
Selama perjalanan ke kantor Jaehyun, sepanjang perjalanan kalain berdua tidak berenti mengobrol, kadang Jaehyun menggoda Dinda dan sebaliknya Dinda juga menggoda Jaehyun sampai-sampai membuat kedua pipi Jaehyun memerah
Setelah sampai di kantor Jaehyun kalian berdua turun dan Dinda mengikuti Jaehyun dari belakang padahal Jaehyun sudah menyuruh nya untuk berjalan di sampingnya
Ucap Jaehyun tiba-tiba saat sampai ruang tunggu "kamu mau ikut ke ruangan aku atau nunggu di sini aja? " Tanya Jaehyun
"di sini aja om, aku mau liat-liat kantor om" Ucap Dinda sambil duduk disalah satu kursi di ruang tunggu tersebut
"yasudah kalo gitu, kalo ada apa-apa langsung hubungi aku" Ucap Jaehyun
"siap laksanakan " Ucap Dinda sambil hormat, Jaehyun yang melihat Dinda begitu tertawa dan mengusap kepala nya dengan lembut
"kalo gitu aku pergi ke ruangan aku dulu ya, aku gak bakal lama kok" Ucap Jaehyun yang masih mengelus rambut panjang Dinda dan melangkah pergi
"astaga baper gue,ini jantung kenapa lagi" Ucap Dinda sambil memegang dadanya yang berdetak dengan kencang
Dinda akhirnya mengelilingi kantor Jaehyun dengan tenang, tetapi saat melewati perempuan yang sedang mengobrol dan topik pembicaraan nya adalah dirinya
"ohh dia yang tadi turun dari mobil pak Jaehyun? "
"iya dia, kampungan banget gayanya"
"bener, jelek lagi"
Dinda yang panas pun langsung melabrak mereka dengan santai "permisi tante kalo mau ngomongin orang itu langsung di hadapannya jangan dari belakang " Ucap Dinda masih tenang
"upps merasa ya, padahal kita gak ngomongin anda" Ucap salah satu perempuan tersebut tersenyum smirk
"dan apa tadi kamu bilang tante, heyy saya ini bukan tante kamu ingat" Ucap perempuan tadi
"oh ya yah, gue juga ogah kali kalo om gue nikah sama lo pada, terus yang tadi bilang kalo dandanan saya norak kok gak ngaca ya padahal dandananya lebih norak dari saya" Ucap Dinda memanasi perempuan tersebut dan tersenyum smirk
"jaga yang ucap kamu, ini tu namanya gaya modern jaman sekarang " Ucap perempuan satunya dengan emosi
"gaya dari mana, lebih bagus gaya saya di banding kan kalian semua " Ucap Dinda sambi tersenyum smirk
"alah palingan yang lo pakai palsu semua dan uangnya dari hasih jual diri, upss! " Ucap perempuan tadi dan tertawa
"iya bener lo kan ****** jadi harus narik perhatian orang biar dapat uang " Ucap perempuan yang pertama tadi
Didna mendengar ucapan mereka pun menahan amarah, mereka belum tau aja kalo anak Mama Anita sama Papa Jaerim marah kayak gimana keluar semua jurus nya
"iya dong gue harus cantik biar menarik perhatian orang dan oh iya ingat ****** itu harganya mahal dari pada kalian cabe cabean yang gak ada harga sama sekali" Ucap Dinda dan membuat mereka bertiga marah
"jaga ya ucapan lo gak di ajarin sopan santun sama orang tua lo!! oh iya saya lupa gimana mau diajarin sama orang tua nya aja sibung ngejalang!! " Ucap perempuan itu yang bernama Clara
Plak
Dinda menampar pipi perempuan yang bernama Clara itu dengan sangat kencang sampai sampai membuat Clara itu terjatuh ke bawah
__ADS_1
"jaga ucapan lo wanita murahan, lo boleh aja ngehina gue tapi jangan pernah ngehina orang tua gue " Ucap Dinda berjongkok dan mencengkeram leher Clara dan membuat perempuan itu sesak nafas
"ehh lo lepasin tangan kotor lo dari temen gue" Ucap perempuan lainnya sambil menarik tangan Dinda dan menahan kedua tangan Dinda
Dinda yang kesal pun langsung menarik balik kedua tangan perempuan tersebut dan mendorong mereka ke arah Clara yang sudah terjatuh dan sudah hampir kehabisan nafas
Plak
Tiba-tiba Clara menampar pipi Dinda yang sudah berdiri
Dinda yang ditampar pun meludah ke arah samping dan Dinda dapat melihat dara waktu dia meludah tadi
Dinda menatap Clara dan antek nya dengan tajam dan Dinda tiba-tiba menonjok pipi Clara dan membuat nya terjatuh kembali
"lo udah gila ya, gue bakalan gue aduin lo ke pak Jaehyun" Ucap salah satu teman Clara sambil membantu Clara berdiri
"silahkan lo adui gue ke Om Jaehyun gue gak takut!! " Ucap Dinda sambil memandang mereka dengan sinis
"udah telepon aja pak Jaehyun biar dia kenah marah" Ucap temannya Clara
"telepon aja, palingan lo bertiga yang bakalan di pecat dan gue jamin lo bertiga gak bakal dapat pekerjaan di manapun lo kalo bakalan ngelamar perkerjaan" Ucap Dinda dengan santai
"siapa lo emangnya, dasar orang miskin gak tau diri" Ucap Clara
