
Setelah melewati Jalan Bayangan yang penuh tantangan, Liang Chen, Mei Ling, dan Xuan Yue akhirnya mencapai puncak tempat mereka dituntun. Mereka berdiri di atas sebuah bukit tinggi yang menjulang di atas awan. Angin sepoi-sepoi menyapu wajah mereka, menciptakan atmosfer yang tenang dan misterius.
Di puncak bukit, ada sebuah candi kuno yang dipagari oleh gerbang besar. Candi itu terlihat usang dan penuh dengan patung-patung dewa dan makhluk mitologis. Liang Chen, Mei Ling, dan Xuan Yue mendekati gerbang dengan hati-hati, merasakan keberadaan kekuatan spiritual yang kuat.
Ketika mereka melangkah masuk ke dalam candi, mereka disambut oleh suasana yang hening dan terpencil. Langit-langit candi dipenuhi oleh lukisan-lukisan indah yang menggambarkan kisah-kisah lama tentang kekuatan dan kultivasi. Mereka merasa ada aura yang mendalam dan kuat di tempat ini, seolah-olah mengisyaratkan bahwa ada sesuatu yang sangat berharga yang tersembunyi di sini.
Mereka menjelajahi setiap sudut candi, memperhatikan setiap patung dan lukisan. Tanpa disadari, mereka tiba di ruangan utama candi, di mana ada sebuah altar besar yang dipenuhi dengan perlengkapan ritual. Di atas altar, terdapat sebuah batu permata yang berkilauan dengan kekuatan spiritual yang luar biasa.
__ADS_1
Tiba-tiba, sebuah suara misterius memenuhi ruangan. "Selamat datang, para pencari kekuatan sejati," suara itu bergema dalam keheningan. Mereka seketika berbalik, mencari sumber suara itu. Ternyata, suara itu berasal dari seorang laki-laki tua yang berdiri di pintu masuk.
Laki-laki tua itu mengenakan pakaian tradisional yang menggambarkan kebijaksanaan dan kultivasi yang mendalam. Dia tersenyum lembut saat melihat Liang Chen, Mei Ling, dan Xuan Yue. "Kalian telah mencapai puncak ini dengan keberanian dan tekad yang luar biasa," katanya dengan suara penuh kebijaksanaan.
Liang Chen, Mei Ling, dan Xuan Yue saling pandang, merasa terhormat dan terkejut dengan kehadiran laki-laki tua ini. Mereka bertanya-tanya siapa orang itu dan apa yang dia ketahui tentang mereka dan tujuan mereka.
Laki-laki tua itu melangkah maju, mendekati mereka dengan perlahan. "Saya adalah Guru Xuanming, penjaga rahasia puncak ini. Kalian adalah orang-orang terpilih yang telah melewati ujian dan tantangan untuk mencapai sini. Sekarang, saatnya bagi kalian untuk mengungkap misteri sejati kekuatan yang kalian cari."
__ADS_1
"Ujian terakhir ini akan menguji kemampuan kalian untuk melepaskan diri dari ambisi dan nafsu pribadi," kata Guru Xuanming dengan tegas. "Kekuatan sejati hanya dapat diperoleh oleh mereka yang memahami arti sejati dari kultivasi dan memiliki tekad yang tulus."
Dengan hati-hati, Liang Chen, Mei Ling, dan Xuan Yue memasuki ruangan ujian terakhir. Mereka dihadapkan pada cermin besar yang mencerminkan gambaran mereka sendiri. Di depan cermin, mereka harus menghadapi keinginan dan ambisi terdalam mereka. Mereka harus membuktikan bahwa mereka siap menggunakan kekuatan yang mereka impikan untuk kebaikan yang lebih besar daripada diri mereka sendiri.
Ketiga protagonis itu memasuki meditasi mendalam, menyelami pikiran dan hati mereka sendiri. Mereka berhadapan dengan kegelapan dalam diri mereka, menghadapi rasa takut dan keraguan yang dalam. Namun, mereka tidak menyerah. Dengan tekad yang bulat, mereka berhasil mengalahkan ujian terakhir ini.
Saat mereka keluar dari ruangan ujian, Guru Xuanming tersenyum puas. "Kalian telah membuktikan diri kalian layak mendapatkan kekuatan sejati," katanya dengan bangga. "Dengan Batu Esensi ini, kalian akan menjadi penguasa kekuatan yang luar biasa, tetapi ingatlah, tanggung jawab besar juga datang dengan kekuatan besar."
__ADS_1
Dengan rasa terima kasih dan penghargaan yang mendalam, Liang Chen, Mei Ling, dan Xuan Yue menerima Batu Esensi dari Guru Xuanming. Mereka tahu bahwa perjalanan mereka belum berakhir. Kekuatan yang baru mereka dapatkan akan membawa mereka pada petualangan dan tantangan baru yang bahkan lebih besar.
Bab 35 berakhir dengan Liang Chen, Mei Ling, dan Xuan Yue melangkah keluar dari candi dengan Batu Esensi di tangan mereka. Mereka merasa penuh harapan dan semangat untuk masa depan yang menantang, siap menghadapi apa pun yang mungkin menunggu mereka dalam perjalanan mereka menuju puncak kekuatan yang sejati.