Player Game

Player Game
Ujian peringkat


__ADS_3

Setelah semua pengaturan beres, aku bersiap-siap melakukan perjalanan untuk ujian peringkat.


Aku berjalan keluar dari kediaman guild, tetepi aku masih sedikit penasaran dengan halaman belekang kediaman guild.


Rasa penasaranku makin tinggi, aku berjalan ke arah halaman belakang.


Lalu aku melihat sebuah batu setinggi 5 meter berbentuk gelang raksasa, aku mendekatinya dan menyentuhnya.


Sistem: mengaktifkan portal memakan biyaya 100 cristal hitam, apakah anda ingin mengaktifkan portal?


"Akrifkan"


Tiba-tiba muncul cahaya putih menyilaukan di tengah-tengah portal dan membentuk cermin, makin lama, cahayan itu mulai meredah dan berubah menjadi genangan air di tengah batu.


Aku mengeceknya, muncul tulisan di batu. portal kemana saja.


Portal kemana saja adalah portal yang bisa menghubungkan tempat yang pernah kita kunjungi denga cara menggunakan telepor instan pada saat kembali dari kota tujuan ke kota awal,


"Ini akan mengurangi waktu perjalanan kembali, dan bisa kembali ke tempat yang kita kunjungi. hebat"


Setelah mengaktifkan portal aku berjalan menuju pusat kota dan melihat-lihat item yang aku butuhkan di perjalananku.


Disini banyak di jual alat-alat langka, seperti gulungan yang dapat memanggil monster dan mengukan skill instan, menggukannya hanya perlu mebuka segel gulungan.


"Barang-barang disini harganya mahal 1 gulunga tier1 di hargai 1 gold, gulungan tier2 3gold, gulungan yang lebih tinggi akan lebih mahal lagi"


Aku membeli 5 gulungan.


-2 Gulungan tier 1( berpidan tempat di jarak 5000 meter)


-2 gulungan tier 2( boom ice)


-1gulungan tier 2 (pengikat)


Aku melanjutkan perjalanku ke kediaman adventure, untuk mengambil quest ujian peringkat.


Setelah sampai, aku disambut seorang wanita cantik berpakain seksi. Dia bernama natalia


"Halo tuan dewa, apakah yang membuat kamu datang kemari"


"Aku ingin mengambil quest ujian peringkat"


"Hemmm. Baru kali ini ada keturunan dewa datang kemari untuk ujian peringkat. Ini akan sedikit sulit, karna job kamu sangat langkah. Apakah kamu sanggup"


"Aku siap menerima quest dari anda"


"Baiklah. Ayo ikut aku"


Setelah sampai di ruangan natalia, dia meminta kristal hitam


"Aku butuh 10 kristal hitam"


Aku mengeluarkan sepuluh cristal hitam dan memberikannya ke natalia.


"Ini kristal hitam yang kamu butuhkan"


Setelah mengambilnya, nantalia meleparkanya ke udarah dan membuat segel, Seketika muncul portal di udara yang mengeluarkan tekanan kuat.


"Ingat ini jika kamu masuk, fokus kepada tujuam mu. akan sangat sulit untuk bertahan lama di dalam. kamu hanya punya waktu 1 hari, jika kamu melewati batas waktu, sistem akan mengirim kamu kembali. dan jika kamu mati, kamu tidak bisa masuk selema sebulan ingat itu"


"Trimakasih"


Aku langsung melompat ke dalam portal dan mendarat di tengah-tengah tanah tandus, aku melihat sekeliligku hanya ada tulang yang berserakan.


Sitem: kamu berda di area tana arwah, temukan segera pedang dewa angin dan serap aurahnya. Waktu 1 hari


"Apa.. cuman itu petunjuk nya. Di area seluas ini sama dengan mencari jarum di tumpukan jerami."


Aku berjalan mengelilingi area ini, dan memeriksa tulang-tulang yang berserakan.


Tiba-tiba bola kristal yang tadinya hitam berlapis ungu sekarang bening karena diserap oleh api suci. bereaksi lagi seolah-olah kristal ingin melompat dari tasku.

__ADS_1


-m**aaf aku lupa mencertikan di cap sebelumnya tentang bola cristal. setelah bola cristal di serap oleh api suci, bola cristal di simpan oleh tobi.


Aku membuka tas dan mengambil bola kristal.


Bola kristal bercahaya dan menyerap energi di sekitarnya, makin lama daya serapa kristal makin kuat.


"Ada apa dengan kristal ini. Benda ini tidak berhenti menyerap"


Perlahan energi yang di serap bola kristal makin kuat dan merubah warna kristal menjadi hitam pekat dan berhenti.


