Possesive Jung Jaehyun

Possesive Jung Jaehyun
Bagian 12: Pukul tiga malam


__ADS_3

Typo bertebaran!!


Happy Reading!!


.


.


.


.


Jaehyun tidak langsung pulang ke rumahnya malahan dia sedang berada di club miliki nya yang sering dikunjungi teman-temannya dan tempat pertama dia melihat Dinda


" Shit!! **** Jaehyun" Gumam Jaehyun sambil meminum alkohol entah sudah habis berapa gelas dia meminum nya


"kenapa coba lo cium Dinda seenaknya aja!! " Teriak Jaehyun sambil mengacak acak rambut nya kesal


Yuta dan Jhony hanya bisa menghela nafas saat melihat Jaehyub yang begitu kaucau bahkan mereka baru kali ini melihat Jaehyun bisa sekalut itu hanya gara-gara perempuan


Para teman nya pun takut untuk menanyainya "tanyain sana" Ucap Yuta sambil mendorong bahu Jhony untuk mendekat ke arah Jaehyun


"loh kok gue sih lo aja sana, gue gak mau ya kena hajar oleh Jaehyun" Ucap Jhony


"yaudah ayo kita berdua sama-sama kesana" Ucap Yuta sambil menarik kera baju Jhony seperti menarik kucing


"gue bukan kucing ****! " Ucap Jhony sambil melepaskan tangan Yuta dari kera bajunnya


Yuta tertawa senang"Ha..Ha.. Ha.. Maaf bro kelepasan gue " Ucap Yuta


"ck! Jadi gak ni ke Jaehyun nya? " Tanya Jhony kesal


"ya jadi lah"


"yaudah ayo dari dari tadi diem aja! " Ucap Jhony berjalan ke arah Jaehyun dan di ikuti oleh Yuta


Sesampainya mereka di dekat Jaehyun mereka bisa merasakan aurah yang tidak enak disini


"Ayo tanya sana Jhony" Bisik Yuta ke Jhony dan menggangukan kepalanya


"lo kenapa Jae ? " Tanya Jhony sambil menepuk bahu Jaehyun


"Dinda ...." Gumam Jaehyun


"Dinda siapa Jae? " Tanya Yuta bingung pasalnya Jaehyun belum menceritakan tentang Dinda kepadanya


"Dinda itu cewek yang di liatin Jaehyun bulan lalu " Jelas Jhony dan Yuta hanya meng oh kan saja


"Dinda.. "Gumam Jaehyun yang lagi-lagi menyebut nama Dinda


"Dinda kenapa Jae?? " Tanya Yuta penasaran


"dia marah sama gue " Ucap Jaehyun yang masih sadar belum mabuk sambil meletakkan kepalanya di atas meja


"kok bisa marah? " Ucap Yuta


"gue nyium dia " Ucap Jaehyun


"oh gak masalah kalo lo cium di pi.. "Ucapan Jhony terpotong akibat Jaehyun kembali berbicara


"di bibir, di bibir gue cium nya He.. He.. He" Lanjut Jaehyun dan membuat Jhony dan Yuta membulatkan matanya


"wah gila lo, baru kenal main cium aja, pantesan dia marah" Ucap Jhony


" gue kesel sama dia, dia ketemuan sama temennya mana cowok pula. Padahal gue udah ngelarang dia buat deket-deket sama laki-laki selain gue dan Papa nga" Ucap Jaehyun


Yuta berdecak kesal mendengar jawaban dari Jaehyun yang terkesan memaksa" Lo kan bukan siapa-siapanya Dinda, jadi lo gak berhak ngelarang dia untuk dekat sama temen cowok nya" Jelas Yuta dan di hadiain dengan tatapan tajam oleh Jaehyun


"gue gak peduli, pokoknya Dinda itu cuma punya gue bukan yang lain!!" Ucap Jaehyun dengan yakin dan tegas


"jangan gila karena cinta Jae, lo udah tua umur lo udah 30 tahun dan masih aja **** tentang urusan percintaan " Ucap Jhony


"iya gue emang udah gila, gila karena Dinda " Ucap Jaehyun sambil senyum dan berdiri dari tempat duduknya


"ehh.. Lo mau kemana? " Tanya Jhony sambil menahan tangan "Jaehyun


"Gue mau ke rumah Dinda lah, lepas!! " Jawab Jaehyun sambil menghempaskan tangan Jhony


"emang bener-bener gila lo, lo mau ketemu Dinda dengan keadaan kayak gini dan sekarang udah jam 3 pagi Jung Jaehyun" Ucap Yuta dan di balas anggukan oleh Jhony


"gue gak peduli " Ucap Jehyun berjalan ke luar club


"Yak!! Jung Jaehyu jangan bikin tambah masalah!! " Teriak Jhony dengan keras karena Jaehyun sudah berjalan ke arah luar dan teriakan Jhony tadi kalah dengan suara dentuman musik yang begitu kencang

__ADS_1


"udahlah biarin aja dia pergi,Jaehyun kalo udah gitu gak bakal bisa di hentiin" Ucap Yuta dan Jhony hanya menghela nafas


