
"Ahh.."
"Di mana aku. Kenapa gelap sekali"
Sistem: anda berada di ruang istirat, dan saat ini sitem tidak mengizinkan anda kluar atau masuk ke dalam game.
"Apa.. berapa lama lagi aku disini sistem"
"Tubuhku terasa sakit apa kah ini efek dari kehabisan stamina atau penggunaan buff yang berlebihan... haaaa. sistem tolong percepat"
Sementara itu Zooe yang sedang mencoba membunuh Simon mulai beraksi, dia berada di jarak 50 meter dari simon, dan anggota yang mengikuti Zooe semuanya melindungi Zooe agar berhasil membunuh Simon.
Violet sudah melakukan tugasnya, begitupun Angga dan Rena, mereka melakukam boom bunuh diri karena sudah tidak ada pilihan lain.
Di sudut penonton yang mlihat adegang dari jarak jauh, terdiam karena tiba-tiba muncul es yang berukuran raksasa di tengah-tengah medan perang, mereka tidak tahu siapa pelakunya. Karena sebagian medang peran adalah hutan, tetapi yang mereka tahu jelas bahwa pelakunya pasti salahsatu pemilik perusahaan besar.
Penonton tahu jelas pengguna gulungan tersebut sangat kaya, karena harga perbiji gulungan itu berharga dua koin emas, seterah dengan harga 1 minggu berturut-turut pemain biasa berburu, dan bukan hanya satu gulungan yang mereka gunakan. saking banyaknya mereka menggukan boom ice, sampai-sampai terbentuk gunung es raksasa di mendan perang.
Ini akan jadi sejarah bagi pemain pemula, Bahwa jumlah tidak akan mempengaruhi hasil dari jalanyan perang. Para penonton bersemangat melihat ini di tambah lagi barang yang di jatuhkan pemain yang sudah mati.
Tetapi, tak ada satupun pemain yang berani mendekat, mereka lebih memilih melihat-lihat saja. Karena mereka tau kalau mendeka berarti mati.
Zooe yang melancarkan serangan, terlihat oleh arcer dari pihak Simon. Arcer bernama Kely menembakan anak panah, semua orang mengirah arah tembakan panahnya meleset, karena arah anak panah yang di lepaskan menuju tempat yang kosong.
Tetapi pada saat anak panah yang di lepaskan kely k tiba-tiba berhenti, itu mengenai sesuatu yang tak terlihat. Semu orang terkejut melihatnya. Kely berhasil mengenai target yang tak terliahat oleh mata pemain biasa. Dia berhasil mengungkap wujud Zooe yang nenepis hujan panah yang di tembakan kely.
Zooe terluka parah, dan Simon menghamprinya.
"Hahaaa.. kamu hebat bisa bersembunyi dari ku. tetapi kamu tidak dapat bersembunyi dari seorang ahli seperti Kely, itu tidak akan mungkin. Bunuh dia."
Zooe pasrah, dia tidak bisah berbuat apa-apa lagi.
Musuh masih ada sekitar 10rb, sedangkan team dari miracle yang tersisah hanya team zooe yang berjumlah 1000 lebih.
Mereka terjeepit, mereka mati satu persatu. Ini bukan perang, ini pembantaian satu sisi, mereka tidak bisah apa-apa lagi. Ini akan segera berakhir dengan kekalahan miracle.
Semua penonton bersorak atas kekalahan terhormat miracle, mereka tetap melawan, walau tahu dia kalah jumlah.
Mereka berteriak di pinggir medan perang.
"Miracle menang...."
"Huuuuuuuu ha.hu"
"Huuuuuuuu ha.hu"
"Semangat miracle, jangan meyerah ayo maju hingga tetes dara penghabisan" teriak Zooe yang terluka parah.
Team yang tadinya tidak semangat, seperti di beri kekuatan semangat di jiwahnya.
Mereka melawan dengan semangat, terus membantai lawan hingga mati. Tiba-tiba
"Aura dewa."
Semua pemain di medan perang, terdiam tidak bisah bergerak. Mereka kaku seperti patung, bahkan udara di sekitar mulai menipis akibat tekanan dari aura seseorang.
Simon yang juga di tekan mulai merasa panik, dia menyuruh kely memantau siapa pelakunya.
Kely hanya diam tidak bisa bergerak, bahkan bernafas pun sulit.
Simon mencoba bergerak keluar dari tekanan tetapi tidak bisa. Zooe yang merasakan aurah yang dia kenal terseyum legah.
