Possesive Jung Jaehyun

Possesive Jung Jaehyun
Bagian 17: Disneyland


__ADS_3

Happy Reading


Typo bertebaran!


.


.


.


.


"sekarang kamu makan aja gak usah di pikirin ada aku sama yang lain yang bakal jaga kamu"Ucap Taeyong menenangkan Dinda


"iya Din lo tenang aja ada kita-kita yang bakal jaga lo" Ucap Jennie


"makasih ya" Ucap Dinda


"udah sana lo makan dulu, atau mau gue suapin" Goda Jeno yang langsung mendapatkan tatapan tajam dari Taeyong dan Jeno hanya cengengesan


Orang yang sedari tadi menatap Dinda langsung berdiri meninggalkan restoran tersebut saat Taeyong terus melihat ke arah nya dan menatap tajam ke arah orang tersebut


***


Sehabis sarapan tadi kalian langsung meninggalkan restoran tersebut dan langsung pergi ke Disneyland, untuk pergi ke Disneyland kalian menggunakan mobil yang sudah di siapkan oleh petugas hotel.


Didalam mobil tidak ada suara kecuali suara musik yang di putar oleh Taeyong, dan Dinda masih memikirkan siapa orang yang memperhatikan nya di restoran tadi


"udah gak usah di pikirin, mungkin cuma orang iseng aja" Ucap Irene yang duduk di belakang yang di samping nya ada Jennie yang sedang tidur


"gue cuma penasaran siapa itu" Jawab Dinda sambil menoleh ke arah Irene dan Jennie


"bener kata Irene gak usah dipikirin mungkin cuma kebetulan liat ke arah kamu" Ucap Taeyong sambil melirik Dinda pasalnya Dinda duduk di samping Taeyong


Didna berdecak kesal mendengar ucapan Taeyong" gak mungkin cuma kebetulan orang dia terus liatin aku terus dari awal kita duduk " Jawab Dinda kesal sambil memukul bahu Taeyong


"ya gak usah mukul juga kali, sakit ini" Ucap Taeyong sinis


"biasa aja tu mata, mau aku colok iya! ?" Ucap Dinda


"emangnya bisa?" Ejek Taeyong


"LO!! " teriak Dinda dan langsung memukuli bahu Taeyong bertubi tubi dengan kencang


"SAKIT DINDA! STOP KAMU MAU BUAT KITA KECELAKAAN YA! " Bentak Taeyong keras sampai-sampai membangunkan Jennie dan Lisa yang sedang tertidur


"lo!? I HATE YOUUU TAEYONG, I HATE YOUUU!! " Bentak Dinda tak kalah keras dan memalingkan mukanya ke jendela


Taeyong merutuki dirinya sendiri bisa-bisa nya dia membentak Dinda, baru kali ini dia membentak Dinda sekeras itu


"Dinda ada apa kenapa lo teriak? " Tanya Lisa bingung


"lo tanya aja ke sahabatnya lo yang satu itu" Ucap Dinda ketus


"udah sih, kalian tu berantem terus dari kemarin gak capek apa, jodoh baru tau rasa" Ucap Jeno kesal


"dia yang mulai duluan Jeno, setiap hari bikin orang kesel " Ucap Dinda


"udah diamin aja gak usah di jawab, lama-lama gue jodohin kalian berdua " Ucap Jennie


"sekarang ayo saling minta maaf " Ucap Irene


"gak mau gue maafan sama orang itu" Ucap Dinda melirik sinis ke arah Taeyong


"Taeyong lo cowok jadi lo duluan sana yang minta maaf, lo juga udah ngebentak Dinda " Ucap Irene


Taeyong hanya diam tanpa mau minta maaf padahal didalam hatinya sekarang benar-benar tidak tenang dia takut kalo Dinda semakin benci kepadanya


"gak mau maafan? Terserah kalian berdua lah gue capek setiap hari harus nengahin kalian kalo berantem! " Ucap Jeno dingin dan kalian langsung diam pasalnya kalo Jeno sudah sampai kesal habis la sudah kalian


Dan kebutuhan kalian sudah sampai di Disneyland dan Dinda langsung turun duluan

__ADS_1


"udah lama banget gak ke sini" Ucap Dinda sambil merentangkan tangan untuk melupakan kejadian tadi


