
Saat posisi kalian dekat orang tersebut langsung menggenggam tangan Dinda dan menarik nya dengan kuat sampai membuat dirinya terstop
Dinda langsung berontak dan membalikkan tubuh nya ke arah orang tersebut
" LO SIAPA SIH! DARI TADI YA LO ITU NGIKUTIN GUE TERUS" Teriak Dinda Masa bodo kali orang tersebut bukan orang korea
Dinda sangat terkejut saat melihat orang yang menarik tangan nya melepaskan masker dan topi yang digunakan nya
****
"hai Dinda" Ucap orang tersebut sambil tersenyum menatap lembut kearah Dinda.
"kamu- " Ucap Dinda terpotong saat orang tersebut memotong ucapan nya.
"iya ini aku Cha Eunwoo mantan pacar kamu, kamu apa kabar? " Ucap orang tersebut sambil tersenyum
Dinda tidak percaya dengan apa yang dia lihat sekarang ini, orang itu adalah orang yang paling dia rindukan selama ini Cha Eunwoo mantan pacar nya, dan jangan lupa kalian putus cuma karena Eunwoo pindah ke negara Papa nya untuk melanjutkan sekolahnya dan kalian sama-sama tidak sanggup untuk LDR dan akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hubungan kalian.
Tanpa menjawab pertanyaan Eunwoo , Dinda langsung memeluk lelaki tersebut dengan sangat erat "aku rindu sama kamu" Ucap Dinda lirih dan air matanya menetes
"hey, jangan nangis sayang, aku juga rindu sama kamu. Sangat sangat rindu " Ucap Eunwoo membalas pelukan Dinda tak kala erat
"jangan pergi jangan pernah pergi lagi dari aku Eunwoo " Ucap Dinda menggelengkan kepalanya
"aku gak bakal pernah pergi lagi dari kamu Dinda" Ucap Eunwoo meyakinkan Dinda
"kamu kemana aja selama ini, kenapa gak pernah ngehubungi aku, padahal kamu udah janji sama aku buat saling komunikasi " Ucap Dinda terisak dan memukul punggung Eunwoo
"maaf sayang maaf, kamu boleh pukul aku sekeras mungkin" Ucap Eunwoo
Ini pelukannya enggak dilepas dulu aku capek lo dari tadi berdiri nungguin kamu" Ucap Eunwoo
"gak mau" Ucap Dinda menggelengkan kepalanya tanda tidak mau melepaskan pelukan tersebut
"aku mau ngejelasin kenapa aku tiba-tiba hilang dari kamu " Ucap Eunwoo menepuk nepuk punggung Dinda
"yaudah jelasinnya sambil berdiri aja" Ucap Dinda sesegukan
Chris menghela nafas saat Dinda tidak mau melepaskan pelukan tersebut " gak enak sayang kalo jelasin nya sambil berdiri, lepasin dulu ya pelukannya" Ucap Eunwoo lembut
"gak mau, nanti kamu pergi lagi" Tolak Dinda, seketika Dinda lupa kalo dia sudah ada Om Jaehyun yang jadi pacar nya
"terus kalo kamu gak mau lepasin, kita jalan nya gimana? " Tanya Eunwoo sambil mengusap rambut Dinda dan akhirnya Dinda melepaskan pelukan tersebut
"good girl" Ucap Eunwoo
"jangan pergi lagi ya" Ucap Dinda
"takut banget kalo aku pergi lagi"Ucap Eunwoo sambil menggenggam tangan Dinda
Kalian mencari tempat yang lumayan jauh dari toilet tadi dan restoran tempat Dinda dan teman-teman nya duduki tadi
Saat telah sampai di salah satu bangku taman yang ada di Disneyland Dinda langsung meminta penjelasan dari Eunwoo
"ayo jelasi ke aku" Ucap Dinda sudah berenti menangis tapi tapi Eunwoo masih dapat melihat bekas air mata di pipi Dinda
Eunwoo mengusap air mata Dinda dengan lembut dan setelah itu dia menggenggam tangan Dinda dengan erat
"aku jelasin ya, tapi jangan dipotong penjelasan aku" Ucap Eunwoo
"iya Eunwoo " Ucap Dinda
"maaf bukannya aku gak mau ngehubungi kamu selama ini, tapi keadaan memaksa aku buat gak ngehubungi kamu Dinda" Ucap Eunwoo
"loh kenapa? " Tanya Dinda memotong ucapan Eunwoo
"kan tadi aku bilang apa? Jangan potong ucapan aku sebelum aku selalu ngejelasin ke kamu" Ucap Eunwoo lembut
Eunwoo itu sikapnya selalu lembut tidak pernah kasar atau apalah itu, bukan hanya di Dinda dia bersikap lembut tapi ke setiap orang, emang bawaan lahirnya lembut jadi tidka bisa di ubah. Bahkan karena sikapnya yang begitu lembut itu bisa membuat semua wanita baper kepadanya