__ADS_1
"Huuu. Akhirnya dia datang"
Zooe yang mengenali aura ini merasa legah bahkan luka panah yang menepl di tubuhnya tidak dia hiraukan lagi. Zooe berteriak.
"Nyonya violet kita menang. entah kenapa saat dia didekat ku aku merasa aman. Tolong selesaikan sisanya anak muda. Hahaha"
Tiba-tiba semua pemain yang di dekat Simon jatuh satu-persatu, mereka mati dengan kepala terpisah dari tubuhnya.
Simon melihat si pelaku, orang ini memakai pedang berwana biru Dan di sekujur tubuhnya mengeluarkan api hitam berlapis ungu.
Simon berteriak ke pemain tersebut
"Siapa kamu, kenapa ikut campur masalah kami."
Pemain itu menjawab.
"Kamu mengusik anggota miracle, tapi bertanya siapa aku, Bagus. Dengarkan baik-baik perkataan ku, aku tidak akan mengulangnya. Setelah kalian mati, kalian harus keluar dari ibu kota sky secepatnya, kalau tidak kalian akan memulai dari awal lagi."
Dalam hitungan detik semua pemain aliansi mati tak berdaya, tidak ada satupun pemain dari team aliansi guild yang berdiri di medan perang. Mereka semua mati satu-persatu dengan sekali ayunan pedang dari Tobi.
Para pemain miracle yang tersisah terdiam melihat ke ajaiban yang di ciptakan Tobi.
Mereka sebelumnya tidak pernah menyangka pencapain Tobi di luar dari prediksi mereka. Ini sesuatu yang sama sekali belumpernah mereka lihat, hanya satu orang dapat merubah jalannya perang, di tambah lagi denga jumlah lawan yang begitu banyak. Jika di hadapkan deng satu orang pemain, itu sangat mustahil.
Bahkan jika ahli yang di lengkapi peralatan berkelas tinggi, itu masih sangat mustahil di lakukan.
Apa yang di perliahatkan Tobi hari ini, akan menjadi sejarah besar di dalam game ini.
Tidak akan ada pemain tunggal yang bisa melawannya apa lagi berdiri setarah denganny, dia berada di level yang berbeda dari pemain saat ini.
Jika ada pemain di level saat ini yang menatangnya, hanya akan jadi patung latihan Tobi. Sangat tidak mungkin bagi pemain saat ini untuk menghadapi Tobi yang levelnya jauh di atas pemain biasa, apa lagi pemain yang berada di bawa level Tobi, itu akan jadi sesuatu yang mustahil di capai.
Para pemain yang menyaksikan jalannya permainan kebingungan, karena tidak ada lagi suara dentingan pedang dan ledakan. Medan perang berubah menjadi sunyi senyap, tidak seprti sebelunya, suara ledakan di mana-mana, percikan api, hujan panah dan detingan logam menggemah di mana-mana.
Medan perang di tutupi kabut tebal akiba dari efek gunung es raksasa yang di keluarkan dari gulungan anggota miracle. Jarak pandang pemain yang berda di tengah medan perang sangat tidak jelas. Mereka yang selamat segera berlari mengumpunglkan barang yang di jatuhkan pemain yang sudah mati.
Miracle utung besar dari semua jarahan yang di jatuhkan pemain dari aliansi guild. Semua barang yang di jatuhkan rata-rata berkels, kerena mereka rata-rata pemain elit dari setiap guild yang bergabung di aliansi ini.
Setelah mengumpulkan semua barang jarahan dari pemain yang mati, Tobi memberi arahan kepada pemain miracle yang masih hidup, dia menyuruh mereka menyegel altar yang mebangkitkan pemain yang sudah mati dan menyuruhnya membunuh mereka yang tidak ingin patuh.
Setiap pemain miracle yang masih hidup sangat gembira, kerena komanda mereka datang di detik-detik terakhir kekalahan mereka, dan merubahnya menjadi ke menangan.
Di sisi lain benua utama.
Para ahli dari guild besar tidak dpat berkata apa-apa setelah melihat hasil dari perang antara miracle dan aliansi guild.
Mereka tidak percaya dengan hasil ini, semua orang yang menyaksikan video yang di kirim dari pemain yang ada di medan perang, menganggap bahwa ini rekayasa tidak mungkin hanya seorang saja dapat merubah jalannya perang.
Para guild besar yang berada di benua utama penasaran dengan apa yang mereka saksikan di video tersebut. Mereka mengirim para ahli mereka menuju ke ibukota sky untuk mengecek guild yang bernama miracle.
