
jangan lupa buat kommen, like, vote yaaaaa
Makasih buat yang udah baca cerita ini 🙏😊😊
.
.
.
.
.
Setelah mendapatkan informasi tentang Dinda Jaehyun langsung membuka map yang diberikan oleh anak buahnya yang di suruh nya tadi, dan Jaehyun tersenyum saat melihat foto kamu yang terpasang di halaman depan map tersebut
*Dinda Danita Cleo gadis cantik yang sering dipanggil Dinda itu adalah anak dari salah satu pemilik perusahaan properti terkenal di korea bukan hanya di korea tapi di seluruh ASIA maulun internasional
Ayah Dinda adalah pemilik perusahaan tersebut dan merangkap sebagai seorang CEO ternama di ASIA dan ibu Dinda adalah pemilik perusahaan kecantikan terkenal di ASIA dan seorang perancang busana yang paling terkenal didunia yang sering di pakai oleh artis hollywood.
Dinda Danita cleo merupakan anak satu-satunya dari pasangan Kim jearim dan Anita Cleo
berikut fakta -fakta Dinda Danita Cleo:
Dinda Danita Cleo lahir di Los Angeles, 12 januari 1999
Sangat dimanjakan oleh kedua orangtuanya karena anak satu-satunya dari pasangan terkenal dengan kekayaan nya ini
Memiliki sahabat bernama: Jennie, Lisa , Irene,Taeyong dan Jeno
Tidak suka di atur kecuali kedua orangtuanya
Seorang Fangirl garis keras dan paling tinggi suka kalo ada yang menjelekkan idol yang iya suka
Memiliki satu mantan, putus karena tidak mau LDR dan masih saling mencintai
Alamat rumah di salah satu perumahan mewah di korea, yang bahkan banyak di huni oleh idol/artis korea selatan
Nomor telepon +82 *******
Akun instagram : DindaCleo
paling pintar di bidang masak memasak, dan paling tidak suka kalo makanannya dibilang tidak suka, Dinda lebih menerima kalo makanannya langsung dibuang daripada di komen tidak enak*
__ADS_1
Setelah selesai membaca map tersebut Jaehyun langsung menutup map tersebut dan meletakkan nya di atas meja kerjanya.
"ternyata kamu anak dari salah satu teman bisnis aku baby, aku jadi mudah untuk mendapatkan kamu" Ucap Jaehyun dan melangkah melangkah pergi meninggalkan ruangan nya dan pergi entah kemana
****
Dinda dan para sahabat nya sudah pindah tempat untuk memgobrol yang tadi ada di taman fakultas dan sekarang ada di cafe tempat kalain biasa kumpul.
"jadi itu alasan lo selalu buru-buru? " Tanya Irene
"iya,gimana gue gak pusing kalo dia bilang kayak gitu" Jawab kamu memijit pelan pelipis
tiba-tiba ponsel Dinda berdering menandakan ada yang menelpon nga dan ternyata mama kamu yang menelpon langsung menyuruh teman teman mu untuk diam.
*via telepon
"hallo ma kenapa? "
"enggak, kamu dimana? "
"aku lagi di cafe biasa sama Jennie "
"sekarang kamu pulang ya "
"sebentar lagi ya ma, kan kemarin aku udah di rumah terus sekarang waktunya buat santai-santak"
"pokoknya kamu harus pulang sekarang ya"
"maksa banget sih, ada apa emangnya? "
"gak ada apa-apa kok, pulang aja ya"
"yaudah aku pulang* "
Setelah itu Dinda langsung mematikan telepon dan bergegas untuk pulang ke rumah
"mama Anita ya? " Tanya Lisa
"iya, gue pulang duluan ya nanti nyai tambah marah lagi" Ucap Dinda diakhiri bercanda
"yaudah sana pulang, hati-hati di jalan jangan ngebut bawa mobil nya" Nasihat Taeyong
"iya Taeyong bawel" Ucap Dinda dan pergi meninggalkan cafe
setelah kepergian Dinda, Jennie menatap heran ke Taeyong "lo suka ya sama Dinda ?" Tanya Jennie penuh selidik
Jennie tidak percaya dengan jawaban Taeyong" alah gak mungkin lo gak suka sama Dinda secara Dinda itu kan sahabat lo dari kecil banget" Sambung Jennie
"iya, bener kata Jennie persahabatan antara cowok dan cewek itu pasti salah satu nya ada yang suka" Ucap Irene
"beneran gue gak suka sama Dinda, gue udah anggap dia itu kayak saudara sendiri" Ucap Taeyong berbohong
*****
Sesampai di rumah tepatnya di halaman rumah ia langsung turun dari dalam mobil nya dan dapat melihat ada mobil yang tidak ia ketahui ter parkir di halaman rumah .
