
Berikutnya seperti yang sudah ku perkirakan . Kita semua melakukan pemeriksaan tubuh. Lalu obat obat yang di kumpulkan di simpan di lemari. Lalu karena kami sesama wanita jadi Dr Greece tidak mencurigai ku sedikit pun.
Dengan bantuan dia aku bisa berpura pura menjadi korban. Aku memancing nya dengan mengatakan ini untuk memancing pembunuh yang sebenarnya jika kita berpura pura mati. Akan lebih mudah menangkapnya ketika kita di kira mati. Dia sangat mudah di bohongi. Aku sampai tertawa jika mengingatnya.
Dr Greece menyetujuinya, kami pun lalu melakukan rencana tersebut. Cukup mudah melakukan nya dengan sedikit cat merah di pelipis kepala. Dengan cahaya remang remang menggunakan lilin dan memakai riasan yang cukup tebal tidak akan ada yang bisa mencurigai bahwa ini palsu. Dr Greece juga lah yang aka memeriksa ku. Jadi ini sangat mudah.
Ini seperti pertunjukan anak anak ku akui. Tapi ini sangat menyenangkan apalagi ketika rumput laut di kamar nona Rebbeca Cluster. Ketika Nona Rebbeca Cluster menjerit di kamarnya , semua orang langsung berlari lari ke sana. Itulah kesempatan ku untuk memerankan sebagai orang mati.
Ketika mereka menyadari aku tidak ada, mereka mencari dan menemukan ku yang sudah berubah menjadi mayat. Semua rencana berjalan dengan baik. Dr Greece memeriksa ku secara menyeluruh dan mengatakan kepada mereka bahwa aku telah terbunuh. Tentu saja mereka percaya tidak ada seorang pun yang mencoba untuk memeriksa ku. Mereka membawa mayatku ke kamar dan meninggalkan nya di sana.
Seperti yang ku harapkan kewarasan mereka mulai berkurang satu persatu. Kemudian aku pergi dengan Dr Greece keluar tanpa di ketahui seorang pun. Aku mengajak nya ke arah karang , dia masih belum mencurigai ku. Bodoh sekali dia. Kemudia aku berkata padanya
"Coba lihat itu. Seperti perahu. "
Dengan bodohnya dia menjulurkan tubuhnya ke bawahagar bisa melihat dengan lebih jelas. Ketika dia melihat ke arah karang ku dorong tubuhnya ke bawah. Sekilas aku mendengar jeritannya. Tapi aku tidak peduli ketika melihat matanya yang penuh ketakutan atas kematian itu sudah sangat membuatku senang. Tidak akan mungkin dia bisa selamat setelah jatuh dari sini. Karena di bawah sana banyak karang tajam. Ikan hiu pun akan dengan senang hati memakannya.
__ADS_1
Selesai dengan Dr Greece tinggal tiga orang lagi. Aku kembali ke vila dan membuat sedikit suara ketika melewati kamar. Ternyata Fraster bangun dan mendengarnya. Dia membangunkan Hudson dan mereka bergegas ke bawah. Mereka mengira itu adalah Dr Greece. Aku turun ke bawah dan mereka mengikuti ku. Aku memang sengaja agar mereka mengikutiku. Aku langsung menuju ruang makan , masuk melalui pintu dapur. Ku pecahkan salah satu jendela di ruang makan.
Setelah itu aku kembali ke kamarku sendiri. Aku tahu mereka pasti akan menggeledah seluruh vila ini lagi, tapi mereka pasti tidak akan mengecek ke kamar mayat. Bodoh sekali mereka itu. Sebelumnya aku pergi ke kamar Hudson dan mengembalikan pistolnya di tempat semula.
