familiar dengan panggilan itu, ia langsung mencari asal suara, Panji menengok kearah kanan dimana kaca mobilnya yang ia buka tadi, ia dapat melihat wanita yang sedang melambaikan tangannya.
"Siapa wanita itu?. " ucap panji sambil berfikir berusaha mengingat wanita itu. Setelah ia ingat Panji langsung menutup kaca mobil nya dengan sempurna.
"Dasar wanita gila" ucap panji dengan tersenyum karena ia masih memperhatikan tingkah lisa yang sedang malu.
*
Maaf udah lama tidak Update lagi ada banyak urusan salah satunya mau bikin BPJS untuk operasi aku mohon doanya yang terbaik.
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak.
Bersambung.