
wei xiao mengangkat gadia itu ke atas kudanya dan naik.
"nama mu apa?"tanya wei xiao
"y..u..an..fua"kata gadis itu tergagap.
"tak perlu kaku bergitu...aku juga wanita lo"kata wei xiao mendekatkan mulutnya ke telinga yuan fua.
"kita..aka..n ke mana tuan?"tanya yuan fua mengengam tanganya takut.
"ah?aku hanya ingin mencari rumah penginapa berhampiran sini kerana hari juga udah gelap"terang wei xiao.
"ah..dihadapan sana ada satu rumah penginapan"kata yuan fua.
"oh ya...?makasih"kata wei xiao mengosok ubun kepala yuan fua.
"s...sama sama"kata gadis itu tersenyum.
~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•
"ughm...booring bangat...mana hp ngak ada lagi"keluh wei xiao keluar dari kamar rumah penginapa itu dan pergi berjalan jalan sendirian.
"disini anginya nyaman ya"kata wei xiao tersenyum dan duduk di ayunan ditaman.
"oe!ngapain kamu disini?kok ngak tidur?"tanya qie keluar dari demensi pikiran wei xiao.
"suka suka gue dong"kata wei xiao menatap langit malam yang damai nan indah
"hah...nanti kamu sakit?"kata qie lagi.
"biarlah aku disini dulu untuk sementara..aku ingin merasakan kedamaian ini lebih lama sebelum aku memeras tenagaku besok"kata wei xiao tersenyum kecut.
"hah baiklah..tapi segerala beristirehat..angin malam tak sesuai dengan tubuhmu"kata qie dan kembali ke ruang demensi pikiran wei xiao.
"hah~masuk ajalah"kata wei xiao bangun dari ayunan dan melangkah ke rumah.namun wei
__ADS_1
xiao terdengar bunyi tangisan anak kecil di semak semak berhampiranya.wei xiao penasaran dan pergi ke arah tangisan tersebut.terlihat dua anak kecil yang mungkin berumur empat tahun sedang menangis.
satunya adalah lelaki dan satu lagi adalah perempuan.
"kalian kenapa berada di sini adik kecil?"tanya wei xiao kasihan melihat mereka berdua.
"ki..kita tersesat..kami kehilangan kakak kakak semasa sedang berbelanja"jelas anak lelaki itu.
"aku ta..kut kak"kata sang gadis pula dengan gementaran.
"hah..baiklah..ayo ikut aku dulu"kata wei xiao mengandeng kedua anak itu dan masuk ke kermah dan kekamarnya.
.
.
"apakah benar weiwei akan datang?"tanya xiao ghuang lesu duduk digigi ranjangnya.
"aku harap kau menepati janjimu gadis kecil"
.
.
"apa!si ****** busuk itu belum mati!"teriak selir jaihan dan putri xiao yuan tak percaya.
"iya yang mulia selir jai.."kata penyampai kabar kepada kedua insan yang berhati busuk itu.
"ngak mungkin kan!"teriak xiao juan tak percaya.
xiao yuan dan selir jaihan memang mempunyai niat busuk dan berniat sama.
jianhan ingin menjadi istri jandral sedangkan xiao yuan ingin menjadi istri kepada pangeran mahkota.
.
__ADS_1
.
"apakah weiwei kita akan baik baik saja ayahnda?"tanya jianhan masih kurang setuju.
"biarlah..kan dia juga yang menginginkan itu"
kata jianhae pula.
"iya..aku tahu dia sangat pintar dan licik"kata jianhao sambil mememakan cemilan.
"ibunda juga berpikiran seperti itu..tapi dia tetaplah seorang wanita"kata lan sha dan angukan dari selir haerin petanda setuju.
.
.
"hei lelaki kecil..nama kamu apa?"tanya wei xiao sambil memandikan mereka.
"namaku gao hei"kata anak lelaki itu sambil bermain air.
"aku gao hai"kata gadis kecil itu pula.
"wah..namamu cantik"kata wei xiao menunjukkan senyumanya yang bisa membuat sesiapa saja terpana.
.
.
.
~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•
JANGAN LUPA LIKE,KOMEN DAN VOTE YA.
MAKASIH❤
__ADS_1