****


Sudah pukul 3 pagi Dinda masih belum bisa tidur karena masih teringat kejadian tadi malam


Dan akhirnya Dinda memutuskan untuk pergi ke kamar Mama dan Papa nya, pasalnya jam segini kedua orangtuanya sudah terbangun karena menyiapkan berkas-berkas yang untuk di bawanya nanti pagi


Tok.. Tok.. Tok


Sampainya kamu di depan pintu kamar Mama dan Papa nya Dinda langsung memanggil memanggil kedua orangtua nya


"Mama Papa" Panggil Dinda sambil mengetuk pintu


Mendengar ada ketukan pintu Mama Anita langsung membuka pintu kamar nya tersebut dan langsung mendapatkan anak gadis yang sedang berdiri dan hendak masuk ke dalam


Didalam kamar Mama nya tersebut Dinda langsung duduk di sofa yang memang khusus di sediakan didalam kamar


"sayang kenapa tumben banget jam segini kamu udah bangun dan mau ke kamar mama" Tanya Mama Anita


Dinda pun langsung memeluk erat Mamanya dan menangis "loh, kamu kenapa sayang " Tanya Mama Anita bingung dengan lembut sambil mengusap kepala kamu


"Om Jaehyun ma" Ucap Dinda yang masih menangis


"kenapa sama Jaehyun sayang? " Tanya Mama Anita bingung


Dengan sesegukan Dinda memberi tau alasan dia menangis "masa tadi om Jaehyun cium aku di bibir pula, kan aku kesel sama dia ma" Ucap Dinda


"Jaehyun cium kamu? " Tanya Mama Anita kaget dan Dinda hanya menganggukkan kepala


"kok Jaehyun bisa nyium kamu di bibir pula? " Tanya Mama Anita tidak menyangka kalo Jaehyun bisa-bisa nya mencium anaknya padahal mereka belum memiliki hubungan kalo sudah sih gak masalah he.. he.. he


"Om Jaehyun salah paham sama aku dia pikir aku cuma ketemuan sama Taeyong tadi siang, padahal ada Jennie, Lisa, Irene ma" Jelas Dinda


"udah kamu jelasin belum? " Tanya Mama Anita


"udah ma, dan malahan om Jaehyun bilang kalo aku gak usah deket-deket lagi sama Taeyong" Jelas Dinda kesal


"sayang dengerin mama, mungkin Jaehyun cemburu waktu liat kamu sama Taeyong kan Jaehyun suka sama kamu" Ucap Mama Anita


"ya tapi kan aku gak suka ma, seharusnya dia gak usah kayak gitu ma, padahal aku udah coba bersikap baik sama om Jaehyun" Ucap Dinda melepaskan pelukan tersebut sambil mengerucutkan bibir


" udah maafin aja Jaehyun nya, dia kayak gitu faktor cemburu sama Taeyong" Ucap Mama Anita


"siapa sayang?" Tanya Mama Anita


"si gila" Jawab Dinda


"huss, gak boleh kayak gitu" Ucap Mama Anita sambil memukul pelan bibir anaknya


Om Jaehyun


• Dinda


• aku ada di depan rumah kamu


• aku mohon sama kamu untuk keluar


• ada yang ingin aku bicarain


Dinda


• Mau ngapain lagi sih?


• gak tau adat bertamu apa? Ini udah jam 3 malam


Om Jaehyun


• iya aku tau Dinda tapi ada yang mau aku bicarain


• please kamu keluar sebentar ya


Dinda


•Males


Om Jaehyun


• Dinda aku mohon sama kamu


• Dinda


• aku bakalan tunggu di depan pagar rumah kamu sampai kamu keluar

__ADS_1


Dinda tidak lagi membalas pesan dari Jaehyun, dan memilih tidur di atas kasur Mama nya


"kenapa sayang? "Tanya Mama Anita


"om Jaehyun ada di depan pagar"Jawab Dinda memejamkan matanya


"sayang temuin dulu Jaehyun nya, kasian dia udah nunggu kamu di depan pagar" Ucap Mama Anita


"gak mau, aku ngantuk " Ucap Anita


"nanti dulu tidurnya, sekarang kamu keluar dan gari Jaehyun kasihan dia nya pasti kedingi, bicara nya dengan kepala dingin dan jangan emosian, ayo sekarang berdiri " Ucap Mama Anita sambil menarik tangan Dinda untuk bangun dan mendorong Dinda keluar dari kamar tersebut


"iss ngeselin banget si Mama" Ucap Dinda sambil menghentak hentakan kaki denhan kesal


"udah sana" Ucap Mama Anita dan Dinda malah menatap sinis ke arah Mama nya


"apa? Mau mama colok tu mata" Ucap Mama Anita dengan garang dan Dinda langsung berlari meninggalkan Mama nya


*****


Sesampainya di depan rumah , Dinda dapat melihat Jaehyun yang ada di depan gerbang rumah nya sambil bersandar di pagar rumah nya . Dengan malas Dinda melangkah menghampiri Jaehyun


"ada apa? " Ucap Dinda saat sampai di belakang Jaehyun dengan dingin dan Dinda belum membuka kan pintu pagar rumah


Mendengar suara Dinda, Jaehyun langsung menghadap ke arah nha dan menatap mata Dinda dengan teduh


Sekarang Dinda dapan melihat keadaan Jaehyunyang benar-benar kacau, rambutnya berantakan,tangan kemeja yang dipakainya sudah di gulung tidak beraturan dan bau alkohol yang sangat menyengat di seluruh badannya.