"dasar norak" Ucap Taeyong sambil mendorong badan Dinda ke samping untung tidak jatuh dan langsung berjalan mendahului nya


"tuh kan lo liat sendiri kan Jeno, dia yang terus mulai duluan" Ucap Dinda


"mati aja lo sana! " Teriak Dinda sangat keras sampai-sampai membuat pengunjung melihat ke arah nya


"sabar Didna sabar" Ucap Jennie sambil mengusap punggung Dinda


"sumpah ya gue beneran gak tahan lagi sama kelakuan Taeyong yang kaya gitu" Ucap Dinda sambil menahan amarah


"kan lo udah biasa di kerjain kaya gitu sama Taeyong" Ucap Lisa


"iya emang, tapi dia tu sekarang udah kelewatan banget, gue bener-bener capek sama kelakuan dia yang sekarang " Ucap Dinda sambil menghela nafas


"mungkin dia mau cari perhatian lo, lo kan tau kalo dia suka sama lo" Ucap Lisa


"bener kata Lisa, dia itu cuma mau dapat perhatian dari lo" Ucap Jennie setuju dengan Lisa


"biar nanti gue yang bakalan nasihati dia" Ucap Jeno


"woy kalian lama banget sih jalan kok kaya siput " Teriak Taeyong dari jauh dan kalian menggelengkan kepala dan berjalan ke arah Taeyong


Dan tanpa kalian ketahui orang yang memperhatikan Dinda di restoran tadi mengikuti kalian sampai ke sini


****


"istirahat dulu dong, kita udah hampir 3jam keliling di sini" Ucap Dinda sambil duduk di lantai karena dia sangat kelelahan dari tadi berjalan dan mencoba seluruh wahana yang ada di Disneyland


"jangan duduk di sini juga kali Dinda, ayo berdiri " Ucap Jeno sambil menarik tangan Dinda untuk berdiri


"tapi gue udah gak sanggup lagi buat jalan Jeno" Jawab Dinda sambil cemberut


"kita cari tempat istirahat dulu terus lo bebas buat duduk, guling apa kek" Ucap Jeno menarik tangan Dinda dan berhasil membuat nya berdiri


Dengan terpaksa Dinda harus berjalan lagi untuk mencari tempat untuk istirahat


Dia berinisitif untuk menggendong Dinda


Taeyong tiba-tiba jongkok di hadapan nya sontak membuat Dinda menatap nya heran " ayo naik" Ucap Taeyong sambil melihat ke arah Dinda


"gak mau, kita masih berantem " Ucap Dinda sambil memalingkan muka


"udah Dinda naik aja, kasian tu Taeyong dari tadi jongkok " Ucap Jennie


"yaudah gue naik, tapi jangan lari oke" Ucap Dinda dan naik ke atas punggung Taeyong dan mengalungkan tangan nya di leher Taeyong


"yang tadi berantem terus eh sekarang malah di gendong" Sindir Irene


"kok lo beratan sih" Ucap Taeyong bercanda dan membenarkan posisi Dinda di punggung nya


"yaudah turunin kalo berat" Ucap Dinda sambil memukul bahu Taeyong


"berisik deh kalian semua" Ucap Taeyong dan habis itu langsung berlari sambil menggendong Dinda


"TAEYONG JANGAN BELARI!!! " Teriak Dinda dan Taeyong tertawa sambil terus berlari meninggalkan keempat sahabatnya


Mereka yang melihat pun tersenyum senang dengan keakraban mereka berdua


"gue lebih suka kalo Dinda sama Taeyong dari pada Om Jaehyun" Ucap Jennie


"iya bener, gue juga lebih setuju dia sama Taeyong" Ucap Lisa dan mereka pergi menyusul Dinda dan Taeyong yang sudah tidak keliatan lagi


****


"Taeyong berhenti " Ucap Dinda sambil memukul mukul bahu Taeyong


"gak mau " Ucap Taeyong masih berlari


Dari kejauhan Taeyong melihat bangku taman yang jarak nya sudah dekat dengan mereka

