
happy reading guys
mereka tidur di kasur yang sama tapi ada penghalang guling di antara mereka
pagi harinya Dhani bangun dan terkejut yang melihat Hana di dekapannya Hana tidur beralaskan lengannya
pantas saja lengannya keram ternyata Hana yang tidur
Dhani menyingkirkan anak rambut yang yang ada di dahi Hana ketika ada pergerakan dari Hana Dhani langsung pura pura tidur
" selamat pagi dunia tidur yang nyenyak " ucap Hana belom tau klo sudah tidur di lengan Dhani
setelah Hana menyadari Hana langsung menutup mulutnya dan memukuli kepalanya
Hana bergegas turun dari ranjang dan berlari ke kamar mandi . setelah Hana menutup pintu Dhani langsung membuka matanya dan tersenyum karna semua yang dilakukan Hana tak luput dari perhatian nya
ketika Hana keluar dari kamar mandi dan mengganti bajunya Hana melihat Dhani yang sudah bangun
" hmm mas cepetan mandi " ucap Hana yang agak canggung karna Mengingat tadi ketika dirinya bangun dalam pelukan Dhani
" emm iya bukannya kepagian ya han " tanya Dhani
" iya tapi klo untuk sholat kesiangan " ucap Hana santai sambil memakai mukena nya
setelah mereka selesai dengan acara bersih bersih nya mereka langsung check in untuk keluar
ketika di perjalanan untuk pulang Hana mengajak Dhani untuk tidak pulang dulu dan pergi ke gunung B***o dulu
" mas kita ke gunung B***O dulu ya mas " pinta hana pada Dhani
" gak bisa Han tugas aku udah numpuk dari dosen belom lagi klien nelfon terus buat meeting " ucap Dhani mencoba memberikan pengertian pada Hana
" yah emang mas kerja apa di kantor paman " tanya Hana karna penasaran
" gue gak kerja di kantor papa gue kerja di kantor gue sendiri " ucap Dhani sambil fokus ke jalan
Hana hanya ber O ria saja ketika di jalan Hana mengajak sarapan karna melihat angkringan yang sangat rama
" gak ah Han gak higienis " ucap Dhani karna melihat orang mengambil di dengan tangannya
" yaudah kita ke resto tapi aku pengen makan cheesecake ya " ucap Hana dengan mata berbinar karna membayangkan saja sudah membuat dia ngiler
" makan nasi dulu baru cake ya" ucap Dhani
" gk ah gk mau " ucap Hana langsung memalingkan wajahnya ke luar jendela
dan terpaksa Dhani menyetujui dan ketika ada restoran Dhani langsung memarkirkan mobilnya di depan restoran nya
setelah mereka selesai makan mereka langsung pulang tanpa berhenti lagi
" loe pengen apa lagi " ucap Dhani
yang di balas gelengan kepala oleh Hana karna jujur saja dia merasa kenyang ketika makan tadi karna Dhani memesankan 2 porsi
" pipi aj yang kayak bakpao badan kayak korek api kayu" sindir Dhani pada Hana karna melihat porsi makan Hana yang banyak
" iya lah kan nyawanya ada dua jadi makan harus banyak kan "ucap Hana tanpa sadar
" maksud loe " Dhani kurang paham dengan Hana
" hehehe gk koq kan aku suka makan maksudnya " ucap Hana mencari alasan karena keceplosan
__ADS_1
setelah mereka sampai di rumah mereka langsung di sambut oleh mana Dhani yang menunggu di depan pintu rumah
" eh udah nyampe kangen tau " ucapnya langsung memeluk Hana
" lebay " ucap Dhani sambil berjalan ke dalam rumah
setelah Hana dan bibik di ruang tengah ada seorang perempuan yang memakai pakaian kurang bahan .
