
happy reading guys (-"(
" Han gue mau ngomong " ucap Dhani
" iya ap " ucap Hana
" kenapa loe gk ngomong klo farel anak aku Han " ucap Dhani yang mengganti panggilan nya jadi aku kamu
Hana langsung melotot kala Dhani mengucapkan itu tapi sebisa mungkin dia mengubah ekspresi wajah nya menjadi tenang lagi
" kata siapa " ucap Hana tenang meskipun degub jantungnya sedang tidak normal
" aku udah tes Han " ucap Dhani lagi
" bisa aj kan tes itu gk akurat " ucap hana lagi yang mulai bingung
" udah deh jangan ngeles gk mungkin han rumah sakit main main tentang itu "
" loe itu egois udah pisahin aku sama farel selama ini "
ucap Dhani yang mulai emosi
" o ea aku gitu yang egois . farel itu anak aku bukan kamu ngerti " ucap Hana tepat di depan wajah Dhani
Dhani langsung mengangkat tangannya untuk menampar Hana
" mau tampar ayo aku gk takut " ucap Hana menantang
" kata siapa aku mau mukul aku mau garuk kepala koq " ucap Dhani lagi sambil menggaruk tengkuknya
" kamu gk bisa gitu donk Han . aku akan ambil farel dan rebut hak asuh farel dari.kamu " ucap Dhani sambil melirik ke arah kamar yang di tempati Farel
" hahaha mau ngambil farel setelah kamu tau dia anak kamu . dulu kmn aj pak aku ngidam tengah malam waktu hamil farel kamu gk pernah ad hiks trus aku mau lahirin farel aku harus berjuang banting tulang kerja serabutan buat biaya kamu kmn hah " ucap Hana setelah ketawa dia nangis
" waktu farel lahir aku minta tolong sama dokter untuk adzanin farel . kamu kemana mas belum berapa hari aku lahiran aku harus kerja buat beli popok sama susu . aku kerja jadi buruh cuci sambil gendong farel kamu kmn , dan setelah farel besar kamu mau ambil dia emang otak kamu konslet mas , waktu aku di usir di hina sama orang karna punya anak gk punya suami kamu kemana mas aku harus bawa farel kehujanan buat nyari kontrakan mas , anak aku nangis tiap pulang sekolah karna melihat temen nya di jemput papanya , dan di ejek gk punya ayah aku nangis mas tiap farel ngadu " ucap Hana membentak Dhani diam ketika Hana mulai bicara lagi dia bengong mendengar keluhan Hana selama ini
" kamu mau ambil dia untuk kamu bunuh, gk akan aku kasih mas " teriak Hana lagi
" gk Han aku gk akan bunuh farel kata siapa " ucap Dhani ingin memegang tangan Hana tapi Hana langsung menepisnya
" dulu kamu bilang akan gugurin kan klo ad bayi dalam perut aku " ucap Hana lagi dengan terus berlinang air mata
__ADS_1
" maaf klo dulu aku ngomong kayak gitu aku mohon Han izinin aku ngakuin farel anak aku . jadi dulu kamu pergi dari rumah karna farel ada dalam perut kamu " yang dijawab anggukan oleh Hana
ketika Hana mulai tenang farel langsung memeluknya erat untung saja ruangan kerja Dhani kedap suara jadi teriakan Hana gk akan kedengeran sampai keluar
Hana terus berontak dalam pelukan Dhani tapi Dhani semakin memperkuat pelukannya
" maafin aku udah buat kamu menderita selama ini , aku yang buat kesalahan tapi kamu yang harus nanggung semuanya sendiri , maafin mas ya mas janji bakal tebus semuanya , kita pulang ya terus kita nikah biar farel punya papa han mas mohon ya " ucap Dhani sambil mencium puncak kepala Hana
Hana hanya mengangguk saja " tapi aku gk mau pulang " ucap Hana sesenggukan
" kenapa , klo kamu takut di marahin mas yang bkln nanggung semuanya Han " ucap Dhani
" aku takut farel gk di akuin mereka itu hanya buat farel sakit hati " ucap Hana dalam pelukan Dhani
" anak seganteng farel gk akan di marahi sama mereka Han .pasti mereka sayang " ucap Dhani menenangkan pikiran Hana
" koq om sama mama pelukan sih " ucap farel yang sudah ad di bawah mereka
" bukan om sayang tapi papa " koreksi Dhani pada perkataan farel yang menyebut dirinya om
" koq bisa kata mama om itu om farel " ucap farel Hana hanya diam menyimak orang dua ini bicara
Dhani langsung menyamakan tingginya dengan farel
" tapi papa gk bhgy ya sama keluarganya papa " tanya farel
" gk koq papa gk punya keluarga selain farel sama mama " jawab Dhani sambil memandang farel dan Hana
" jadi sekarang panggil papa gk boleh om lagi ya " ucap Dhani pada farel sambil menunjukkan kelingkingnya yang langsung di sambut kaitan oleh farel
" besok kita pulang ya ketemu kakek nenek y " ucap Dhani sambil mengambil farel ke dalam gendongannya
.
" ye ye ye ye farel ke rumah nenek . sekarang farel punya papa trus kakek nenek ma " ucap farel pada Hana
Hana hanya tersenyum melihat tingkah laku farel yang akhir-akhir ini sangat manja pada Dhani
" mau makan gk boy " tanya Dhani pada Farel
" mau " jawab farel
__ADS_1
" mau burger sama es krim " ucapnya lagi Dhani hanya menggeleng karna mengingat itu makanan kesukaan Hana
" anak sama mama sama aja kesukaan nya " ucap Dhani pada farel sambil melirik Hana
" biarin " ucap Hana ketus
" udah ayo kita turun makan di kantin aj ya , kan disana lengkap " ucap Dhani sambil menggendong farel
" hm pa farel mau jalan aj " kata farel pada Dhani . Dhani langsung menurunkannya
mereka bertiga berjalan bersama sambil gandengan tangan dan farel berada di tengah tangan kanannya di pegang Hana tangan kirinya di pegang Dhani
semua seluruh karyawan melihat semua itu dan ada staf yang menanyakan pada Dhani
" keluarga nya pk " tanya staf tersebut
" iya ini istri saya sama anak saya " ucap Dhani dan di beri hadiah injakan kaki oleh hana
" kenapa sih sayang kan emang bener " ucap Dhani pada Hana
staf tersebut tersenyum mendengar suara manja Dhani yang selama ini dia yang mendengar hanya suara ketus dan dingin dari Dhani
semua pegawai perempuan langsung patah hati karena merasa tak punya kesempatan untuk mendapatkan Dhani
DI KANTIN
" mau makan ap sayang " ucap Dhani setelah mbak kantin mencatat pesanan farel dan dirinya
" geli tau mas denger kamu manggil sayang" ucap Hana pada Dhani
" biarin orang sayang nya aku koq " ucap Dhani lagi
Hana merasa Dhani kerasukan jin karna tak pernah melihat Dhani yang seperti ini
setelah Hana menyebutkan pesanannya pelayan tadi langsung kembali untuk mengambil pesanan mereka
" o ea boy ntr kamu mau beli ap mainan ap baju baru " tanya Dhani pada farel yang sibuk dengan mainannya
" emang boleh " ucap farel pada Dhani
" *** "
__ADS_1
" gk boleh kemaren kan udah jangan sering beli mainan " ucap Hana memotong perkataan Dhani
lanjut gk nih "( ". " )