Semula aku menyembunyikan nya ketika mereka menggeledah seisi vila untuk mencari pistolnya. Tentu saja aku menyimpan nya di tempat yang aman. Pistol tersebut ku sembunyikan di dalam perapian di antara tumpukan kayu. Tidak ada seorang pun yang berpikir untuk mencarinya ke sana
Tersisa lah tiga orang pemain di panggung. Tiga orang yang ketakutan dan saling mencurigai. Saling mewaspadai satu sama lain. Tiga orang bodoh yang tidak tahu bahwa akulah di balik semua ini.
Kesempatan datang pada saat Fraster kembali ke vila pada siang hari. Aku melihat Fraster kembali ke vila melalui jendela , ku ambil patung perunggu dan melemparkan nya tepat saat dia melewati jendela. Tersisalah dua orang di pantai.
Lalu aku menyiapkan panggung terakhir. Panggung istimewa untuk Rebbeca Cluster. Aku membuka jendela, suara ombak bisa terdengar jelas. Aku menyiapkan kursi kecil di sudut dan tali gantungan yang ku gantung pada kaitan yang aku buat. Aku memyiram kamar nya dengan air laut , meletakkan beberapa rumput laut di lantai kamarnya. Setelah semua persiapan selesai . Aku keluar dari sana , aku membiarkan pintu kamarnya terbuka agar dia bisa mendengar suara ombak. Setelahnya aku kembali bersembunyi di kamar ku.
Cluster masuk ke vila membawa pistolnya. Ku lihat dia menjatuhkan nya di atas tangga. Aku mengambil dan memasukan ke dalam saku ku. Aku sangat berhati hati agar sidik jari Rebbeca Cluster tidak hilang.
Sesuai dengan perkiraan ku Rebbeca Cluster menggantung dirinya sendiri. Kejutan yang di terima nya demgan rumput laut itu pastilah yang mematahkan pertahanan dirinya. Kalau pun dia tidak bunuh diri , aku pasti akan membunuhnya dengan tangan ku sendiri. Aku yakin dalam hati nya pasti rasa bersalah nya yang lebih menguasai nya.
__ADS_1
Setelah kudengar bunyi kursi yang di sepak , aku keluar dari kamar ku. Aku membereskan semuanya termasuk rumput laut dan kursi yang di sepak nya. Aku meletakkan kursi kecil itu di tempat nya bersama dengan kursi yang lain.
Dan sekarang aku akan menembak diriku sendiri. Aku memulai semua dengan tangan ku. Jadi aku pasti mengakhiri semuanya dengan tanganku juga. Sebelum ku akhiri hidup ku , aku menyimpan catatan berisi seluruh kejadian ini di buku catatan ini.
Aku menyimpan nya dan menyuruh seseorang untuk mengirimnya kepada Komisaris yang ku tahu namanya. Aku tak mengenal dirinya. Tapi aku yakin dia akan mengusut kasus ini. Dia mungkin akan kebingungan saat mengusut kasus ini. Tapi setelah membaca buku catatan ini dia pasti sudah mengetahui siapa pembunuhnya.
Dan terakhir setelah catatan ini di tulis, aku akan kembali ke kamar ku. Berbaring di atas tempat tidur , memegang pistol dan menembak kan nya pada kepala ku. Dan selesai lah semua. Kubawa semua korban ke alam kematian. Tugas ku sebagai dewa kematian juga selesai.
Ah iya satu lagi , aku seharusnya membawa mayat Dr Greece, Hudson, Fraster dan Cluster ke kamar nya masing masing. Sayangnya karena aku wanita aku tidak bisa membawa tubuh mereka ke kamar masing masing.
Akan sangat menyenangkan apabila aku bisa melakukan hal tersebut. Polisi pasti akan bertambah bingung mencari tahu siapa pembunuhnya. Ya walaupun pembunuh nya ada di depan mereka dan sudah menjadi mayat.
Tertanda
Laura Jane Cavendish
__ADS_1
Ps. Nama Cavendish adalah nama dari ayah kandungku. Aku tidak tahu apa pun tentang nya. Hanya nama keluarganya saja.