Player Game

Player Game
berpisah


__ADS_3


Kediam keluarga arif.


Berkumpul bersama keluarga adalah hal yang sangat indah, itu yang selalu ku inginkan.


Disisi lain, aku harus berpisah dengan keluargaku karena sebuah janji, untuk tidak meninggalkannya.


Bersamanya aku bisa memberikan kehidupan yang layak, untuk keluargaku tercinta.


Entah apa yang kurasakan hari ini.


Saat bersama keluargaku, aku rindu akan senyumnya. Tapi sesaat kurasa diri ini tak pantas merindukannya.


Tak lama kemudian dia yang kuharapkan menghubungiku.


"Halo... tobi kamu di mana? Kenapa kamu pergi tidak memberi tahu siapapun."


"Ahhh. Maaf violet, aku lagi di rumah keluargaku"


"Ok. Tunggu aku di sana"


Hanya selang beberapa menit waktu violet menghubungi ku, dia sudah tiba dengan mobil sedan hitam dan pengawalnya. Dia turun dari mobil dan berjalan dengan cepat ke arahku yang sudah menuggu di pintu masuk, sambil mengoceh


"Kenapa kamu tidak bilang kamu kluar game. Kenapa kamu tidak bilang kamu ingin pulang. Kamu sudah 3 hari tidak ada kabar di dunia game"


Tiba-tiba violet berlari ke arahku sambil menangis dan berkata.


"Hig..hig..aku khawatir kepadamu. Aku takut terjadi sesuatu padamu. Jangan tanya aku kenapa mencemaskan kamu, ini hanya ingsting wanita"


Dia melapas pelukannya dan menghapus air matanya. Aku mengajaknya masuk bertemu orang tuaku dan mengenalkannya.


"Ayah perkenalkan ini violet, dia adalah te..."


Violet tiba-tiba memotong pembicaraanku.


"Aku tunanganya arif"


Semua orang terkejut mendengar violet.


Orangtuaku tidak menyangka aku akan begitu cepat bertunangan. Orangtuaku sangat bingung dengan apa yang terjadi, semuanya serba tiba-tiba. Aku brkata ke violet.


"Apa yang kamu katakan barusan serius"


"Sambil terseyum dia memeluk lenganku"


Setelah pertemuan singkat dengan orangtuaku, aku dan violet pamit dan kembali.


"Violet, aku bingung dengan semua ini. Aku tidak terbiasa dengan hubungan yang rumit"


"Arif. ini untuk masadepan kita, buang rasa tidak nyaman itu. Kita harus bisa berdiri sendiri. Aku berencana menghabiskan tabunganku untuk membuat perusahaan baru dan menguasai banyak sumberdaya. Sedikit lagi aku bisa meninggalkan keluarga ku."


Aku berkata kepada violet


"Kamu butuh uang berapa?"


Lalu violet menjawab


"Aku sudah cukup merepotkan mu. Biarkan aku yang mengurus di luar, kamu harus fokus ke dalam game"


"Tidak.. kali ini kamu yang harus mendengarkanku. Beli semua gedung dan perusahaan milik ayahmu agar mereka tahu siapa yang menolong siapa. Tolong hitungkan berapa jumlah 1jt koin emas jika di tukarkan"


Violet terkejut dan menahanku,


"Jangan gegabah menjual koin sebanyak itu terlalu mencolok. Lagi pula kita butuh koin untuk membangun kota kita."


Dengan semangat aku berkata.


"Baiklah. Kapan kamu ingin mebeli perusahaan milik ayahmu?"


"Secepatnya"


"Satu mingu bersiap-siaplah."


Setelah berbicang-bincang, kami tiba di gedung dan bergegas ke kabin game dan login.


Violet sibuk mengurus pemain baru dan pengeluaran guild. Anggota inti guild miracle sekrang di bagi menjadi 10 team, masing-masing memiliki komandan yang hebat. Mereka telah di latih fisik di dunia nyata, bahakan mereka bisa solo melawan boss 5 tingkat di atasnya.


Aku berjalan ke ruang menempa, dan membuat equip sebanyak mungkin.


Ke esokan harinya, aku keluar dari ruang menempa, "aku merasa tubuhku kaku sekali. Sepertinya aku butuh berkeliling sebentar"


Di perjalanan, aku melihat begitu banyak pemain berkeliaran. Di bukota sekarang ini jadi pusat berkumpulnya pemain indipenden dan pemain guild. Aku melihat dari ke jauhan, ada beberapa pemain dari guild miracle yang di kerumuni banyak pemain indipenden. Aku mendekati mereka dan mencari tahu apa tujuan mereka berkumpul.


Mereka tidak akan mengenaliku di balik jubah yang sering aku gunakan, sekalipun aku memperkenalkan diri mereka tidak akan tahu, di luar dari pemain inti miracle mere hanya tau 10 komandan saja.


