
Setelah semua item terbagi.kami bergegas kluar menggunakan teleport instan.
Kami tiba di kota ruins dan bersiap-siap pindah ke ibukota SKY..
Aku mempersiapan barang-barang yang kami butuhkan di perjalanan ke kota sky. Setelah mengumpulkanya, aku memberi tahu ke semua anggota guild, agar semua berkumpul di gerbang kota dan menggunakan jubah, agar kita tidak kelihatan mencolok. dengan level kita yang meningkat pesat dalam beberapa hari, kita akan jadi pusat perhatian.
Ini akan jadi perjalanan jauh dan melelahkan.
Kita akan menggunakan transportasi darat, untuk menghemat biyaya perjalanan.
Akan memakan waktu 3 jam perjalanan untuk sampai di tujuan. Semoga perjalanan kita lanca-lancar saja.
Setelah semua berkumpul di gerbang kota. kami menuju ke tempat penyewaan terasportasi darat, dan menyewa beberapa karavan.
"Halo tuan. Apa ada yang bisa saya bantu."
Ucap NPC.
"Yah saya membutuhkan beberapa karavan untuk 50 orang".
"Ok tuan kami akan menyediakannya. Tunggu sebentar tuan.."
Tak lama kemudian, datang segerobolan orang ke penyewaan karavan.
"Pak tua"..
"Aku ingin menyewa karavan untuk 100 orang. Sediakan cepat. Bentaknya, pria besar ber otot yang membawa pedang besar di punggungnya."
Setelah NPC itu keluar. Pria besar ini ingin merebut karavan kami. Aku menegur pria itu.
"Bro itu karavan kami, jadi tolong serahkan"
"Apa.. apakah aku tidak salah dengar?
Apa kalian ingin mati?"
"Sekali lagi aku bilang tolong berikan karavannya.."
"Hahahaaa..
Klo aku tidak mau, kamu mau apa haaa."
Tampa basa-basi aku menarik pedang ku, dan menebas leher pria besar itu. Dia tumbang tampa bisa membalas.
Semua orang tercengan melihat ku, hanya sekali tebas berserker lv 10 mati..
Sebesar apa kekuatan orang ini.
Taklama kemudian teamnya serentak berteriak.
"Serang mereka, jangan beri ampun."
"Mati kau."
Aku berlari ke arah mereka dan menggunakan teknik sabit dewa angin.
__ADS_1
Dalam sekejap 100 orang tewas, terkena cabikan ribuan pisau angin..
Semua team terkejut dengan teknik yang ku gunakan.
"Angga bertanya. Apa yang kamu gunakan barusan?
Apakah itu skill?
Itu sangat kuat."
Aku hanya tertawa mendengarnya..
Taklama kemudian datang penjaga NPC.
Tiba-tiba kakek itu berteriak, menyuruh kami pergi dengan segera. Kakek itu berfikir bahawa penjaga yang datang ingin menangkap ku, karena aku membunuh pemain..
Tetapi dugaan kakek itu salah.
(Penjaga kota) lv 50
"Tuan dewa apakah ada sesuatu yang bisa saya bantu."
"Tidak ada. hanya mereka semua mencoba mengganggu ku"
"Baiklah tuan. aku akan mengurusnya"
"Silahkan"
Semua orang yang melihat kejadian barusan, terkejut sambil menganga.
Baru kali ini ada NPC memberi hormat ke pemain yang berlevel rendah.
"Apakah dia bangsawan.?
Tetapi dia memiliki tanda di atas kepalanya, Itu membuktikan dia pemain."
Violet mengirimkan pesan. "Kamu sangat hebat, tujuan kamu pasti ingin meningkatkan reputasi guild dan moral angota kita. Haha.."
Tak lama kemudian aku berteriak ke orang-orang.
"Perhatikan ini.".
"Ini akibat orang yang berani menantang guild kami MIRACLE."
"Bagi siapa yang berani mengusik kami, maka akan kami hapuskan mereka."
Semua anggota guild teriak "yeahhhh. Horeee"
Sedangkan orang yang menonton, ketakutan smbil mengucurkan keringant.
"Apa? Mereka anggota guild..
Apakah mereka masi membuka lowongan!!
Aku ingin masuk keguild ini, mereka semua pasti kuat-kuat."
__ADS_1
"Aku dengar mereka hanya merekrut talenta muda, dan standar rekrutnya sangat tinggi.
Untuk kita pemain yang lemah tidak akan lulus tes."
Setelah kami membereskan semua masalah.
Kami bergegas ke karavan, dan menuju ibu kota.
cerita di balik perjalanan ke kota sky
di perjalan aku banyak bercerita dengan violet.
aku meceritakan kehidupan ku yang sulit.
"aku berasal dari keluarga miskin, bahkan untuk makan kami harus berbagi.
biasanya kami cuman makan 2x sehari, itu pun kalau ayah bawa uang."
violet dengan muka sedih menjawab.
"jadi klo ayah mu tidak bawah uang, kalian tidak makan?"
"iya"
violet menarik ku lalu memeluk dengan erat.
dia meneteskan air mata sambil bicara.
"Aku akan mengirim bawahan ku ke rumah orang tua mu. mereka harus hidup layak sekarang, karena anaknya sudah menjadi orang sukses."
"nyonya, jangan tarlalu berlebihan membantu ku, aku bisa membatu keluarga ku sendiri, aku tidak ingin merepotkan nyonya"
"tidak.tidak"
"jangan menolak, ini bukan apa-apa. aku sudah menganggap kamu adik ku, jadi tolong terima"
"teriam kasih nyonya"
"jangan pangil aku nyonya aku masih muda, usiaku baru 22 tahun. umur kamu berapa?"
"umur ku sekarang 18, tetapi jika anda tidak ingin aku yang lebih mudah, aku akan menggatinya dengan 23.hahahaa"
"maksut kamu?"
violet tersipu malu. di balik dirinya yang kelihatan dewasa, dia ternyata masih sangat muda. aku berfikir dia tidak memiliki sifat lembut dan pemalu"
"maaf ya violet, aku tidak bermaksut mengoda mu tapi.."
tiba-tiba violet menutup mulut ku dengan jarinya dan berbicara dengan lembut.
"aku tidak apa-apa dengan kamu yang seperti ini. jangan perna cabut kata-kata mu barusan"
violet terseyum manis di depan ku..
**Buat para pembaca tolong berikan suportnya.
__ADS_1
dengan cara, like, koment, isi rating bitang 5 dan vote.
terimakasih**