
happy reading guys
Lima tahun kemudian
"mama " ucap anak laki-laki berumur 4 tahun di sebuah preschool ketika di jemput mamanya
" jangan lari sayang ntr jatuh " ucap mama anak tersebut
anak itu tak mendengarkan mamanya anak itu terus berlari hingga ke mamanya
ketika anak it naik ke motor Supra milik mamanya anak itu langsung bercerita
" ma aku dikatain anak haram gk punya papa sama temen temen" ucapnya dengan suara yang terendah
" siapa yang bilang kamu bukan anak haram tapi anak mama " ucap mama anak tersebut
" kata temen-temen karna aku cuma di jemput mama gk pernah di jemput papa " ucapnya lagi hampir menangis
Hana langsung mengusap puncak kepala anaknya yang satunya lagi untuk menyetir
ya orang itu Hana dan anaknya . dia sudah menyekolahkan anaknya ketika berumur 2 tahun awalnya Hana menunggunya di depan kelas tapi sekarang anak itu sudah besar katanya . nama anak itu farel anak Hana dan Dhani
di jalan farel melihat orang berjualan gulali dia langsung minta turun untuk membelinya
ketika Hana menghentikan motornya anak itu langsung turun
" bang satu ya " ucap anak itu
" jangan langsung turun kayak tadi rel bahaya ya " nasehat Hana yang membuat farel mengangguk dengan patuh
setelah selesai di buatnya dan Hana membayar anak laki-laki itu makan di bangku taman
farel memang anak yang aktif pintar dan wajahnya pun semua hampir sama dengan Dhani mata alis nya dan jangan lupakan sikap dingin nya tapi itu berlaku untuk orang yang tidak di kenal hanya yang sama dengan Hana hanya bibirnya yang mungil dan merah alami
" ntr kita jalan jalan ya mah ke pantai . kata temen-temen ada pantai disini yang bagus " ucap farel sambil memakan permen kapas itu
" iy ntr klo hari Minggu ya , kan klo Minggu farel libur " ucap Hana yang di jawab anggukan oleh farel
setelah itu Hana langsung pulang ke kontrakan nya
klo ada yang nanya koq gk pulang ke rumah nenek Ijah
__ADS_1
karna nenek Ijah sudah meninggal dua tahun lalu dan rumahnya di tempati anaknya . Hana di suruh tetap tinggal tapi dia saja yang tidak mau karena sekarang ada anaknya . di kontrakan yang Hana tempati itu ada dua kamar tidur satu kamar mandi Hana bekerja jadi buruh cucian paginya agak siangan dia akan bekerja di pabrik perabotan pukul 2 dia akan pulang
di tengah pekerjaan di pabrik itu Hana menyempatkan untuk menjemput anaknya dulu karna dua sudah di kasih izin oleh Mandornya
" mama mau berangkat lagi " ucap anak laki-laki itu dengan sendu
" iya sayang tapi mama usahain pulang cepet ya " ucap Hana menghibur anakny
" pulang cepet , ntr berangkat lagi " ucap farel karna setelah itu Hana akan berangkat ke cafe jadi pelayan
" nanti mama berangkatnya sorean ntr kamu ikut ya . tapi sekarang harus sama bu'de " ucap Hana lagi
si kecil farel hanya mengangguk Hana jadi tidak tega karna untuk menupang hidupnya dan biaya farel dia harus bekerja ekstra
seandainya dia pulang ke rumahnya mungkin dia tak akan sesusah ini . tapi Hana takut klo orang tuanya tidak mau menerima farel Hana tak akan rel untuk dipisahkan dengan anaknya
" maafin mama ya kamu jadi kyk gini " ucap Hana dengan mata berkaca-kaca
" gk p ap kan mama kerja buat farel " ucapnya menggenggam tangan mamanya
setelah mengganti baju farel Hana menitipkan anaknya ke tetangganya yang sering di panggil bu'de Hana kembali ke pabrik karna waktu kerjanya tinggal 2 jam lagi
pukul 2 siang hana pulang dan menjemput anaknya di rumah bu'de setelah sampai di rumah Hana langsung memasak dan menanyakan pada farel mau makan ap
" males ma aku pengen makan mie yang ada bumbu merahnya itu loh mah aku denger Yani makan ma " ucap farel dengan mata berbinar
" o itu namanya pasta ntr mama beliin ya di cafe tapi sekarang harus makan makanan yang mama masak " ucap Hana memberi pengertian pada anaknya
untung anaknya tidak rewel klo bilang nanti dia akan menunggu klo di bilang gk punya uang dia tidak akan minta lagi
soal papanya dia tidak pernah menanyakan karna dengan mamanya saja katanya bahagia .
tapi Hana tau anaknya cuma untuk menghiburnya saja Karna ketika ada anak seusianya yang berjalan dengan papanya anaknya selalu melihat dengan mata yang penuh harapan ,
Hana hanya belum siap untuk mempertemukan farel dengan Dhani karana takut farel tidak di akui itu hanya membuat farel sakit hati
malam harinya farel berada di cafe ikut mamanya dia duduk di pantry cafe itu sedangkan Hana mengantar makanan ke meja
" hmm om mama kapan selesainya " ucap farel pada teman Hana yang bekerja di kasir
" ntr rel emang kenapa" ucap orang itu
__ADS_1
" kasian aj liat mama kayak gitu " ucap anak laki-laki itu
setelah selesai dengan pekerjaannya Hana pulang dengan farel menggunakan motornya
setelah sampai di rumah, Hana langsung mengambil piring dan sendok garpu dan menyiapkan pasta yang di mau oleh farel
dia hanya membeli satu porsi karna dia tak punya uang untuk membeli 2
" mama koq beli satu " tana farel pada mamanya
" iya buat farel mama udh kenyang " bohong Hana karna jujur saja dia hanya makan siang tadi
" hmm kita bagi dua ya ma " ucap farel ingin turun mengambil piring untuk membagi pastanya
" eh gk usah mama kenyang , buat farel aj" kata Hana sambil mengusap kepala farel
setelah selesai memakan pastanya farel langsung meminum susu yang sudah di buatkan Hana tadi
" klo udah cuci muka terus gosok gigi ya " perintah Hana pada farel
setelah selesai menggosok gigi
" mau tidur sama mama ap sendiri" tanya Hana pada anaknya karna terkadang dia gk mau tidur sama Hana
" sama mama aj pengen peluk mama" jawab farel
ketika sampai di kamar dan mereka naik ke ranjang
" maafin mama ya sayang gk bisa seharian sama kamu , jarang ngajak main kamu " ucap Hana lagi
" gk p ap kan mama kerja juga buat farel . buat beli mainan farel , biaya sekolah , terus supaya punya uang buat pergi liburan " ucap anak laki-laki itu sambil memeluk pinggang mamanya
" ntr mama janji bakalan ngajak kamu liburan ke pantai klo weekend" janji Hana pada anak kecil itu
" promise " unjuk farel dengan menunjukkan jari kelingking nya
Hana langsung menautkan jarinya " promise " ucapnya sambil mengeloni anaknya farel langsung tertidur
*
*
__ADS_1
*
mau di buat ketemu gak nih sama Dhani ?