
"Hei kau, kejam sekali kata-katamu. Apa kau begitu membenciku?" tanya Rikuo yang semakin kesal setelah mendengar ucapan Youri.
"Pffftt...!!" Ichigo menahan tawa melihat tingkah laku Rikuo dan Youri. Sejenak ia lupa bahwa tadi malam ia tak bisa tidur karena takut pada siluman-siluman itu, bahkan ia merasa hampir terbiasa dengan kelakuan mereka berdua.
"Hei gadis aneh, apa yang kau tertawakan? Apa menurutmu ini lucu, huh?" tanya Rikuo kesal.
"Ah.. maaf, maafkan aku. Aku tak bermaksud begitu." ucap Ichigo terbata-bata.
"Huh... Tapi, kenapa kali ini kau meninggalkan Kichiro? Bukankah kau selalu membawanya kemanapun kau pergi? Tunggu.. Jangan-jangan kau sengaja meninggalkan kami dan ingin pergi berdua dengan gadis aneh ini?!" Rikuo tak percaya dengan apa yang dikatakannya sendiri, Youri terlihat terkejut dan wajahnya memerah tapi ia tak mengatakan apapun.
__ADS_1
Ichigo yang bingung dan masih tak mengerti apa yang sebenarnya terjadi hanya diam, tapi jantungnya berdegup saat melihat wajah Youri yang memerah. Rikuo terus saja mengoceh tapi Youri tetap diam dan tak menanggapi omongan Rikuo.
"Selamat datang Tuan Youri, Nona Ichigo, dan Tuan Rikuo. Mari ikut dengan saya, Yang Mulia Kaisar Zuko sedang menunggu anda." Seorang pelayan istana menyambut kedatangan Ichigo dan Youri. Mereka kemudian menuju ke Paviliun Naga tempat Kaisar Zuko berada.
tap.. tap.. tap...
Dari kejauhan, mereka melihat seorang pelayan wanita berlari menuju ke tempat yang mereka tuju. Merasa ada yang tak beres, mereka bergegas mengikuti pelayan itu untuk mengetahui apa yang sedang terjadi.
"Ayo pergi, kalian juga ikutlah." perintah Kaisar Zuko.
__ADS_1
Mereka semua bergegas meninggalkan Paviliun Naga dan menuju ke Paviliun Persik untuk menemui Ratu Katsura. Saat tiba di kamar Ratu Katsura, mereka semua terkejut karena tak menemukan siapapun disana. Kaisar Zuko semakin panik dan segera memberi perintah untuk menemukan Ratu. Di saat semua orang panik dan mulai mencari keberadaan Ratu, Youri menangkap tubuh Ichigo yang tiba-tiba lemas dan hampir terjatuh.
"Tsukiko... " gumam Ratu Katsura yang tiba-tiba muncul dari arah kolam teratai.
"Katsura... bagaimana bisa kau disini? Apa kau baik-baik saja?" Kaisar Zuko menyambut kedatangan Ratu Katsura dengan pertanyaan dan rasa panik, tapi Ratu Katsura malah terus saja menatap Ichigo hingga tanpa sadar airmata mengalir di pipinya.
Perlahan ia melangkah mendekati Ichigo yang ternyata tertegun saat melihat Ratu Katsura, tanpa sadar ia meletakkan telapak tangannya di atas dadanya. Terasa hangat namun menyakitkan. Hatinya bergejolak dan seluruh tubuhnya mulai lemas.
Saat Ratu Katsura mengulurkan tangannya hendak membelai wajah Ichigo, cahaya keemasan itu muncul lagi dan menggapai tangan Ratu Katsura. Sekilas tampak sosok Tsukiko sedang tersenyum dan perlahan melebur menjadi butiran cahaya keemasan. Cahaya itu kemudian menjalar ke tubuh Ratu Katsura dan menyatu dengan tubuhnya. Tak lama kemudian, tubuh Ratu Katsura bersinar dan ia merasa tubuhnya kembali pulih, energi kehidupannya seolah mulai pulih secara perlahan. Semua orang takjub dan terperangah melihat apa yang terjadi di depan mata mereka.
__ADS_1
"Teratai... " ucap Ratu Katsura perlahan saat melihat dahi Ichigo mengeluarkan cahaya putih keemasan berbentuk teratai.
"Eh..? Yang Mulia.. " ucap Ichigo gugup, suasananya menjadi tegang. Wajah Ichigo kebingungan dan ia tak tau harus berbuat apa. Cahaya putih keemasan itu terus memancar keluar dan semakin bersinar seiringan dengan tubuh Ichigo yang semakin lemas dan akhirnya rubuh.