Persahabatan Antara Aku Dan Anak Tiriku

Persahabatan Antara Aku Dan Anak Tiriku
Eps .27


__ADS_3

plakk.


"Berisik".Ucap Sinta tampa sabar menampar Revan


"Auuuu,,, dasar wanita setres".Ucap Revan dengan kesal.Karen merasa kesal Revan langsung keluar dari dalam mobil berjalan menghampiri Panji dan Rayhan.


"Dimana dua orang itu? ".Tanya Panji


"Masih tidur"Jawab Revan


"Kenapa gak luh bangunin sekalian aja bodoh?,Oh iya itu pipi kenapa juga merah?,, perasaan tadi belum".Tanya Panji


"Gak papa".Jawab Revan masih sedikit kesal


" Udah sana Ji,luh aja yang bangunin dua orang itu, malas gua".Ucap Revan


"Kaga mau".Jawab Panji


"Bodo, ayo Rayhan ikut om masuk".Ucap Revan.


Panji menghampiri dua wanita yang sedang tertidur dengan lelapnya.


"Bangun!".Ucap Panji dengan nada keras. Sinta dan Lisa yang terkejut langsung terbangun dari tidurnya.


"Cepat bangun dan rapihkan barang barang kalian!!".Ucap Panji langsung pergi meninggalkan dua wanita itu, yang masih mengumpulkan nyawanya yang belum terkumpul semua.


Sinta dan Lisa langsung keluar dari dalam mobil,dan langsung mengluarkan barang barang mereka dari dalam mobil untuk dibawa masuk kedalam villa


Waktu terus berjalan,Malam itu mereka habiskan dengan bahagia,Revan dan Panji membakar jagung manis yang mereka bawa dari Jakarta, sedangan Rayhan, Lisa dan sinta bernyanyi dengan suara keras.


"Rayhan ini".Ucap Panji sambil memberikan Jagung bakarnya.


"buat saya mana om".Ucap Lisa


"Bakar sendiri".Ucap Panji


"Sabar".Ucap Sinta sambil mengelus pundak Lisa.


"Ayo kita bakar sendiri,,,wekkkkk".Ucap Lisa dan langsung menjulurkan lidahnya kearah Panji.


"Sepertinya sakit tidak warasnya sedang kambuh".Ucap Panji didalam hati.


"Kakak Revan yang ganteng,boleh minta tolong bakarin gak".Ucap dua wanita itu dengan tersenyum manis


"Oky".Ucap Revan sambil mengacungkan jempol

__ADS_1


"Terimakasih kakak".Ucap dua wanita itu dengan tersenyum manis.Panji yang mendengar percakapan mereka hanya bisa geleng geleng kepala.


Malam itu mereka lewati dengan bahagia, tertawa lepas bagai burung diangkasa,melupakan semua beban yang ada dihati dan pikiran, menyadarkan mereka semua,bahwa kebahagiaan mudah diraih asalkan dengan bersama. Dan untuk pertama kalinya Panji melihat Rayhan tertawa dengan begitu lepas.Malam itu pun seperti sangat cepat sekali berlalu, karena dilalui dengan sebuah kebahagiaan yang cukup sederhana.


Keesokan harinya, sebelum mereka pulang ke ibukota,mereka memutuskan untuk jalan jalan terlebih dahulu ditempat wisata yang berada di daerah itu.Setelah puas berjalan jalan mereka memutuskan untuk pulang kevilla. Sampai di Villa jam sudah menunjukan pukul 16.20.


"Ayah sebelum pulang Rayhan ingin membelil buah tangan untuk Oma dan Opa".Ucap Rayhan


"Baiklah nanti sekalian arah pulang".Ucap Panji


"Tidak mau ayah,maunya sekarang!".Ucap Rayhan


"Nanti saja Rayhan".


"Maunya sekarang!!!! ".


"Rayhan jangan seperti anak kecil...!".Ucap Panji dengan nada tinggi.Sepertinya Panji mengalami amnesia dadakan karena lupa bahwa anaknya memang masih kecil.


