Pria Dingin Menyebalkan

Pria Dingin Menyebalkan
pulang


__ADS_3

happy reading


beberapa jam


"huh akhirnya sampai juga , loe sih Dhan gk mau pake pesawat " gerutu Dhavi setelah sampai di halaman depan rumah Dhani sambil merentangkan ototnya yg lelah


" ribet ntr juga nyetir LG kn , enakan kyk gini bisa ngelihat jalanan " ucap Dhani enteng


"iya enak klo pakai supir nah loe pakai gue yg suruh nyetir ,punya supir tapi koq ribet" keluh Dhavi lagi


" berisik bgt sih loe gue potong gaji loe ya " ancam Dhani yg sepertinya berhasil karna wajah Dhavi langsung menggeleng cepat


" hmm bagus sekarang koper Hana sama farel keluarin dari bagasi taruh di kamar gue " perintah Dhani langsung dituruti oleh Dhavi


Dhani yg melihat Hana hanya memandang rumahnya saja langsung mengajak nya masuk


" ayo kita semua harus masuk supaya cepat istirahat" ajaknya sambil mengambil tangan farel untuk di bawa masuk ke dalam rumahnya


Hana hanya diam dgn wajah sedihnya dia melamun kn cara bagaimana dia menjelaskan semuanya bahwa farel anaknya dia Malu pada keluarga om nya , BKN malu tentang farel tapi malu tentang dirinya yang hadir lagi di rumah ini


" ayok Han koq malah bengong sih "ucap Dhani sambil menggenggam tangan Hana dengan tangan satunya sekarang kanan kiri Dhani sudah ad farel dan Hana


" tunggu mas " ucap Hana sambil merenggangkan pegangan tangannya dari Dhani , tapi Dhani langsung menggenggam tangan Hana dengan erat


" udah percaya sama aku sekarang kita masuk " dgn terpaksa Hana hanya menurut dan masuk dengan langkah pelannya


" ntr di dalam banyak mainannya gk pah " tanya farel pada Dhani


" banyak donk ntr kamu main dulu ya sama om adiknya papa dia banyak mainannya, papa ngomong dulu sama Opa Oma ya " Dhani mencoba memberi pengertian kepada farel supaya di dalam nanti dia tidak mendengar pembicaraannya dengan keluarganya


" ok siap deh " sambil tersenyum dan meletakkan tangannya di keningnya seperti orang hormat


sedangkan Dhavi masih menunggu boss nya masuk dulu sebelum dirinya masuk ke rumah


"assalamualaikum Dhani pulang " ucap Dhani sambil teriak sedangkan Hana sudah berkeringat dingin Dhani menyadari itu , dia menggenggam tangan Hana dengan erat takut Hana masih belum siap


" mah kk Dhani udah pulang , eh kak Hana ad di sini juga " ucap remaja laki-laki yg kaget melihat Hana


" eh cil panggil papa sama Mama gih " suruh Dhani pada adiknya itu


"ogah panggil saja sendiri " ucap adiknya itu


anak lelaki yang hampir remaja itu menarik tangan Hana dan farel supaya duduk di sofa sambil memeluk Hana di sofa itu


"sumpah kgn tau kk udh brp lama gk kesini , eh kesini lagi bawa anak kecil mlh ganteng LG " ucap remaja itu sambil tersenyum pada farel , farel hanya tersenyum singkat pada remaja laki-laki itu


"eh gk sopan kakak nya sendiri di cuekin " ucap Dhani setelah duduk di samping farel

__ADS_1


arkhan hanya melirik saj tanpa ada niatan menjawab


" eh boy umur kamu brp " tanya Arkan pada farel


"5 tahun " jawab nya sambil memperlihatkan semua jati tangan satunya


" hmm o ea bokap kamu mana " tanya nya lagi


farel hanya plongo saja karena belum ngerti arti bokap


" udh deh jangan tanya terus " sewot Dhani pada adiknya karna sikap adiknya itu kebalikannya Dhani klo Dhani cuek sama urusan orang lain klo adiknya mah kepo


" oh papa farel , papa farel kan papa Dhani " ucap farel setelah berpikir yang di tanyakan orang didepan nya ini


"lh koq ngono sih " ucap Arkan yang bingung


disaat semua bingung ngejawab tiba tiba dari arah tangga datang sepasang suami istri yang berjalan beriringan


" udh pulang Dhan , Hana sayang itu kamu bnrn " ucap mama Dhani yang shok melihat hana yang sudah lama tidak dilihatnya wanita itu buru buru menuruni tangga


" hati hati mah ntr jatuh " ucap laki-laki paruh baya yang takut melihat istrinya jatuh


" iya Tan ini Hana " ucap Han sambil menyalami tangan wanita itu dan suaminya


" kmn aj sih sayang kan Tante sama om khawatir , kamu udah ngabarin ibu ama bapak kamu gk mereka khawatir loe sama kamu Sampek mama kamu di rawat di rumah sakit ketika om kamu ngabarin kmn aj sih kamu perginya sayang koq gk ngabarin tante" ucap mama Dhani panjang lebar sambil memeluk Hana


" maafin Hana om Tante Hana gk pamit waktu pergi Hana kepepet waktu itu , Hana Lom ngabarin keluarga Hana Tante " ucap Hana pada Tante dan omnya


