Pria Dingin Menyebalkan

Pria Dingin Menyebalkan
ngidam


__ADS_3

happy reading guys


" emang enak ya " ucap Dhani ketika melihat Hana memakan masakan nya dengan lahap


" iya . " jawab Hana sambil mengelap bibirnya


" knp gue pengen rasain bibir Hana lagi ya " batin Dhani ketika melihat bibir Hana yang merah merona bukan karna lipstik atau semacamnya tapi merah alami


Dhani langsung menggeleng untuk menetralisir pikiran kotornya


" knp " tanya Hana pada Dhani


" hmm boleh gk gue rasain bibir loe lagi " ucap Dhani yang membuat Hana langsung menutupi mulutnya dgn tangannya


" udah ah aku mau nungguin temen aku di luar " ucap Hana sambil bangkit dari duduknya


" temen siapa , cowok lagi " ucap Dhani pada Hana. yg membuat Hana langsung menoleh


" emang knp klo cowok " tanya Hana pada Dhani dgn gaya songong


" emang loe murahan ya kemaren bawa cowok ke rumah sekarang gitu juga " ucap Dhani lagi


" itu BKN aku yang bawa tapi dia Dateng sendiri" lawan Hana lagi


" itu karna loe undang , MURAHAN " ucap Dhani dgn menekankan kalimat terakhirnya , setelah itu Dhani langsung pergi ninggalin Hana yg mematung di Deket kulkas


Hana langsung terduduk di lantai setelah ucapan Dhani yang menusuk. air mata tumpah di pipinya tanpa terasa Hana langsung mengusap nya kasar


" kurang ajar dia kan yang ngambil ke p******** gue knp dia terus mengatakan klo gue murahan " ucap Hana dgn muka yang merah padam


setelah temen Hana sampai yang ada lima orang 3 cewek 2 cowok Hana langsung mempersilakan mereka duduk .


Hana memberi tahu mereka klo mau Dateng sehingga mereka langsung dateng ke rumahnya


ketika Hana asik berbincang dengan teman nya Dhani Dateng ke Hana untuk menyiapkan makanan untuknya


Hana hanya diam tak menjawab malah asik dengan temennya


" dengarkan loe Han ap yang gue omongin " ucap Dhani pada Hana


" iya " jawab Hana singkat


" klo denger cepetan " ucapnya lagi


" biar aku aj ya Han yang nyiapin " ucap temen Hana yang bernama ria


" terserah " ucap Hana karna malas dengan Dhani


" gak usah gue bisa sendiri " ucap Dhani dengan muka yang sangat kesal pada Hana . Hana hanya mengedikan bahunya acuh


" loe di undang ya sama Veni di pernikahan nya " ucap Fandi pada Hana


" iya klo kalian " tanya Hana pada mereka


" gk lah kan cuma loe temennya " ucap Salma . hana ber O saja


" kapan loe berangkat nya" ucap ria lagi

__ADS_1


" mungkin di hari H nya aj gue masih kangen di sini" ucap Hana lagi


setelah Meraka berbincang lama akhirnya mereka pulang juga dan hana langsung masuk ke kamar tamu . karna orang tuanya lagi gk di rumah seharian ini


" temen loe udah pada pergi " ucap Dhani ketika melihat Hana santai di ruang tv


" Hem " ucap Hana tanpa berpaling dari layar tv


" klo ngomong tuh liat orangnya " ucap Dhani karna merasa kesal pada Hana


Hana hanya diam tak menjawab karna merasa kesal dengan Dhani yg selalu mengatakan murahan padanya


" denger gak loe " ucap Dhani lagi sambil berteriak


" denger " satu kata yang keluar dari mulut Hana itupun tanpa melihat ekspresi Dhani


" dasar ya loe " ucap Dhani langsung menarik tubuh Hana agar menatap nya


" apa " ucap Hana setelah berbalik dengan mata yg sudah berkaca-kaca


" mau pukul . mau katain aku murahan . apalagi mau bilang aku pe****r " ucap Hana lagi pada Dhani


" o jadi loe gak terima klo gue bilang murahan " ucap Dhani lagii tanpa merasa kasihan pada hana yg sudah menangis


" aku terima aku ini murahan , p*****r saja di bayar untuk melayani nafsu laki2 sedangkan aku marah saja tidak berani " ucap Hana sambil mengusap air mata di wajahnya dengan kasar


Dhani hanya diam ketika Hana beranjak dari duduknya menuju kamar yang di tempati Dhani