"bisa kamu keluar sebentar " Ucap Jaehyun lirih


Dinda berdecak kesal " kalo mau ngomong ya ngomong aja gak usah nyuruh orang ke luar juga" Ucap Dinda sambil menatap sinis


"saya mohon Dinda" Ucap Jaehyun


" DINDA BUKA PINTU PAGARNYA, KASIAN JAEHYUN NYA! " teriak Mama Anita tiba-tiba dari dalam rumah


"kok Mama bisa tau sih kalo gue gak bukain pintu pagar nya? astaga bengo banget sih lo kan di sini ada cctv" Batin Dinda


Dinda terkejut dengan teriakkan Mama Anita tadi, dan dengan terpaksa Dinda membuka pintu pagar dan melangkah keluar, melihat Dinda sudah ada di luar Jaehyun langsung membuka pintu mobil nya untuk menyuruh Dindamasuk


"ayo " Ucap Jaehyun lembut


"lok kenapa harus masuk ke dalam mob? Di sini juga bisa kali bicarannya" Ucap Dinda ketus


"Dinda please" Ucap Jaehyun menatap Dinda dengan penuh harap dan dengan terpaksa Dinda masuk kedalama mobil Jaehyun, sesudah Dinda masuk Jaehyun langsung menyusul Dinda dan duduk di samping Didna dan langsung menghidupkan mesin mobil nya


"loh..loh ini mau kemana? " Tanya Dinda bingung saat Jaehyun yang mulai menjalankan mobil nya


"kita ke rumah aku aja ya bicaranya, aku mau ngejelasin semua nya ke kamu dan gak enak kalo kita bicarannya disini" Ucap Jaehyun dengan lembut


"ck!!,,, Kalo mau jelasin ya gak usah pakek ke rumah lo juga, cukup jelasin di dalam mobil aja" Ucap Dinda kesal


"gak enak kalo bicarannya di dalam mobil " Jawab Jaehyun


"di dalam rumah gue aja gak usah pakek ke rumah lo, cuma mau ngejelasin kan " Ucap Dinda dan Jaehyun hanya diam dan fokus ke jalan


Dinda yang kesal pun tidak terima dan takut kejadian tadi terulang lagi "berhentiin gak mobil nya!" Ucap Dinda dingin


"iya nanti kalo kita udah nyampe" Ucap Jaehyun


"GUE BILANG BERHENTI YA BERHENTI!! " Teriak Dinda dengan keras Jaehyun hanya diam


Nafas Dinda susah memburu dan mukanya sudah memerah "BERHENTI ATAU GUE PECAHIN KACA MOBIL NYA DAN LOMPAT KELUAR " Bentak Dinda dan dengan sepontan Jaehyun langsung memberhentikan mobil nya dia tidak mau mengambil resiko Dinda terluka nantinya


Melihat mobil Jaehyun yang sudah berhenti Dinda mencoba untuk keluar tapi pintunya masih terkunci.


"buka kuncinya, buka kuncinya Jung Jaehyun!!" Teriak Dinda


"DIAM DINDA! " Bentakan Jaehyun sangat lah keras sampai membuat Dinda terkejut dan langsung terdiam


jaehyun pun tersadar kalo dia tadi membentak Dinda


"maaf Dinda aku gak bermaksud mau ngebentak kamu" Ucap Jaehyub penuh sesal dan mencoba memegang tangan Dinda dan langsung di tepis oleh nya


Jahyun menghembuskan nafas nya lagi-lagi dia membuat Dinda tambah membencinya"sekarang kamu diam aja ya dan duduk yang mantap aku mohon " Ucap Jaehyun dan Dinda yang masih terkejut pun hanya diam dan Jaehyun langsung melanjutkan perjalanannya.


Di perjalanan menuju ruang Jaehyun Dinda hanya diam sambil menatap ke arah jendela samping nya dan tidak terasa air mata jya mengalir dengan sendirinya


Sesampainya kalian di rumah Jaehyun, Jaehyun langsung membuka pintu mobil jya untuk Dinda dan menyuruh salah satu penjaga rumah nya untuk memasukkan mobil nya ke dalam garasi


Tanpa sadar Jaehyun menggenggam tangan Dinda dengan erat dan menariknya untuk masuk ke dalam rumah nya, dan Jaehyun tidak tau kalo Dinda sedari tadi merintih kesakitan akibat genggaman tangan Jaehyun yang begitu erat


Sesampainya kalian di dalam rumah, Jaehyun langsung menyuruh Dinda untuk duduk di sofa tersebut dan Jaehyun juga duduk di samping Dinda sambil menatap Dinda yang memegang tangan nya yang memerah

__ADS_1


__ADS_2