
Sekarang Dinda sudah berada di rumah Jaehyun, tepatnya berada di kamar Jaehyun dan sedang tertidur
dengan perlahan Dinda membuka mata dan mendapatkan dirinya yang sedang tertidur di kamar seseorang dan ia tak tau dimana ini sekarang, kepalanya juga terasa pusing seperti mau pecah
"gue dimana? pusing banget astaga" Gumam Dinda sambil seraya memegangi kepalanya yang pusing dan mengubah posisi tidurnya menjadi duduk
tiba-tiba pintu kamar terbuka dan Dinda dapat melihat seseorang masuk ke dalam kamar ini dan membiarkan pintu nya terbuka
"udah bagun? " Tanya Jaehyun saat memasuki kamarnya
"lo siapa? Dan gue sekarang ada dimana? " Tanya Dinda kepada Jaehyun yang masih berdiri di hadapannya
"kamu di rumah saya, saya yang nolong kamu waktu kamu pingsan di club tadi malam" Jawab Jaehyun sambil suduk di sofa yang ada di dalam kamarnya
Seketik kamu ingat kejadin tadi malam, mulai dari kamu meminum alkohol dan kemudian kamu melihat ada orang yang mempertahankan kamu, sampai akhirnya kamu pingsan.
"orang ini yang liatin gue terus di club bukan sih?" Batin Dinda saat melihat Jaehyun
"makasih om udah mau nolong saya kalo gak ada om mungkin hidup gue udah hancur, kalo gitu saya permisi pulang om dan sekali lagi terima kasih " Ucap Dinda sambil menurunkan kaki dari atas ranjang tersebut dan berdiri.
__ADS_1
"loh kok buru-buru kepala kamu juga masih pusing kan, lebih baik kamu sarapan dulu soalnya saya sudah buatin kamu sarapan" Ucap Jaehyun mencegah Dinda untuk pulang
"enggak usah om, maaf saya sudah merepotkan om, saya mau pulang aja om orang tua saya pasti nyari saya" Tolak Dinda secara halus
"beneran enggak mau sarapan dulu, kalo kamu enggak mau sarapan, biar saya antar kamu pulang takutnya tanti di jalan kamu malah pinsan" Tawar Jaehyun
"gak bakal kok om kepala saya juga udak gak pusing , tapi om enggak usah repot buat antar saya pulang, saya bisa pulang sendiri"
"kalo gitu saya pamit om" Ucap Dinda seraya melangkah pergi menuruni anak tangga
Melihat Dinda yang menolak tawarannya, Jaehyun merasa kesal dan langsung menyusul kamu yang sudah sampai di tengah tangga
Dinda langsung berhenti dan menoleh ke belakang dan mendapatkan Jaehyun sedang menuruni anak tangga
Dinda masih menunggu Jaehyun untuk sampai di dekat nya, pasalnya anak tangga di rumah Jaehyun ini ada banyak sekali seperti di film Disney
"Nama saya Dinda Danita Cleo om,panggil aja Dinda" sambil mengulurkan tangan ke arah Jaehyun yang sudah sampai di depan nya
Jaehyun membalas uluran tangan Dinda seraya berkata "oh iya nama saya Jung Jaehyun orang paling ganteng di korea selatan "
__ADS_1
Dinda hanya senyum seraya menganggukkan kepala mendengar ucapan Jaehyun tadi, dan tanpa ia duga Jaehyun menarik tangan Dinda untuk mendekat badan nya kearah Dinda dan kepalanya mendekat ke telinga Dinda
"atau panggil aja saya daddy,daddy Jung Jaehyun" Bisik Jaehyun tepat di telinga Dinda membuat badan Dinda merinding
Dinda yang mendengar bisikan Seungwoo langsung membulatkan mata dan langsung melepaskan tangan darinya dari tangan Jaehyun
"DASAR OM OM MESUM, PEDOFIL!!! " Teriak Dinda dengan keras seraya menuruni tangga dengan cepat biar bisa keluar rumah Jaehyun
Jaehyun hanya tertawa saat melihat Dinda berjalan dengan cepat menuruni tangga rumah nya dan dapat melihat muka ketakutan
"JANGAN CEPAT-CEPAT LARINYA BABY NANTU JATUH" Balas Jaehyun teriak tapi Dinda hanya menghiraukan upacan Jaehyun dan pergi meninggalkan rumah mewah tersebut
melihat Dinda yang sudah tidak ada lagi Jaehyun pergi ke ruang keluarga dan mengambil HP nya untuk menelepon seseorang
"saya mau kamu cari semua data orang yang namanya Dinda Danita Cleo" Ucap Jaehyun menelepon seseorang dan setelah itu dia memutuskan telepon tersebut.
"kamu enggak akan bisa lepas dari aku baby" Gumam Jaehyun tersenyum smirk
Dilain sisi Dinda sudah duduk di dalam taksi seraya memegang jantung nya yang berdetak dengan kencang
__ADS_1
"gila tu om-om udah tua masih aja mesum, mati aja lo om, pokonya gue gak mau lagi ke club atau ketempat semacam nya, gue gak mau lagi berurusan sama tu om om" Umpat Dinda menyandarkan kepala nya di kursi penumpang sambil memejamkan mata