Dhani merasa sakit hati ketika Hana berbicara seperti tadi


di kamar Hana langsung terduduk di belakang pintu setelah menguncinya , Hana menangis karna merasa tidak bisa menjaga dirinya sendiri


" aku harus hemat sekarang , demi anak aku


mas Dhani gk boleh tahu klo aku hamil bisa2 anak ini di bunuh " ucap Hana sambil memegang perutnya


" gmn mau nutupin sebentar lagi perut aku udah keliatan aku harus pergi yg jauh, aku harus kuat gk boleh cengeng demi anak aku " ucapnya lagi setelah itu Hana pergi ke kamar mandi untuk membersihkan wajah dan tubuh nya


setelah selesai dengan urusan mandinya hana langsung tertidur di kasurnya dgn keadaan tengkurap


" Han bangun di suruh makan sama bibik " Dhani mengguncangkan tubuh Hana yg nyenyak di tidurnya


setelah beberapa kali melakukan akhirnya Hana bangun


" apaan sih bu orang lagi ngantuk " ucap Hana sambil mengucek matanya


" bangun woy ini gue " ucap Dhani lagi


" koq bisa masuk " tanya Hana lagi


"di kasih kunci cadangan sama bibik" jawab Dhani sambil menyingkirkan anak rambut hana di dahinya


" apaan sih " Hana langsung menyingkirkan tangan di Dhani di rambutnya


setelah itu Hana langsung bangkit dan keluar dari kamar nya menuju ruang makan


" wow ada Abang nih . sehat bang " ucap Hana pada kakak nya yang lagi duduk dan memangku anaknya

__ADS_1


" halo ponakan Tante yang ganteng " ucap Hana pada anak kecil yg berumur 8 bulan dan mengambil anak itu dari pangkuan papa nya


" eh pelan2 donk itu anak kecil woy " ucap Abang Hana pada Hana


" biarin wle " ucap Hana sambil menjulurkan lidahnya pada Abang nya


" ish dasar , udah lama gk ketemu masih aj kelakuannya kayak bocah " ipar dan ortunya Hana hanya bisa menggelengkan kepala melihat tingkah laku anak perempuan nya


Dhani hanya bisa melihat dengan senyuman melihat Hana yg memperebutkan bocah laki-laki itu


Hana terus bermain dengan anak itu setelah makan . dan menimang hingga tertidur


" mungkin kayak gini ya klo anak aku udh lahir " gumam Hana " sehat terus anak mama ya " ucapnya sambil mengusap perutnya


setelah itu Hana langsung tidur ke kamar tamu


di pagi harinya istri dari kakak nya itu sudah ada di dapur membantu ibu hana


ketik hana membantu kakak iparnya memasak . iparnya berbicara soal menikah


" kapan nih dek mau nikah BKN gk ad yang mau loh sama kmu " ucapny sambil membalik tempe


" apaan sih kak .masih males " jawab Hana


"males terus kapan kamunya punya anak "


" aku punya koq " ucap Hana keceplosan dia langsung menutup mulutnya dengan tangan dan beralasan bahwa yg di katakan tadi anak kakak nya


setelah selesai makan Hana pergi ke kamarnya untuk mengambil buku novelnya yang akan di baca di teras


setelah membuka pintu Hana langsung mengambil novel nya ketika berbalik Hana di kejutkan oleh Dhani yg hanya memakai handuk yg dililitkan di pinggangnya


" apaan sih " ucap Hana berusaha tenang saja dan ingin keluar dari kamarnya


" ngapain loe kesini " ucap Dhani dengan suara serak dan mata berkabut


" hah waktu mas Dhani pe****a aku suara nya kan kayak gini ya Allah tolong aku " ucap Hana dalam hati sambil berdoa


" ini " Hana melambaikan buku di depan wajah dhani


Dhani terus memepet Hana hingga Hana bersandar di rak buku . setelah itu Dhani ingin mencium Hana


Hana langsung menampar pipi Dhani sehingga berbekas , ketika Dhani kesakitan dan memegang pipinya Hana langsung keluar dan menyelamatkan dirinya


ketika di luar Hana langsung di tanya oleh ibunya karna ngos ngosan


" dari mana koq kayak capek gitu nak" tanya ibu Hana yg heran


" oo abis lari tadi bu" ucap Hana putus putus


*


*


*


kasih vote like donk biar aku semangat gitu nulisnya 😁

__ADS_1


__ADS_2