"mobil siapa tu? apa mungkin temen papa? " Gumam Dinda
Dinda melihat ada tukang kebun di rumah nya dan ia bernian bertanya kepada tukang kebun itu
"eh pak itu mobil siapa?" Tanya Dinda sambil menunjuk mobil yang tak ia kenal
"oh maaf,saya tidak tau non" Jawab tukang kebun itu
"oh yaudah makasih ya pak"Kamu yang penasaran langsung masuk kedalan rumah dan melihat pemilik mobil tersebut
Sesampainya di dalam rumah, dinda tidka mendapatkan seorang put di rumah nya
"Dinda yang cantik membahana pulang " Teriak kamu
Dinda dapat melihat mamanya sedang menuruni anak tangga dengan perlahan "adek jangan teriak-teriak,malu nanti didengar oleh teman bisnis papa? " Tanya Mama Anita
"ohh mobil yang ada di depan rumah ya ma? emangnya siapa sih temen papaitu kayak penting banget" Ucap Dinda
"penting banget anak mama tersayang udah sana kamu masuk kamar dan nanti turun lagi, mandi dan pakek baju yang bagus jangan malu-maluin mama sama papa" Ucap mama kamu
"iya, ribet banget sih mama" Jawab Dinda di akhiri gumaman
"mama denger sayang" Ucap mama nya dna Dinda langsung berlari masuk ke dalam kamar nya yang ada di lantai dan
(visual baju yang dipakai Dinda dan anggap aja gak ada tas nya)
"yaampun gue cantik banget sih " Ucap Dinda dengan pede menatap pantulan dirinya yang sangat cantik
saat sedang memutar mutar badannya Mama nya berteriak sanget kencang "sayang kalo udah langsung turun " Teriak mama kamu dari bawah
"iya ma" Ucap Dinda sambil berjalan menuju ruang tamu
__ADS_1
Saat sudah sampai di ruang tamu Dinda dikejutan oleh orang yang selama ini ia hindari
"lo kok om ada di sini sih!! ?" Teiak Dinda sambil menuju ke arah orang tersebut
Ya orang yang di bilang teman kerja orang tuannya itu adalah Jaehyun. Jaehyun menatap mata kamu dan dia tersenyum smirk yang membuat badan Dinda seketika merinding melihat nya.
"Dinda yang sopan dong" Tegur papa Jaerim
"ayo duduk dulu sini" Ucap mama Anita sambil menyuruh kamu duduk di sebelahnya
dengan malas akhirnya Dinda duduk disamping mamanya
"Sayang kenalin dia teman bisnis papa, Jung Jaehyun" Ucap papa Jaerim sambil mengenakan Jaehyun
"udah kenal, gak usah di kenali lago" Jawab Dinda dengan ketus
"oh udah salaing kenal ternyata ternyata " Ucap mama kamu
"iya, saya yang nolongin Dinda, waktu dia pingsan di club" Jawab Jaehyung. sambil menatap kamu
"kamu ngapain ke club? Kan udah papa bilang enggak usah pergi ke tempat kayak itu,papa gak pernah ngelarang kamu buat pergi kemana put tapi tidka tempat itu, kamu nakal boleh tapi jangan pernah ke tempat kayak gitu lagi" Marah papa Jaerim.