Kediaman guild king warior di kota orc.
Roa pemimpin guild king yang memiliki ekspresi dingin, postur tubuh tinggi dan menggunankan armor berwarna biru tua berlapis emas. Dia berka kepada bawahnya.
"Saka, pergilah ke ibu kota sky dan cari tahu semua tentang guild miracle. Ingat jangan kembali tampa informasi,"
"Baik tuan Roa, saya akan kembali dengan informasi yang anda inginkan"
Berita kemenangan miracle menyebar luas dengan cepat, bahkan di sosial media orang-orang membahas kemenangan miracle.
Para pemain yang menyaksikan perang secara langsung, berbondog-bondong mengikuti tes ke anggotaan miracle.
__ADS_1
Mereka bangga akan kemenangan miracle, mereka berharap bisa bergabung dan ikut serta dalam perang guild yang akan datang.
Salah satu pemain berkata.
"Ini akan menjadi peluang besar untuk menjadi lebih kuat lagi. Guild miracel akan jadi tempat parah ahli berkumpul, aku harus segera bergabung dan menjadi team inti guild."
Sekali lagi miracle menunjukkan taringnya dan menciptakan ke ajaibain yang luar biasa.
Miracle akan tumbuh menjadi guild raksasa yang akan mengucang benua utama.
Di sisi lain miracle akan memiliki pesain tangguh, yang akan menghambat pertumbuhan miracle, baik di segi perekonomian guild maupun pertumbuhan para pemainya.
Semetara di dalam kota sky para pemain dari aliansi guild mulai di hidupakan kembali.
Puluhan ribu pemain memenuhi altar kembangkitan. Semua pemain yang bangkit merasa heranan, awalnya mereka sudah sangat yakin akan kemenanganya.
Tiba-tiba sajah berbalik menjadi kekalahan mereka, ini menjadi tanda tanya apakah mereka mati karena serangan dewa atau mahluk langkan seprti naga.
Semua pemain aliansi guild saling memandang satu sama lain dan bertanya, apakah penyebab kematian mereka.
Tak satupun pemain biasa yang mengetahuinya kecuali Simom.
Simon berka kepada anggota aliansi yang sudah di hidupkan.
"Kalian harus waspada, akan ada satu pemain yang sangat kuat datang kemari waspadalah"
Simon mulai merasakan aurah yang sangat kuat, dia mulai terliahat pucat dan berkeringat dingin. Baru kali ini Simon merasa ketakutan terhadap seorang pemain, dia tidak pernah berfikir akan ada pemain yang sangat kuat di dalam game yang baru-baru ini di rilis.
Tiba-tiba mucul sesorang dari pintu masuk altar. Dia mengunakan armor berwarna hitam pekat dan pedang berwarna biru langit menggatung di pinggangnya.
Simon berteriak kepada NPC penjaga altar.
"Penjaga, tangkap dia. Dia ingin membunuh kami, tahan dia penjaga."
Penjaga yang mendengar teriakan Simon, menghapiri pemain yang masuk ke dari pintu altar.
Penjaga tersebut medekat dan membungkuk.
"Tuan keturunan dewa, ada perlu apa anda kemari?"
Lalu Tobi menjawab.
"Aku ada urusan sedikit kepada mereka semua, tolong jangan mengganggu ku"
"Baiklah tuan dewa, silahkan"
Para penjaga altar kebangkitan, mulai berjalan ke pintu masuk dan keluar dari altar.
Simon terkejut melihat kejadian ini, dia mulai putus asah meliahat penjaga yang berjalan keluar altar.
Simon berteriak ke arah penjaga.
"Penjaga. Apa yang kalian lakukan? Kenapa kalian mengabaikan dia.
Heeeeeii penjagaaaaaa, tangkap dia"
Penjaga altar mengabaikan Simon, dan terus berjalan tampa berbalik sedikit pun.
Tobi yang melihat kejadian ini tertawa melihat simon yang pucat karena takut.
Tobi berkata kepada simon.
__ADS_1
"Apa kah ini pemimpin aliansi guild yang berani mengusik harimau tidur.? Melihat wajahmu yang ketakutan, kamu sama sekali tidak cocok untuk jadi pemimpin. Aku jadi tidak bersemangat bermain-main dengan mu.
Aku memberikan kalian kesempatan terakhir, keluar dari kota sky atau kembali menjadi level nol..!!?"