__ADS_1
"Maaf maaf yaudah lanjutin aja, aku bakalan diam dengerin cerita kamu" Ucap Dinda
" aku lanjut ya, perusahaan papa aku hampir bangkrut gara-gara orang yang gak bertanggung jawab dengan teganya korupsi dengan jumlah yang bukan main, aku mati-matian bantuin papa supaya saham perusahaan papa naik lagi dan alasan yang kedua hp aku jatuh terus kelindes mobil" Jelas Eunwoo dengan rinci sambil mengusap tangan Dinda yang ada di genggaman nya
"tapi sekarang perusahaan papa udah membaik ka" Tanya Dinda
"iya aku bersyukur banget perusahaan papa udah mulai stabil dan membaik" Ucap Eunwoo
"Terus kenapa kamu gak ngehubungi nomor aku dengan nomor kamu yang baru? " Ucap Dinda sambil cemberut
"maaf aku lupa nomor HP kamu " Ucap Eunwoo polos, Dinda tertawa mendengar penjelasan Eunwoo yang begitu polos tidak pernah berubah sama sekali itu yang ada di pikiran Dinda
"lucu banget sih, kenapa gak coba Dm aku di instagram? " Ucap Dinda mencubit kedua pipi Eunwoo sambil tertawa
"eh iya yah, kok aku bodoh banget, sumpah aku gak kepikiran Dinda maaf" Ucap Eunwoo menyesal
"gak masalah, yang penting kamu ada di sini sekarang " Ucap Dinda tertawa bahagia
"akhirnya aku bisa liat kamu ketawa lagi, kamu lebih cantik kalo ketawa dan aku gak suka liat kamu nangis" Ucap Eunwoo
"aku nangis juga gara-gara kamu kok, nangis terharu ini aku" Ucap Dinda
"eh tunggu dulu, berarti orang yang ngikutin aku waktu sarapan tadi itu kamu? " Tanya Dinda lagi menunjuk tepat di wajah Eunwoo
Eunwoo menurunkan tangan Dinda dari hadapannya" iya itu aku, awalnya aku gak percaya itu kamu tapi pas dilihat terus ternyata itu kamu, yaudah deh aku ikutin aja kamu sampai ke sini" Ucap Eunwoo
"kamu nakutin aja tau gak, kirain aku orang yang mau nyelakai aku" Ucap Dinda dan Eunwoo hanya tertawa
"kamu kok sendirian aja waktu ke toilet tadi " Tanya Eunwoo
"iya temen-temen aku nunggu aku di restoran de...astaga Eunwoo temen-temen aku pasti khawatir sama aku yang ngilang lama amat !" Dinda terpekik saat ingat sahabat nya masih menunggu dirinya
"yaudah ayo aku anter ke tempat sahabat kamu, tapi kamu tulis dulu nomor kamu di Hp aku" Ucap Eunwoo sambil memberikan Hp nya ke Dinda dengan cepat mengetik nomer nya
"udah ayo anterin aku ke temen-temen aku" Ucpa Dinda sambil menarik tangan Eunwoo
****
"astaga Dinda kemana sih, ke toilet aja kok lama amat udah hampir satu jam ini" Ucap Jennie
"tau tu anak, mungkin toilet nya ada di Afrika sana jadi jauh" Ucap Jeno bercanda agar suasana tidak terlalu tegang
Taeyong bergerak gelisah pasalnya ini udah hampir setengah jam Dinda gak kembali dari toilet
"gue cari aja lah" Ucap Taeyong berdiri dan menghadap ke arah samping tapi terhenti saat melihat sosok yang dia kenal datang dengan membawa pria
"Kenapa kok lo berhenti " Tanya Lisa yang melihat Taeyong berhenti berjalan
"iya kok berhen...siapa tu? " Tanya Irene yang lain hanya mengangkat bahu soalnya tidak terlalu jelas siapa yang Dinda gandeng itu
Dinda dan Eunwoo sudah sampai di depan teman-teman nha, Mereka sangat terkejut saat melihat orang yang Dinda gandeng adalah Eunwoo mantan pacar Dinda
"sorry ya lama" Ucap Dinda sambil menarik tangan Eunwoo untuk duduk di sebelah nya
Teman-teman Dinda menatap tidak percaya dengan apa yang mereka lihat sekarang
"siapa aja tolong pukul gue" Ucap Jeno
PLAK
Jennie memukul pipi Jeno seperti permintaan lelaki tersebut
"awss sakit, kenapa di pukul beneran" Ucap Jeno kesal
"loh kan emang lo yang minta di pukul " Jawab Jennie
"kalian gak mau nyambut Eunwoo gitu" Ucap Dinda
Eunwoo yang melihat itu pun menggelengkan kepalanya "masih inget sama gue ?" Tanya Eunwoo yang lain hanya menganggukkan kepala
__ADS_1
"ini beneran lo Eunwoo ? " Tanya Irene sambil membolak balikan waja Eunwoo
"kepala gue, iya ini beneran gue Cha Eunwoo cowok terganteng di sini yang turun dari surga " Ucap Eunwoo percaya diri
