
happy reading guys
1 bulan berlalu dari kejadian itu , dan Hana selalu menghindari bertemu dengan Dhani
setelah sarapan bersama hana pamit pada paman dan bibiknya untuk menghadiri pesta pernikahan temennya di kota S
dan rencananya mau mampir pulang karna orang tuanya dll menelfon kangen pada dia
" mau naik apa Han . gmn klo di anter Dhani ya " ucap bibik pada Hana
" gk bik mau naik kereta aja" ucap Hana tak enak hati karna malas menatap wajah Dhani
" udah gue anter loe ribet ntr naik kereta trs bus " ucap dhani sambil mengunyah sosis nya
" iy Han paman khawatir klo pulang sendiri . dianterin Dhani aja " ucap paman pada Hana. yang di balas anggukan oleh Hana
dan ketika mbok bawa pasta hana langsung menutup hidung dan mulutnya karna merasa mual dan berlari ke toilet Deket dapur
HUEK
HUEK
Hana terus saja memuntahkan semua isi perutnya sehingga dia menjadi lemes . dan ad seorang yang memijat belakang lehernya
setelah menoleh itu Dhani setelah itu Dhani langsung membopong tubuh Hana yang lemes ke sofa depan karna mama dan papa menunggu sambil membawa minyak angin
" kamu knp sih Han koq kyk gini , kamu masuk angin ya " tanya bibik pada hana setelah melihat muka pucat Hana
Hana hanya bisa terdiam waktu bibik memberikan minyak kayu putih di belakang leher dan perutnya
" masuk angin mungkin bik " jawab Hana setelah merasa baikan
Hana beranjak dari duduknya untuk berangkat bekerja
dan bibik langsung memarahinya karna Hana keras kepala
setelah menerima banyak perhatian dari bibiknya Hana di izinkan berangkat tapi harus di anter jemput Dhani dan Hana bisa menerima dengan lapang . dari gk bekerja sama sekali
dan di tengah jalan Hana menemukan pedagang durian di pinggiran jalan dan dia sangat menginginkan dan menyuruh Dhani untuk membelinya
awalnya Dhani menolak , setelah melihat mata Hana yg berkaca kaca Dhani langsung turun dan membelikan 2 buah
setelah meminta penjual untuk membelahnya Hana langsung memakannya dengan lahap
" bukannya loe gk suka durian ya han " jawab Dhani heran karna melihat Hana yg lahap memakannya
Hana hanya menjawab dengan anggukan saja
" loe aneh akhir akhir ini suka mual ini juga suka makan durian" ucap Dhani sambil fokus pada jalan di depannya
setelah Dhani mengucapkan itu , Hana merasa aneh dan langsung menanyakan tanggal pada Dhani
" sekarang tgl berapa mas " ucap Hana
" tgl 26 . EMG knp" Dhani menjawab dgn santai
Hana langsung membekap mulutnya dgn wajah yg pucat pasi
" knp lagi " ucap Dhani heran
" gk koq gk knp np "ucap Hana mencoba berfikir positif
setelah mau sampai di restoran Hana memberanikan
diri bertanya pada Dhani
__ADS_1
" mas klo aku hamil gmn " ucap Hana sambil melihat ekspresi wajah Dhani
" ya gugurin gue Lom siap jadi orang tua " ucapnya santai
Hana langsung pegang perutnya dan bertekad klo dia beneran hamil tak akan pernah memberi tahu Dhani
" emang loe hamil" ucap dhani sambil melirik Hana
" ya gk mungkin lah mas " ucap Hana sambil menampilkan wajah yg penuh senyuman
" baguslah mana mungkin langsung jadi kan cuma sekali kalaupun dia ada langsung g****** aj ya kan " ucapnya lagi tanpa melihat ekspresi Hana yang ketakutan
Hana langsung bergegas membuka pintu mobil dan keluar karna memang sudah sampai
" terus aj kyk gitu gk pamit ke gue " gumam Dhani sambil melihat Hana yg memasuki pintu restoran
sore harinya Hana di jemput oleh Dhani di restoran setelah Hana berpamitan dgn temennya dan Dhani selesai berbicara dgn Dhika . Meraka langsung pulang dan di tengah perjalanan Hana meminta Dhani untuk berhenti di depan apotik
" mau beli apa " ucap Dhani ingin melepaskan sealtbelt nya
" mas mau kmn , udah biar aku aj orang mau beli vitamin aj koq" ucap han sambil melepaskan sealt belt nya
" udah gue aj loe diem disini" ucap Dhani kekeh . Hana langsung turun dari mobilnya sebelum Dhani turun
Dhani hanya bisa pasrah ketika Hana turun .dia heran biasany kan sll minta Dhani membelinya
setelah Hana sampai di mobil Dhani langsung melajukan mobilnya ke arah rumahnya