Aku mendengarkan perbicangan anggota miracle yang menyatakan, bahwa guild miracle bersedia membeli item langka pemain, berapapun jumlahanya, bahkan miracle tidak berhenti merekrut pemain. Pendirinya sangat kaya bahkan memberika gaji di atas standar.


Setelah mendengar percakapan pemain miracle, aku kembali mengatur barang yang kubutuhkan untuk persiapan menangkap tambang kelas menengah.


Menurut ingatan dewa, tambang ini menghasilkan kristal hitam yang berlimpa, ini dapat berfungsi menopang komsumsi cristal hitam kota guild. Tujuan kami mengincar tambang, karena tambang kristak ini satu-satunya yang berada di lokasi monster level rendah. Jika kami berhasil, kami hanya perlu mencari emblem izin membangun kota


Setelah mengatur barang yang ku butuhkan, aku mengganti equip lamaku dengan equip lv 30 set dark gold, set ini menambah daya tahan stamina pemain dan dapat menyerap 50% kerusakan yang di timbulkan moster.

__ADS_1


"Akhirnya 5 komandan dan pasukan inti lainya tiba. Waktunya moster miracle beraksi"


Angga: guardian lv 31


Rena: witch/elemental api lv 32


Violet: berserker lv 32


Voo:cleric/raja petir lv 31


Blezz: arcer lv 32


Aku mebagikan equip lv 30 dan item untuk mereka. Mereka sangat senang dan terkejut, karena salah satu equip yang mereka terima adalah unique.


Unique adalah barang langka yang merka tidak pernah lihat, dan tobi membagikannya dengan santai.


Angga bertanya.


"Apa ini tidak berlebihan, kenapa bukan kamu yang mengukannya, aku merasa tidak pantas"


"Kalian komandan team inti, harus kuat, kalian hanya bisa di setarakan dengan 5000 pemain elit perkomandan. Jadi dengan equip ini kalian harus bisa meperlihat kualitas kalian. Kita tidak akan kuat jika hanya mengadalkan jumlah, utamakan kualitas dari pada kuantitas."


Semua serentak menjawab "baiklah"


Aku membawa 100 team menuju area lv 30 yang bernama hutan mati, menggunakan skill kalung portal. Kami tiba di perbatasn hutan mati, dan mengecek keadaan lalu melanjutkan perjalanan.


Sambil berjalan aku menyuruh assassin rio untuk memeriksa lokasi tujuan kita.


"Rio. Tolong periksa keadaan di dalam gowa"


"Baik ketua"


Tak lama kemudian rio meberi kabar di obrolan.


"Ketua. gowa kosong, hanya ada 1 moster, dan itu boss dunia lv 35"


Menurut ingatan dewa gowa ini hanya di penuhi monster tengkorak lv 30 dan boss tingkat master,


"Kenapa tiba-tiba jadi boss dunia, apakah setiap pertama kali memasuki area terlarang akan sulit. Ini makin seruh"


"Rio pertahankan posisi mu, laporkan setiap perkembangan moster. Kami menujuh ke arahmu"


"Baik ketua"


Saat team melangkah masuk, kami mulai merasakan tekanan dari aurah moster yang menindas, kami berusaha melawan dan akhirnya kami melihat seperti apa boss dunia.


Tingginya sekitar 15 meter dan memiliki tanduk di kepalanya, setengah badanya ular, setengah lagi mirip manusia.


(Medusa) (grend master) lv 35


Boss dunia adalah mahluk yang melindungi area terlarang, mereka ada beberapa di area terlarang di setiap benua.


Normalnya boss ini hanya bisa di hadapi pemain T2 lv 50, bahkan T2 akan kesulitan melawannya, karena boss dunia memiliki pertahanan luar biasa kuat dan akan memulihkan hpnya 10% tiap 1 menit.


Kerusakan yang harus di timbulkan pemain 1jt lebih permenit


"Tiga orang MT maju, usahakan hindari serangan monster"


Angga maju, menarik perhatian medusa.


Peng..


Angga terkejut serangan nya sangat cepat, angga terdorong sekitar 2 meter dan muncul tanda di atas kepalanya


-20.000


Hp angga yang 85ribu lebih dan pertahanan yang tinggi, tetap saja menerima kerusakan sebanyak 20rb.


Tak lama setelah itu hp angga kembali terisi penuh berkat cleric.


Angga mencoba lagi dan lagi, dia terus terdorong dan akhirnya dia menangkap serangan biasa monster, dan hpnya hanya berkurang sedikit.


Tobi mulai mengatur serang setelah angga berhasil mempelajari arah serangan monster.


Tobi mulai bergerak di sisi kiri moster dan mengicar titik vitalnya.teknik pedang.


Sabit dewa angin


Zing.. zing...