" Hay Han kenalin gue putri " ucapnya pada Hana yang merasa terkejut karna langsung muncul
" eh iya " ucapnya canggung karna tak pernah ketemu
" mbok bikinin es jeruk donk " teriak putri pada mbok
setelah itu mbok datang dengan membawa es jeruk di nampan
" sehat nak Hana gmn kabar orng tuanya" tanya mbok pada Hana
" sehat donk mbok . bapa Ama ibu juga sehat " jawab Hana sambil duduk
" mau dibikin jus alpukat gak nak " tanya mbok
" gk ntr klo mau bisa bikin sendiri mbok , udah mbok istirahat aj mbok " ucap Hana pada mbok krna Hana tau klo ada putri di sini pasti mbok disuruh2 terus
setelah mbok pergi tinggal Hana bibik dan putri
Hana langsung pamit untuk naik ke kamarnya dan berencana mau ke restoran ingin bekerja
setelah Hana siap siap Hana langsung turun dan di bawah Hana berpapasan dengan Dhani yg mau keluar juga
" mau kemana sayang " tanya bibik pada Hana karna melihat hana dengan pakaian lengkapnya
" mau ke resto bik kerja " jawab Hana
" koq loe masih kerja kan ortu loe kaya Han " tanya putri pada Hana
" emang mau apa terus tergantung ke ortu put " jawab Hana putri langsung mendengus karna kesal dia merasa tersindir
sedangkan bibik hanya bisa tersenyum geli melihat wajah putri yang cengo
setelah 30 menit perjalanan karna macet Hana nyampek di restoran . Hana di sambut dengan pelukan oleh Vina dan Ambar
" emang gk capek Han langsung kesini " tanya David
yang di bantu anggukan oleh Vina dan Ambar
" iya kenapa gk istirahat aj dulu " ucap Azka pada Hana
" bosen istirahat terus ka di rumah berapa hari ini juga istirahat " jawab Hana
setelah itu mereka langsung kerja
malam harinya ketika resto tutup Hana menunggu di luar dan bertemu Azka dan Dimas
" ayuk Han gue anter ke rumah " tawar Azka pada Hana
" makasih ka tapi gue ntr di jemput mas Dhani " setelah itu Dimas sudah ada di depan Hana memakai motor trail
" Hana sama gue aja " ucap Dimas karna melihat Azka yang dari tadi bersama Hana
mereka terus berdebat Hana saja yang ada di situ Sampek bingung ketika mereka asik berdebat Dhani datang dengan mobil Pajero sport hitamnya
__ADS_1
" Hana pulang sama gue " ucap Dhani dengan dingin karna mendengar mereka yang berebut mengantar Hana
" ya udah ya gue duluan assalamualaikum " pamit hana pada mereka
merek bingung siapa yang berdebat siapa yang bawa pulang Hana
" kita kalah Ama yang anak bos bro" ucap Azka yang di balas anggukan oleh Dimas
di perjalanan Dhani berkata pada Hana yang membuat Hana langsung memalingkan wajahnya
" seneng kan loe di rebutin kayak tadi klo sekali murahan tetep MURAHAN " ucap Dhani sambil menekan kalimat terakhirnya
Hana hanya diam saja karena malas berdebat dengan Dhani Hana menyandarkan kepalanya ke belakang karna mengantuk
HENING
HENING
HENING
setelah sampai di rumah Hana langsung turun karna ingin mandi rasanya tubuhnya lengket semua
habis mandi Hana langsung turun , dan bibi menyuruh Hana keluar bersama Dhani dan putri untuk makan di luar
ketika mereka di luar putri langsung menyingkirkan tangan Hana yang hendak membuka pintu mobil di depan
Hana mengalah dan mau duduk di belakang ketika Dhani masuk di merasa malas keluar karna yang duduk di depan putri
" siapa yang nyuruh loe disini " ucap Dhani pada putri
yang membuat putri langsung menciut karna takut pada Dhani
" pindah ke depan han" ucap Dhani pada Hana yang membuat putri langsung pindah ke belakang
karna tak melihat Hana melakukan pergerakan dengan pindah ke depan Dhani langsung turun dan mengajak Hana duduk di depan . itu membuat putri cemberut
ketika sampai di restoran Hana bertemu dengan Dimas . Dimas mengajak Hana makan bersama tapi Dhani tidak mau . Hana memaksa ingin makan dengan Dimas karna merasa kesel dengan putri
" Han boleh gak klo gue ngomong sesuatu " ucap Dimas ketika mereka duduk dan memesan makanan
Dhani duduk di belakang mereka karna merasa jengkel pada Dimas yang seenaknya mengajak Hana
" ngomong ap " tanya Hana sambil meminum jus alpukat nya
" Han kan kita gk pernah putus . dulu itu karna loe terpaksa ninggalin gue gmn klo kita balikan lagi " ucap Dimas mengungkapkan perasaan nya untuk balikan sama Hana
" sekarang udah beda dim . gue gak sama kayak orang lain . masih banyak perempuan di luar sana yang lebih baik dari gue" ucap Hana pada Dimas
" beda apa gue bisa Nerima semuanya Han klo loe cuma janda " ucap Dimas meyakinkan Hana
" gue mau ngomong tapi jangan pernah bocorkan ini sama orang lain " ucap Hana Dimas hanya mengangguk Hana tahu klo Dimas gk akan memberi tahu orang lain
" gue hamil " ucapnya karna Hana TDK mau memberi harapan pada Dimas terlalu jauh
" siapa yang hamilin loe Han kan loe gk prnh keluar an" ucap Dimas karna waktu dulu pacaran Hana saja tidak mau pegangan tangan apa lagi melakukan hal yang sangat jauh
Dhani hanya melihatnya dari jauh ketika Dhani ingin mendatangi mereka putri langsung menarik tangan nya
setelah selesai makan mereka pulang dan Hana di antarkan Dimas
*
__ADS_1
*
*