"hiks hiks hiks Ayah jahat ".Tangis Rayhan


"Rayhan maafin ayah sudah membentak kamu,baiklah jangan menangis, ayo pergi sekarang".Ucap Panji dengan nada sedikit rendah


"Tidak mau,Rayhan ingin disini saja dengan Om Revan".Ucap Rayhan


"Tapi".Sebelum Panji selesai berbicara Rayhan terlebih dahulu pergi dari hadapannya.


Tok tok tok. Suara ketukan pintu kamar Lisa yang dibunyikan oleh Panji.


ceklek


"Bisa kalian ikut saya sekarang pergi keluar?".Tanya Panji setelah dua orang pemilik kamar keluar.


"Bisa om bisa,bisa banget malah".Ucap Lisa dengan penuh semangat.


"aduhhhhh,,, Perutku sakit banget,kalian saja yang Pergi yah".Ucap Lisa sambil memegangi perut nya.


"Seterah".Ucap Panji langsung pergi duluan.


"Udah sana pergi".Usir Sinta


"nggak mau ah, katanya perut luh lagi sakit,gak tega gua kalo harus ninggalin luh".Ucap Lisa.


"Jangan khawatir gua cuma bohongan, biar kalian berdua bisa pergi berduaan".Ucap Sinta sambil berbisik.


"ohhh gitu,Oky oky".Jawab Lisa .

__ADS_1


Lisa langsung menyusul Panji yang sudah menunggunya dari tadi. Mereka berdua pergi untuk mencari apa yang bisa dijadikan buah tangan. Sepanjang perjalanan tidak ada satupun dari mereka yang membuka obrolan.


Setelah selesai membeli semua yang ingin dibeli untuk dijadika buah tangan,mereka berdua memutuskan untuk langsung pulang ke villa.


"Kerjakan tugas kalian".Ucap seseorang yang berbicara melalui telepon.


"Baik tuan".


Sampai ditempat yang cukup sepi,namun lumayan cukup jauh dari pemukiman warga yang perkiraan jaraknya 3 km,tiba tiba mobil yang dikendarai oleh Panji berhenti begutu saja dengan sendirinya.


"Lah kok berhenti om".Tanya Lisa dengan bingung


"Tidak tau".Jawab Panji sambil membuka pintu dan keluar dari dalam mobil. Panji mengecek semuanya dari ban sampai mesin, semua normal tidak ada yang bocor atau rusak.


"Bagaimana om".Tanya Lisa yang ikut keluar dari dalam mobil.


"Tidak tau semua normal, tetapi kenapa malah mogok?".Ucap Panji


"Kok bisa sii,Malah udah malam lagi".Ucap Lisa yang sedikit panik


"Yaudah ayo masuk mobil,biar saya hubungi montir".Ucap Panji yang dijawab anggukan oleh Lisa.Mereka berdua langsung masuk kedalam mobil.


tut tut tut


"Iya, halo tuan".Ucap seseorang disebrang telepon sana.


"Halo pak, mobil saya mogok didaerah puncak, bisa tolong panggilkan montir kesini".Ucap Panji


"Bisa tuan, nanti saya suruh montir kesana".Ucap orang sebrang sana.


"Saya tunggu pak,lokasinya saya ShareLoc".Ucap Panji


"Baik tuan".Ucap Orang sebrang sana.


"Bagaimana om,bisa?".Ucap Lisa


"Kita tunggu saja".Jawab Panji


Setelah percakapan terakhir itu sudah tidak ada lagi pembicaraan mereka.Mereka sudah menunggu selama setengah jam tetapi montir itu belum datang juga,Karena bosan menunggu, Lisa berencana mengambil makanan di jok belakang, akan tetapi karena sidikit jauh membuatnya kesulitan, sampai membuat mobil itu sedikit bergoyang goyang.


"Hai hai bapak bapak lihat mobil itu, sedang bergoyang goyang, sepertinya ada yang membuat tindakan tidak senono".Ucap Bapak bapak 1 yang sedang ronda malam bersama kawan kawannya.


"Tidak bisa dibiarkan, ayo kita labrak".Ucap bapak bapak 2


"Ayo ayo".Ucap Bapak bapak yang lain.

__ADS_1


Hai kak jangan lupa tinggalkan jejak,dengan cara like, comen and vote,jangan lupa yahhhh. Terimakasih


Bersambung....


__ADS_2