__ADS_1


Terlintas dipikiran Dinda untuk mengerjai Taeyong biar dia stop berlari


"Taeyong kepala aku jadi pusing kalo kamu terus lari" Ucap Dinda berbohong


Mendengar Dinda yang mengeluh pusing Taeyong langsung stop dan menurunkan Dinda padahal berapa langkah lagi mereka bisa duduk di bangku taman


"kepala Kamu pusing? " Tanya Taeyong khawatir sambil memegang kepala Dinda


"iya kepala aku pusing " Ucap Dinda sambil menggangukan kepala


"ayo aku gendongan lagi, janji gak bakal lari " Ucap Taeyong sangat cemas


"gak usah aku jalan sendiri aja" Ucap Dinda berjalan dengan sempoyongan biar Taeyong percaya


"loh kena.." Ucap Taeyong terpotong karena Dinda berbicara


"karena gue cuma bohong" Ucap Dinda mengejek Taeyong dan setelah itu berlari meninggalkan Taeyong sendiri


Dinda menoleh ke arah belakang sambil mengejek Taeyon yang ada di belakang


Taeyong menggelengkan kepala dan berjalan ke arah Dinda yang sudah duduk di bangku tempat makan


"seneng banget ya ngerjain aku" Ucap Taeyong mengacak rambut Dinda sampai berantakan


"Taeyong berantakan jadinya" Ucap Dinda mengerucut kan bibirnya


Taeyong tertawa gemas melihatnya "maaf ya udah ngebentak kamu keras banget tadi" Ucap Taeyong sambil merapihkan rambut Dinda


"iya gak apa salah aku juga yang main pukul-pukul kamu padahal kamu lagi nyetir" Ucap Dinda


"jadi kita sama-sama bersalah ya" Ucap Taeyong. Kalian berdua sama-sama tertawa dengan kelakuan bodoh kalian, dan kalian dapat melihat teman nya yang sedang berjalan ke arah kalian


"enak ya kalian udah santai-santai" Ucap Irene dan kalian hanya tertawa


"iri bilang aja" Ucap Dinda


"Taeyong beli minum sana" Ucap Jennie


"iya bener haus banget ini, pesen minum sana " Ucap Dinda ke Taeyong


"kok aku sih, suruh yang lain aja aku juga cape loh gendongan kamu tadi, nih kaki aku aja pegal " Ucap Taeyong memijit kakinya


"oh kamu gak ikhlas jadinya" Ucap Dinda


"oke fine, aku yang pesen" Ucap Taeyong sambil berdiri


"gue ikut" Ucap Jeno menyusul Taeyong


"tega banget lo" Ucap Lisa


"biarin dia juga mau kok, gue mau ke toilet ada yang mau ikut? " Tanya Dinda dan mereka hanya menggelengkan kepala


"gue titip HP gue ya" Ucap Dinda sambil menaruh Hp nya di atas meja


Dinda langsung masuk berjalan ke arah toilet dan setelah itu langsung bercermin merapikan dandanan nya yang sudah berantakan akibat ulah Taryong tadi


"kira-kira siapa orang yang ngeliatin gue di restoran tadi pagi " Gumam Dinda sambil menatap pantulan dirinya sendiri


"cukup Dinda gak usah dipikiri lagi, mungkin beber kata Irene kalo orang itu cuma kebetulan liat ke arah lo" Ucap Dinda


Setelah selesai dengan urusan make up tadi Dinda langsung pergi keluar dari toilet dan saat berjalan keluar dari toilet lagi-lagi Dinda merasa ada orang yang mengikuti nya


Awalnya Dinda biasa-biasa aja tapi semakin lama langkah kaki itu semakin mendekat kearah nya, dan dengan cepat Dinda berlari tapi orang tersebut malah berlari mengejar nya


Saat posisi kalian dekat orang tersebut langsung menggenggam tangan Dinda dan menarik nya dengan kuat sampai membuat dirinya terstop


Dinda langsung berontak dan membalikkan tubuh nya ke arah orang tersebut


" LO SIAPA SIH! DARI TADI YA LI ITU NGIKUTIN GUE TERUS" Teriak Dinda Masa bodo kalo orang tersebut bukan orang korea


Dinda sangat terkejut saat melihat orang yang menarik tangan nya melepaskan masker dan topi yang digunakan nya

__ADS_1


__ADS_2