"halu lo" Ucap Jeno sambil mendorong kepala Eunwoo
Eunwoo merengut dan mengaduh ke Dinda" sayang liat Jeno" Ucap Eunwoo cemberut
"muka nya biasa aja, mau muntah aku " Ucap Dinda dan mereka tertawa mendengar ucapan Dinda kecuali Taeyong
"jahat, gimana kabar kalian? " Tanya Eunwoo
"sangat baik sebelum ketemu lo lagi" Jawab Taeyong sinis mereka yang mendengar pun langsung melihat ke arah Taeyong
"Taeyong lo apaan sih? " Ucap Dinda tidak suka
"lo? Oh mentang-mentang udah ketemu mantan pacar kamu ganti kosa kata jadi lo ke aku" Ucap Taeyong ketus
"Taeyong gak enak sama Eunwoo" Bisik Lisa yang kebetulan di samping Taeyong
"masa bodo, gue mau pulang duluan " Ucap Taeyong meletakkan kunci mobil yang mereka gunakan tadi dan berjalan meninggalkan mereka semua
Mereka semua merasa tidak enak dengan Eunwoo karena sikap Taeyong yang begitu sini terhadap Eunwoo, sikap Taeyong berubah menjadi sini dengan Eunwoo itu mulai terjadi waktu Eunwoo tiba-tiba tidak mengabari Dinda lagi
"sory gara-gara kehadiran gue Taeyong pergi " Ucap Eunwoo
"eh gak masalh Woo, biasa tu anak lagi sensitif" Ucap Jeno
"yaudah deh gue pulang aja, niat gue cuma nganter Dinda dengan selamat ke kalian. aku pulang duluan ya, nanti aku telepon kamu, semua nya gue pamit" Ucap Eunwoo mencium pipi kamu dan setelah itu pergi
Setelah kepergian Eunwoo teman-teman mu mulai mengejek nya dengan berbagai candaan
"cie yang ketemu mantan terindah " Ucpa Jennie
"yang gagal move on" Ucap Irene sambil menaik turunkan alisnya
Dinda tersenyum malu saat mendengar godaan dari sahabat nya" apasih" Ucap Dinda sambil menutup kedua pipinya yang memerah
"cie yang lupa sama om Jaehyun yang lagi di korea " Ucap Lisa dan seketika Dinda teringat kalo dia tidak memberi tahu Jaehyun kalo dia pergi ke paris
"mati gue " Ucap Dinda mengacak acak rambut nya
"mati kenapa? " Tanya Lisa
"gue lupa ngasih tau ke om Jaehyun kalo kita gak jadi liburan ke Belanda tapi liburan ke Paris " Ucap Dinda
"udah tenang aja Dinda" Ucap Irene
"gue gak bisa tenang soalnya om Jaehyun itu ngelarang gue buat liburan sama kalian" Ucap Dinda meletakkan kepala kamu di atas meja
"yahh ribet kalo gini, Taeyong marah sama lo dan lo gak ngasih kabar sama om Jaehyun" Ucap Jennie
"udah sih gak usah di pikirin, lagian dia bukan siapa-siap lo kan, pacar bukan, suami lo juga bukan " Ucap Jeno dengan tidak santai pasalnya dia belum tau kalo Dinda sudah pacaran dengan Jaehyun
"lo gak tau Jeno, kalo om Jaehyun itu orangnya gak mau di bantah, pasti sekarang dia lagi marah besar sama gue dan tunggu aja dia bakalan ada di sini " Ucap Dinda dan yang lain hanya diam saat mendengar penjelasan dari Dinda
"yaudah sekarang kita pulang aja, ini juga mau sore kita cari solusi nya di hotel aja, sekalian lo jelasin ke Taeyong " Usul Irene
Dan akhirnya kalian memutuskan untuk pulang ke hotel dengan Jeno yang menyetir mobil menggantikan Taeyong yang pergi tiba-tiba karena kesal tadi
Dilain sisi di dalam kamar hotel yang begitu mewah tersebut terdapat seorang laki-laki yang sedang menahan marah nya
"tuan nona Dinda terlihat dengan seorang laki-laki yang bukan kedua sahabatnya " Ucap orang tersebut sambil memberikan sebuah amplop yang berisi foto-foto Didna dengan Eunwoo mulai dari kalian yang berpelukan di depan toilet, saat Dinda menarik tangan Eunwoo dan duduk di bangku, saat Dinda tertawa di hadapan Eunwoo
Jaehyun melemparkan amplop tersebut dan tersenyum smirk " cari tau orang yang ada di foto itu" " Ucap Taeyong yang belum tau kalo yang di foto itu adalah mantan kekasih pacar nya
"baik tuan" Ucpa orang tersebut dan meninggalkan kamar hotel
"kamu bener-bener buat aku sangat emosi Dinda" Ucap Jaehyun
__ADS_1
"liat aja apa yang bakal terjadi sama orang itu" Ucap Jaehyun