"mau tau gue siapa? jangan deh nanti lo bertiga bakalan mohon-mohon maaf sama gue lagi" Ucap Dinda menatap remeh ke arah mereka bertiga
"ah masa sihh? Aduh takutttt" Ucap Dinda sambil meledek mereka bertiga dan membuat Clara kesal
Clara hendak melayangkan tangannya ke arah pipi Dinda lagi dan hendak menampar nya tapi sebelum itu terjadi Jaehyun sudah menahan tangan Clara dengan kencang
"Clara apa yang mau anda lakuin? " Ucap Jaehyun datar
Jaehyun menatap ke arah Dinda dan melihat sudut bibir Dinda membiru dan ada sedikit dara yang sudah mengering
"Dinda itu pipi kamu kenapa? Siapa yang ngelakuin
"urus ada mereka dulu" Jawab Dinda Santai
"Pak Jaehyun dia menampar pipi saya dan menonjok pipi saya sampai sampai membuat saya terjatuh " Ucap Clara dengan genit dan membuat Dinda menatap jijik melihat nya
"jijik banget gue " Ucap Dinda pura-pura akan muntah
"Dinda apa bener yang di ucap oleh Clara" Tanya Jaehyun sambil menatap Dinda tajam dan Clara beserta temannya yang melihatpun bersorak gembira
"kalo iya kenapa? " Ucap Dinda tak kalah tajam menatap Jaehyun
"tuh kan bener apa yang saya bilang pak, dia itu kurang aja banget, emang dasar ****** kayak gitu" Ucap Clara menghina Dinda dan tentu saja membuat Jaehyun murka
"apa yang kamu bilang tadi? ****** ? " Tanya Jaehyun nada bicara yang datar
__ADS_1
"iya pak dia itu ****** yang gak di ajari sopan santun dan orang tuannya pasti ****** juga" Ucap Clara dengan percaya diri
Bugh
Lagi-lagi Clara mendapatkan pukulan dipipinya
"gue udah bilang jangan pernah menghina kedua orangtua gue, *******!! " Bentak Dinda dengan kasar dan hendak meninju lagi rahang Clara
Dengan cepat Jaehyun menahan Dinda
"Dinda udah, aku gak mau tangan kamu jadi kotor gara-gara mukul dia "Ucap Jaehyun memeluk Dinda dari belakang dan menenangkan Dinda
"BERANINYA KALIAN BILANG KALO ORANG TUA DIA ******!! DAN MULAI SEKARANG KALIAN BERTIGA SAYA PECAT SECARA TIDAK HORMAT " Bentak Seungwoo dengan keras
Clara dan teman nya langsung terdiam tidak bisa bicara lagi
"lo bertiga mau tau kan gue siapa? gue Dinda Danita Cleo anak dari Song Jaerim Seorang CEO di bidang properti terkenal di seluruh ASIA bahkan seluruh dunia dan mama gue yang lo bilang ****** itu namanya Anita Cleo seorang CEO kecantikan yang paling terkenal di korea, jadi ucapan gue tadi bakalan terjadi lo bertiga gak bakal dapat perkerjaan di korea dan lo juga gak bakal bisa bekerja menjadi ****** sekaligus pun karena lo bertiga bener-bener lebih rendah dari ******!!!" Jelas Dinda dengan emosi sambil meninggalkan lorong tersebut
" mangkanya kalo punya otak itu dipakai" Ucap Jaehyun dan langsung menyusul Didna, meninggalkan Clara dan temannya yang sedang menangis menyesali ucapannya tadi
"gara-gara lo kita berdua kena pecat juga" Ucap Salah satu teman Clara
Dengan cepat Jaehyun berlari menyusul Dinda yang terlihat berlari ke arah luar perusahaan nya
"Dinda, heyy tunggu dulu " Ucap Jaehyun menarik tangan Dinda dengan lembut saat posisinya sudah dekat dengan Dinda
"apa lagi sih om saya mau pergi " Ucap Dinda sambil menghempaskan tangan Jaehyun dengan kasar
"maaf gara-gara aku kamu jadi berantem kayak tadi dan seharusnya tadi aku maksa kamu aja untuk ikut aku aja keruangan aku dan gak bakal terjadi hal kayak tadi" Ucap Jaehyun dengan penu sesal
"udah deh om jangan buat saya keinget lagi sama muka mereka " Ucap Dinda sambil menghela nafas kasar
"iya aku gak bakal bahas mereka lagi, kamu jangan marah ya sama aku,kan aku udah pecat mereka bertiga kamu tadi juga denger" Ucap Jaehyun
"saya kesel om, saya marah kalo ada orang yang ngehina kedua orangtua saya om, saya bener-bener gak terima" Ucap Dinda sambil terisak menangis
"jangan nangis dong Dinda aku gak suka liat kamu nangis" Ucap Jaehyun sambil mengusap air mata yang keluar dari kedua mata Dinda
"ayo kita ke pergi keparkiran mobil biar aku antar kamu ke kampus " Ucap Jaehyun
"gak mau, aku gak mau ke kampus aku udah terlalu kesel sama mereka " Ucap Dinda merajuk kepada Jaehyun tanpa sadar
"iya-iya kita gak ke kampus, kamu maunya ke mana? " Tanya Jaehyun dengan lembut
"es krim, aku mau es krim" Ucap Dinda sambil mengerucut kan bibir dan membuat Jaehyun tambah gemas melihatnya, es krim adalah makanan yang bisa membuat mood nya menjadi bagus lagi
"yaudah ayo kita beli es krim" Ucap Jaehyun sambil berjalan ke parkiran mobilnya dan setelah itu pergi ke kedai es krim
Dan sebelum pergi tadi Jaehyun sempat mengobati luka akibat tamparan dari Clara tadi
__ADS_1