Ribuan angin berbentuk sabit raksasa mengenai bagian perut monster dan muncul di kepala monster


-120.000


Medusa tidak merasakan apa-apa terkena teknik dewa. tobi heran, seberapa tebal kulit moster ini.


Aku mencoba melancarkan serangan biasa, hanya menimbulkan kerusakan kecil -10.000.


"Ini agak sulit hanya seranga teknik yang bisa menimbulkan kerusakan besar ke monster, tepapi teknik pedang hanya bisa ku gunakan sebanyak 10x jika lebih dari itu aku bisa kehabisan stamina. Kalau cuman ini pilihanya, akan kulakan"


"Dengarkan aku semuannya, simpan skill terbaik kalian, jika boss terluka parah kalian baru bisa menggunakannya. Ingat itu"


Aku mengeluarkan aurah dewa dan mengukan api suci. Aku berlari ke samping dan tiba-tiba medusa melihatku. Mucul tombal di tangannya, dia melemparkan ke arahku.

__ADS_1


Peng..


Aku berhasil menghingdar dan tombak menggores pedangku, mengeluarkan percikan api dan suara yang menyakiti gendang telingahku.


Ziiiiiiiiiiinggg


Tanganku bergetar hebat dan tak bisah ku kontrol. Medusa melempar tombak lagi ke arah ku..


Semua anggota guild berteriak.


"Awas ketua"


Aku mengaktifkan buff power, semua satusku naik 50%, dan melompat menghindari tombak.


Sesat aku berfikir secepat apa gerakan tombaknya, bahkan aku tak sempat melihat gerkannya, di saat semua yang ku lihat melambat. Dia benar-benar cepat.


Jarak tombak mulai mendakat, gerakan cepat dan reflek aku sudah meningkat pesat, tetapi aku msih kalah cepat. Aku menahan pedang dengan dua tangan yang ku tempelkan di bagian tubuhku yang di incar tombak.


Peng..


Duarrrrrrr


Suara yang di awali tabrakan tombak, lalu di ikuti suara seperti meteor yang jatuh ke bumi.


"Tobi" teriak violet yang cemas..


Tak lama setelah itu, tombak yang tertancap di batu terlempar ke arah medusa, lalu di ikuti tobi yang berlari secepat tombak.


Setelah berda di jarak 100 meter tombak di tepis oleh medusa, tetapi dari belakan tombak mucul suara teknik dewa pedang.


Sabit dewa angin..


Sabit dewa angin..


Sabit dewa angin..


Sabit dewa angin..


Tobi menggunakan teknik pedang sampai memcapi batas nya.


Anggota gulid terpaku melihat ke ahlian tobi yang seorang diri membuka cela untuk kemenangan seluruh team.


Tampa mereka sadari tobi mencoba melewati batasnya, dengan menggunakan kedua buff powernya untuk meningkatkan berkali-kali lipat kerusakan tekniknya.


Tobi mencoba tampa tau efek sampin mengukan skill buff power 2x. 1x buff power sudah akan memberikan kekuatan yang besar, tetapi jika 2x akan ada efek samping dari buff tersebut kecuali fisiknya sudah terbiasa dengan kekuatan sebesar itu.


Tubuh tobi akan lumpuh total selama beberpa jam, di tambah dengan efek kehabisan stamina, akibat mengunakan teknik pedang yang berlebihan.


Medusa terkena serang telat dari teknik pedang tobi sebanyak 10x dan menderita luka mengnga-nga.


-200.453(kritis!!)


-180.601


-220.030(kritis!!)


-200.680(kritis!!)


-160.040


-213.335(kritis!!)


-174.381


-279.342(kritis!!)


-324.674(kritis!!)


-357.865(kritis!!)


Medusa berteriak keras karena efek dari teknik pedang sangant fatal baginya.


Medusa kehilangan 15% hp.


Medusa tiba-tiba mebuka mulutnya mengeluarkan cahaya yang menyilaukan.


Tobi berteriak.


"MT mundur. Cleric sembuhkan aku dan semua keluar dari gowa ini.."


Violet teriak ke tobi


"kamu juga harus keluar"


"Tidak cahaya ini akan membunuh kita semua jika tidak ada yang menahanya"


Angga menarik violet dan berkata ke violet dan tobi.


"Kami tidak mungkin mendengarkan perintah tobi jika tidak yakin kepada pilihanya. Tobi aku percayakan sisanya kepadamu dan cepat kembali"


"Baiklah sahabatku"


Semua anggota guild miracle berlari keluar, dan cahaya itu meldak di mulut medusa, cahaya mulai mendekari tobi lalu dia melihat waktu buff nya sisa 5 detik. Tobi berusa keras menahan cahaya yang mulai mendorongnya sampai ke mulut gowa. Tobi teriak dan menggukan semu yang dia miliki..

__ADS_1


"Haaaaaaa"


Lima detik berlalu..


__ADS_2