"ya aku kan ngehadirin pesta ulang tahunnya Jeno pa" Ucap Dinda sembari menudukan kepala takut
"awas ya kalo kamu ke sana lagi untung aja ada Jaehyun yang nolong kamu dan kalo orang lain yang nolongi kamu dan berniat jahat sama kamu kyaka gimana" Ucap papa Jaerim dan kamu hanya diam
"udah gak masalah kak, saya beneran ikhlas buat nolongi Dinda, lagian itu club juga punya saya" Jawab Jaehyun
"sana terima kasih sama Jaehyun" Suruh Mama Anita
dan dengan patuh kamu langsung menyalimi tangan Jaehyung dan mencium punggung tangan tersebut "makasih om udah nolongin" Ucap dinda
"sama-sama Dinda sebagai umat yang baik pasti harus saling tolong menolong" Jelas Jaehyun yang tersenyum kemenangan
Kamu hanya memutarkan kedua bola mata kamu saat mendengar ucapan Seungwoo yang menurut kamu gak jelas
****
Dinda dan Jeahyun sekarang sedang berada di taman belakang rumah Dinda dan duduk di salah satu bangku taman yang memang di siapkan oleh kedua orangtua nya
"kok om tau sih rumah aku? " Tanya Dinda dengan kesal
"apa sih yang enggak aku tau tentang kamu" Jawab Jaehyun sambil melihat ke arah kamu
"apaan sih om, nggak usah liat-liat" Ucap Dinda dengan ketus
"apa salahnya kalo saya ngeliat calon istri saya" Ucap Jaehyun dengan percaya diri
"dih ogah gue sama lo om" Jawab Dinda sambil berdiri tapi langsung di tahan oleh Jaehyun dan membuatnya kembali duduk di sebelah Jaehyun
"mau kemana sih, kamu duduk disini aja dulu temenin aku" Ucap Seungwoo sambil menarik kamu untuk duduk disebelahnya lagi.
"jangan ngeselin deh om, lepasin tangan om dari tangan saya" Ucap Dinda
"kalo saya nggak mau gimana? " Tanya Jaehyun
"ya om harus mau ngelepasin tangan saya lah" Jawab Dinda sambil mencoba melepaskan tangannya dari Jaehyun
"yaudah saya lepasin, tapi kamu jangan kabur" Ucap Jaehyun sambil melepaskan tangannya dari Dinda
"kayaknya aku beneran udah suka sama kamu bukan suka tapi cinta sama kamu dari waktu aku ngeliatin kamu mabuk di club waktu itu " Ucap Jaehyun tiba-tiba
"APA! OM UDAH GILA YA, INGET UMUR OM. UMUR OM UDAH 30 TAHUN SEDANGKAN GUE BARU 20 TAHUN" Teriak Dinda kencan saat mendengar ucapan Jaehyun barusan
"iya aku emang udah gila gara-gara kamu, apa salahnya coba kalo aku suka sama kamu, lagian bukan aku aja yang suka sama perempuan yang umurnya lebih mudah dari aku" Jawab Jaehyun santai
"udah deh om, om cari aja yang seumuran sama om" Ucap Oamu ketus
"tapi aku udah jatuh cinta sama kamu " Ucap Jaehyun menatap mata Dinda dengan tulus
Dinda dapat melihat ketulusan di mata Jaehyun tidak ada kebohongan yang dia liat di mata Jaehyun hanya ada ketulusan yang dia liat dan Dinda hanya diam tidak menjawab apa yang Jaehyun ucapkan tadi
"Dinda emang ucapan aku tadi terdengar bercanda oleh kamu, tapi aku beneran udah suka sama kamu malahan aku udah jatuh cinta sedalam-dalamnya sama kamu dan aku mau kamu jadi istri aku " Ucap Jaehyun dengan serius
"tapi om, kita itu baru kenal, dan saya juga masih cinta sama mantan saya" Jawab Dinda, rahang Jaehyun langsung mengeras dan mengepalkan tangannya saat ia mendengar kalo Dinda masih mencintai mantanya
"aku gak peduli kalo kamu masih cinta sama mantan kamu , dan aku udah minta izin sama kedua orangtua kamu dan mereka ngizini aku buat menjadikan kamu sebagai istri aku dan aku bisa berbuat apa pun yang aku mau, termasuk ngehancurin mantan pacar kamu itu!" Nada bicara Jaehyun datar dan dingin dan membuat Dinda takut
"aku mau pulang dulu dan aku tidak bercanda dengan apa yang aku bilang tadi, cepat atau lambat aku bakalan menikahi kamu " Ucap Jaehyun sambil melangkah pergi meninggalkan Dinda yang terduduk di bangku taman sendirian
.
.
.
.
jangan lupa vote, like dan komment
__ADS_1