setelah sampai Hana langsung turun dari mobilnya dan menuju ke kamarnya untuk mengecek sesuatu yg Hana pikirkan sejak tadi
setelah menunggu beberapa saat dan hasilnya muncul yg membuat Hana langsung melotot karna saking terkejutnya
Hana langsung menangisi semua ini . bukannya apa
ketika Hana terus menangis sambil menggenggam erat test peck itu ada suara ketukan dari luar
tok
tok
" kak Hana , ada tamu di luar katanya temen kak hana" ucap Arfan dari luar
hana langsung membuka pintu
Arfan menanyakan knp matanya Hana bengkak dan merah Hana menjawab karna tadi dia ketiduran
" EMG siapa namanya katanya fan"
" gak tau kak katanya temen kakak. mama langsung nyuruh aku panggilin aj"
" o ya udah kakak ganti baju dulu "
setelah mengucapkan itu Arfan langsung keluar dari kamar
ketika Hana berada di tangga terakhir Hana langsung di buat terkejut Dengan kedatangan Dimas ke rumah ini
" Hay Han gmn kabarnya baik ? " ucap Dimas
" baik kamu dari tadi " tanya Hana pada Dimas
" gk koq , o ea ada cowok tadi siapa sih Han , songong banget sih Han aku namu bukan di suruh masuk malah suruh nunggu di luar " ucap Dimas
" o mungkin mas Dhani terus di suruh masuk siapa "
__ADS_1
" bibik kamu tadi " Hana hanya menjawab ber o ria saja
setelah se jam berlalu Dimas pamit pulang karna besok ada pekerjaan
awalnya Dimas mau ngajak Hana jalan jalan , tapi Hana langsung menolak karna capek
Hana mengantar Dimas ke depan setelah pulang Dimas tak terlihat Hana langsung masuk ke kamarnya
Hana masih kepikiran masalah yang tadi . meskipun bibik nya mengajak makan malam Hana tak mau dan tetap si kamarnya
pagi harinya
Hana berangkat pagi sekali tanpa sarapan karna dia merasakan tidak enak makan karna tadi subuh
memuntakan isi perutnya sehingga hilang mood nya
dan tadi subuh dia mengecek nya lagi . dan hasilnya tetap sama ad kehidupan lain di perutnya sekarang dan dia berniat ingin pergi ke dokter weekend ini ,
dia berangkat sebelum orang rumah bangun . hanya ada bibik yg lagi memasak sarapan saja
bibik menyuruh Hana sarapan tapi Hana menolak karna merasa kurang nyaman dengan masakan bibik setelah dia hamil
di perjalanan ke restoran Hana bertemu orang jualan rujak . Hana langsung membelinya dua bungkus karna melihat orang yg membuat nya
setelah sampai di restoran Hana langsung memakannya tanpa menghiraukan tatapan aneh dari semua karyawan
" sehat loe " ucap David sambil memeriksa dahi Hana ap panas atau tidak . Hana langsung menepis tangan David
tanpa menjawab Hana terus memakannya
" jangan banyak2 makannya ntr sakit " ucap Azka sambil menjauhkan rujak dari hadapan Hana yg tinggal separuh saja
" ish di abisin ya ka mubazir klo gk abis " ucap Hana sambil menunjukkan pupleeyes nya
Azka menjadi tidak tega . tapi klo di biarin Hana bisa sakit
" yaudah aku makan aja biar gk mubazir " ucap Azka sambil memasukkan potongan mangga ke mulutnya
Hana hanya bisa pasrah saja ketika Azka memakannya
setelah itu Hana langsung bekerja bersama pekerja lainnya . di siang hari Hana pengen makan mie yg samyang. dan ketika di luar restoran hana di panggil oleh Azka dan Dimas bersamaan
" Han " ucap Dimas dan Azka bersamaan
" iya " Hana menoleh karna mendengar orang memanggilnya dan hana bertambah terkejut ketika melihat mereka berjalan ke arahnya
" mau kemana " ucap mereka lagi berbarengan
" bisa gk klo loe gk ngikutin gue ngomongn " ucap Dimas pada Azka
Azka langsung menyangkal karna mereka sibuk berdebat Hana langsung pergi dari hadapan mereka menuju resto di depannya
mereka mengikuti Hana masuk ke restoran itu dan memesan makanan yang sama dengan Hana
setelah mereka selesai hana dan Azka kembali ke restoran dan Dimas pulang karna di telfon oleh temennya
sore harinya Dhani menjemput Hana ke resto . setelah Meraka sampi di rumah Hana langsung pamitan ke Dhani untuk langsung ke kamarnya
di ruang tv Hana berpapasan dengan bibiknya dan setelah Hana berbicara dgn bibik . Hana langsung menuju kamar nya untuk beristirahat
*
*
*
__ADS_1
semoga suka ya sama karya aku ini