" eh ini anak siapa , anak kamu ini sayang " ucap mama Dhani pada Hana


" iya Tante ini anak Hana " ucap Hana


" bik Atun tolong ambil air buat tamu kita " ucap mama Dhani sambil tersenyum manis pada bocah kecil itu


setelah bik Atun memberikan air pada farel , farel langsung meneguk airnya hingga tinggal separuh


" mah koq anak Hana kayak Dhani waktu kecil sih mah mukanya itu loh " ucap papa Dhani pada istrinya sambil melihat seksama wajah ank kecil yang sedang duduk di pangkuan hana


" iya ya pa koq mama baru ngeh sih pa " ucap mama Dhani membenarkan ucapan suaminya


" emang itu Anak Dhani pa ma " ucap Dhani dengan wajah datarnya


" hah maksudnya gmn jelasin sama Mama dan papa dgn jelas " ucap papa Dhani dgn tegas


farel sudah di bawa ke atas ke kamar papanya sama Arkan karna dia tau bahwa urusan ini bukan untuk di dengar oleh ank kecil seperti dirinya dan farel


" ya farel emang anak Hana sama Dhani , dulu waktu Hana tinggal disini mama lagi gk ada Sama papa pergi ke acara pernikahan. Dhani di jebak sama klien Dhani minum alkohol di tambah obat perangsang pah mah , sampai kerumh di anter temen Dhani yang bukain pintu sama bantu Dhani ke kamar ya Hana , Dhani udh usaha nahan nafsu Dhani tapi ketika ngelihat Hana mau keluar Dhani yg gk bisa , Dhani maksa hana buat ngelakuin hal itu pah mah maafin Dhani " ucap Dhani Menjelaskan pada papa dan mamanya dgn wajah penuh penyesalan

__ADS_1


" jadi kamu maksa Hana buat ngelakuin hal bejat itu sama kamu Dhan " ucap papa Dhani dgn geram yang di balas anggukan kepala oleh Dhani


papa Dhani yang tak bisa mengendalikan emosi langsung menghajar Dhani secara membabi buta


" kamu brengsek Dhan " ucap papanya terus memukul Dhani hingga babak belur .


mama Dhani hanya bisa menangis dan menenangkan Hana yang sudah menangis sedari Dhani menjelaskan semuanya, dia tidak menyangka akan mengingat lagi peristiwa kelamnya


" maafin Dhani ya sayang " ucap papa Dhani sambil mengambil alih pelukan Hana dari istrinya


"jadi kamu ketika pergi dari rumah ini kamu lagi hamil Han " tanya mama Dhani yang di jawab anggukan kepala oleh Hana


"terus knp kamu pergi gk bilang sama om dan Tante klo kamu hamil anak Dhani sayang , pasti kamu mengalami hal sulit waktu hamil kn ? " tanya mama Dhani


"dulu Hana takut klo mas Dhani tahu Hana hamil hiks dia bakal maksa ngegugurin anak hana Tan , hiks hiks karna dulu mas Dhani ngomong klo dia tau Hana hamil katanya bakal di bunuh "ucap Hana sambil sesenggukan


papa Dhani langsung bangun untuk menghajar anaknya yang tak bertanggung jawab atas kelakuannya, tapi langsung di cegah oleh istrinya


" udh tenang dulu mas kita selesain secara baik-baik " ucap mama Dhani sambil merentangkan tangannya di depan anaknya


Dhani terus menyesali perbuatannya dulu pada Hana gara gara gengsi nya dia hampir kehilangan segalanya dan semoga saja Hana memberikan kesempatan kedua pada dirinya


" udh kamu istirahat Han kita bahas besok lagi " ucap papa Dhani yang pusing dengan tingkah anak lelakinya harus bilang apa dia pada adiknya ntr


"besok kita ke rumah Hana semuanya " ucap papanya sebelum melenggang ke kamar nya


" maafin Hana Tante ini semua salah Hana " ucap Hana sambil menundukkan kepalanya


" gk , seharusnya Dhani yang minta maaf bukan kamu , kamu disini korban sayang , udh sekarang kamu pergi tidur besok kita pulang ke rumah kamu " ucap mama Dhani sambil mengusap kepalanya Hana


"udh yuk sekarang istirahat kasian farel nunggu dr tadi nunggu takut di rewel " Hana mengangguk dan berjalan beriringan dengan Dhani naik ke kamarnya


" udh kk , klo udh aku mau balik ke bawah " ucap Arkan dia langsung ngeloyor sebelum mendengar jawaban Dhani


farel sedang bermain dgn robot di kamar Dhani yang emg Dhani suka mengoleksinya


dia sibuk dgn mainan nya tanpa menghiraukan kedatangan mereka


" sayang mandi dulu yuk " ucap Hana sambil berjalan ke arah farel


" udh ngomong sama opa Oma nya ma " tanya farel


"udah donk " ucap Hana dengan sangat ceria , Dhani hanya bisa bengong melihat secepat itu ekspresi wajah Hana langsung berubah ketika bersama dengan farel


"ya udah yuk mandi ntr tidur trs main, makaan " bujuk Hana lagi


" males mah tidur, tadi di mobil tidur masak skrg suruh tidur lagi " ucap Anak kecil itu sambil memonyongkan bibirnya

__ADS_1


" yaudah mandi trs ntr kita jalan_jalan " akhirnya anak itu menurut dan mandi


hmm lanjut gk 😉


__ADS_2