
happy reading guys
setelah sampai di stasiun Hana langsung naik ke kereta jurusan ke kota J
di perjalanan Hana bertemu seorang nenek yang mempunyai rumah di kota J katanya . nenek itu menanyakan Hana mau kemana
" emang mau kemana. nak " ucap nenek itu
" hm ke kota J nek" ucap Hana
" mau berlibur ap ke rumah kerabatnya" tanya nenek itu lagi
" gk nek niatnya sih mau menetap disana . saya juga gak punya kerabat nek disana "ucap Hana sambil memegang perutnya Karna merasa keram
Hana meminum air sambil terus mengelus perutnya
nenek itu bertanya pada Hana
" kamu hamil nak " tanya nenek itu dan Hana mengangguk
" hmm suaminya kemana koq gk ikut " ucap nenek lagi
" eh itu nek suami saya gk ada" ucap Hana nenek itu salah paham menganggap klo suami Hana meninggal jadi Hana mengiyakan saja biar tidak ribet ntr
nenek itu mengajak Hana tinggal bersama . karna nenek itu hanya sendiri krna anaknya ad di kota M ini
dan nenek itu punya warung lesehan di kota J jadi Hana bisa membantu klo dia mau
Hana langsung menyetujui nya karna memang dia tak punya siapa siapa disana
Hana berangkat agak siangan ke stasiun tadi karna memang jadwalnya siang dari pagi Hana terus jalan2 di taman karna akan meninggalkan kota itu setelah tinggal di kota itu beberapa bulan ini
setelah menempuh 7,5 jam akhirnya Hana sampai di stasiun kereta di kota J . bisa saja Hana naik bus atau pesawat tapi Hana pengen naik kereta dan menghemat biaya karna dia punya simpanan sedikit hasil dari gajinya dan yang dikasih ortu dan juga kakak nya karna Setiap bulan Hana selalu di kirimin uang takut ngerepotin ortuny Dhani
*
*
*
__ADS_1
di sisi lain orang tua Dhani panik Karna sudah malam tapi Hana belum pulang . karna kata dhika tadi Hana gak masuk kerja dan kata Ambar dan Vina Hana tak menelfon mereka dari tadi pagi . ketika mereka menghubungi nomor telepon Hana nomernya sudah tidak aktif , ketika Dhani masuk ke rumahnya langsung di sambut kepanikan orang tuanya
" ada apa sih mah koq panik gitu " ucap Dhani santai
" ini loh Dhan hana belum pulang kan dia gk pernah Sampek kayak gini " ucap mama dhani
" udah telefon temennya gak / orang tuanya mah " tanya Dhani
" udah Dhan kata dhika tadi Hana gk masuk . udah di telfon ke kampung kata rianti gk nelfon malah dia nanya Hana kenapa" ucap mama Dhani karna merasa frustasi
" udah tenang dulu kita ke kamarnya mungkin dia udah nyampek dari tadi tapi langsung ke kamarnya" ucap papa Dhani karna dari pulang tadi dia gk masuk sama sekali ke kamarnya Hana
ketika mereka sampai di kamar Hana mereka melihat kamar Hana bersih dan ketika membuka lemarinya baju Hana sudah kosong . mama Dhani langsung histeris papa dhani langsung terduduk karna tidak tau menjelaskan bahwa Hana pergi dari rumahnya ke adiknya
" ini semua gara2 kamu dhan" ucap mamany dengan berderai air mata
" koq dhani " tanya nya
" iya kamu selalu sakiti hatinya " ucap mama Dhani
Dhani langsung termenung mendengar kata mamanya
" udah jangan salahin Dhani kita cari Hana besok " ucap papa Dhani dia langsung membawa istrinya ke kamarnya
" suka gak nak " kata nek Ijah pada Hana
" suka nek disini adem asri nyaman buat perkembangan kandungan aku nek" ucap Hana sambil mengelus perutnya
" udah berapa bulan nak "
" dua bulanan nek " ucap Hana
" sedikit lagi perut kamu akan terlihat . kamu cantik anak kamu ntr juga akan cantik dan ganteng " ucap nenek sambil menyentuh perut Hana
" iya nek semoga aj dia sehat Sampek lahir " ucap Hana lagi
di lain sisi ibu Hana sudah mendengar klo Hana pergi gk tau kemana , dia histeris Abang Hana saja sampai kewalahan menghadapi nya dia menyuruh anaknya itu untuk mencari adiknya sampai kemanapun
ibu Hana terus menangis sampai matanya bengkak karna memikirkan anaknya makan ap sekarang Hana sangat manja pada ibunya klo dia pergi dia akan bermanja-manja dengan siapa
__ADS_1
setelah Hana masuk ke rumah nenek Ijah . Hana langsung ke dapur meminum susu dan obat penguat kandungan , setelah itu Hana masuk ke kamarnya yang telah disiapkan oleh nenek Ijah
kamar Hana mempunyai jendela yang besar menghadap belakang rumah ini yang mempunyai kebun bunga yang indah Hana langsung tertidur di kasurnya Tampa menutup jendela kamarnya
meskipun kamarnya tak sebagus kamar yang selalu di tempati oleh Hana
tapi Hana bersyukur karena mempunyai tempat tinggal yang nyaman dan layak
Dhani memikirkan Hana yang pergi dari rumah nya
ntah dari kapan perasaan itu muncul yang jelas Dhani merasa kehilangan ketika Hana pergi dari hidupnya seperti ada yang kosong biasanya dia akan mengecoh Hana
semua perbuatannya ke Hana berputar di otaknya seperti film rusak yang selalu setia menemani nya . dia menyesal selalu menyebut Hana murahan
bukan maksud nya selalu menghina Hana karna dia merasa cemburu dengan Hana ya sekarang Dhani menyadari itu
di lain sisi Azka mencari Hana ke semua tempat yang pernah kunjungi dan menanyakan pada orang lain dengan menunjukkan foto Hana yang diambil waktu Hana bersantai di restoran dulu
semua orang menggeleng dan berkata tak pernah melihatnya Azka di buat khawatir karna sudah hampir tengah malam tapi Hana tak kunjung di temukan
setelah lelah berjalan Azka mengingat Dimas
ya dia orang yang Deket dengan Hana
Azka langsung menelfon Dimas klo ada yang tanya koq Azka punya nomer Dimas karna dulu dimas pernah meminta nya untuk menanyakan Hana pada Azka
Dimas terkejut Ketika mendengar klo Hana Pergi dari rumahnya Dimas berpikir pasti karena Hana hamil dan dia takut Dhani mengetahui nya karna Hana pernah mengatakan klo Dhani akan menggugurkan kandungan nya Hana
Dimas akan mencari besok karna sudah tengah malam
Azka kembali ke rumahnya setelah tak mempunyai hasil atas pencariannya . dia akan melanjutkan besok saja mencarinya karna jujur saja dia capek
Hana terbangun di tengah malam karna menginginkan Dhani memasak mie pake telur . setelah di dapur Hana langsung mengambil panci dan memasaknya untuk memenuhi ngidamnya meskipun bukan Dhani yang memasak setelah selesai dengan makannya Hana kembali ke kamarnya dan mengambil wudhu untuk sholat tahajud
*
*
*
__ADS_1
*
semoga suka ya 😘