Area ini awalnya sangat menekanku. Setelah di serap oleh bola kristal, rasanya sangat tenang dan tak ada tekana lagi.


"Ternyata kristal ini memakan energi negatif di area ini."


Aku menyimpan kembali bola kristal di tasku dan melanjutkan perjalananku mencari pedang dewa.


2 jam berlalu, aku belum juga menemukan pedang dewa. Sekitar 100 meter aku melihat ada pohon besar berdiri kokoh.


Aku berjalan ke arah pohon untuk istirahat sesaat.


Sistem: apa kamu ingin menyerap aurah dewa pedang.


Aku terkejut mendengar kata-kata sistem, sejauh mata memandang tidak tampak sebuah pedang. kenapa sistem berbicara.? aku berkata pada sistem


"Serap"


Tiba-tiba muncul gambar balok di hadapanku, menunjukkan jumlah yang telah aku serap.


5%


10%


25%


60%


85%


Sistem: kamu selsai menyerap aurah dewa, laporkan ke ketua adventure


"Akhirnya selesai"


Setelah 5 jam di area tandus aku akhirnya menyelesaiakan qust peringkat. rasanya aurah dewa makin kuat di tubuhku, aku menunggu sistem mengirimku kembali.


"Kenapa sistem tidak mengirimku kembali?"


Tampa tobi sadari muncul akar dari bawah, mengikat kakinya lalu menusuk perutnya hingga tembus..


Tiba-tiba pohon raksasa berbicara.


"Dasar mahluk serakah, mahluk hina kamu ingin merebut aurah dewa ku, kau terlalu lemam"


Tobih merasakan sakit yang begitu menyiksa, hpnya turun derastis.


80%


70%


50%


30%


10%


5%


Tobi dengan cepat mengaktifkan aurah dewa, akar yang menusuk tubuhnya hancur karna di tekan aurah yang sangat kuat.


Tobi jatuh ke tana dan mengaktifkan gulungan tier 2 boom ice, pohon raksasa membeku dan muncul tanda di atas kepalanya


-1

__ADS_1


(Pohon seribu akar) (peringkat ????)


[Hp:????/????]


Tobi terkejut melihat status monster, yang tidak di ketahui.


"Haaa.. moster apa ini. Kenpa dia tiba-tiba menyerangku"


Dengan sigap tobi menyadari monster ini bukan lawannya. dia meminu ramuan dan segera memulihkan hpnya.


Monster pohon menyerang denga cambukan akar rakssan..


Duuarrrrrrr


Seketika tanah terbelan dan menjadi kawah yang dalam.


Sebelum akar sampai, tobi mengaktifkan api suci yang berwarna hitam berlapis ungu.


Sekejap mata, tobi menghilang. dia baru mencoba mengunaka api suci yang telah termutasi, dia merasakan semua yang berada di sekitarnya melambat dan merasakan semua aurah kehidupan.


Monster menyerang dengan akar besar, kali ini dia mengeluarkan 3 sekaligus dan menyerang tobi.


Duarrrrrr


Duarrrrrr


Duarrrrrr


Akar menghacurkan area di sekeliling tobi. tetapi tobi bisa melihat semua pergerakan monster, tobi mencabut pedang dan nenggunakan teknik sabit dewa angin.


Kalini api menjalar ke pedang tampa menghilang dari tubuh tobi..


Ribuan pisau angin raksasa menghujani monster pohon.


Zing..zing...zing...


Duar..


Monster pohon terluka parah, statusnya muncul tetap tidak di ketahui. Monster pohon berbicara.


"Siapa kamu? Kenpa kamu memiliki 2 jenis ras,


Di posisi mana kamu, dewa atau iblis?"


"Kamu tidak perlu tahu itu"


"Jadi apa yang kamu ingingkan dariku"


"Tunjukan aku jalan keluar"


Monster pohon tertawa mendengarnya.


"Hahaaa. Kamu tidak akan bisa keluar tampa pedang dewa angin"


"Di mana aku bisa mendapatkanya?"


Monster pohon terdiam dan tak ingin membritahunya.


Tiba-tiba tobi melihat cahaya di bagian tubuh pohon monster. dalam keadaan menggunakan api suci, tobi bisah melihat inti mana lawan. ini efek baru dari mutasi api suci.


Tobi mendekati batang monster pohon yang terluka para. Monster gugup melihatnya dan berkata.


"Mau apa kamu"


"Hentikan itu"


Tobi menebas batang pohon. Peng.. peng


Tiba-tiba batang pohon yang terbelah mengeluarkan cahaya yang menyilaukan.


Aku mendekati lalu menariknya.

__ADS_1


Sistem:selamat kamu mendapatkan pedang dewa angin, hanya dapat d gunakan sebagai kunci ujian keturunan dewa.


__ADS_2