PUTRI TOMBOY

PUTRI TOMBOY
2.EPISODE 2


__ADS_3

"EH...ini...ini hutan oe!"


"iya emang kenapa?"tanya qie.


"tapi..ngak mungkin ini rumahku qie"


"ngak...kau adalah putri kerajaan..namun kau dibuang disini"


"oh pantesan badanku sakit..hehe"kata wei xiao tersenyum kuda.


"sudah..ayo kita berburu untuk makan"


"kau pandai berburu?"tanya qie kembali.


"tentu saja.aku adalah juara dengan alat alat pemburuan.tapi...panah ada ngak?"


"ada..ini"kata qie memberikan panah yang keluar dari tanganya.


panah api level 7.



"woww!cantik bangat!"teriak wei xiao dengan mata yang berbinar.


"yaudah ayo"kata qie menarik tangan wei xiao.


"hm....oke..."


~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•


"hei qie!lihat ini!" kata wei xiao menunjuk seekor ular gergasi dihadapanya.



"ular...apa ini qie!"kata wei xiao melihat ular dan qie sekali.


"dia adalah ular neraka yang paling legendaris,ular dewa merah"kata qie menatap mata ular itu dan sesaat kemudian dia berubah menjadi seorang lelaki tampan


(cogan mo lewat ya guys)



"hai qie..lama tak berjumpa"kata ular itu melihat wei xiao yang sibuk bermain panahnya itu.

__ADS_1


"siapa dia?"tanya hong shee(ular merah).


"dia adalah manusia yang aku jaga shee..kau bagaimana"kata qie.


(ini visual qie ya)



"ya..seperti yang kau lihat..aku tetap ganteng dan...."


"ya ya ya...baiklah..kerana kau tidak ada perkerjaan baik kita menjaga dia"


"eh!dimana dia?!"


"ayo kita mencarinya sebelum dia di apa apakan oleh spirit beast yang lain!"kata hong shee.


"iya!"


~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•


"kau kenapa harimau kecil?"tanya wei xiao dingin namun terkesan ramah.


"berhentilah memangilku harimau kecil gadis manis"


"disana bahaya gadis manis!disana banyak para iblis yang berkeliaran.


"emang aku takut gitu"kata wei xiao cemberut.


"hah...sudahlah gadis ma......"


"wei xiao!"pangil qie.


"qie?"tanya wei tak tampak terkejut.


"kau mengenalinya gadis manis?"tanya sang


harimau itu bergetar melihat qie dan hong shee.


"iya harimau kecil"


~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•


"itu terlalu bahaya wei xiao!"marah qie kepada wei xiao yang tampak santai memakan buah buah yang telah dipetikya semasa berburu.

__ADS_1


"iya aku tahu"katanya santai.


"kau masih baru didunia ini wei kecil!"


"iya iya..maaf maaf nona dewi yang cantik dab pemarah"


"kau ini...!"


"sudahlah qie!lebih baik kita beristirehat dulu..


tubuhku sangat lemah sekarang"kata wei xiao meningalkan qie dan hong shee.


~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•


saat sedang makan makan dan beristirehat di gubuk kecil yang ditemui di hujung hutan.


beberapa suara yang ngeri terdengar di telinga wei xiao.qie dan hong shee yang memang bersama wei xiao berjaga jaga akan nona kecil yang dijaganya saat ini.


"suara apa itu?"tanya penasaran dari wei xiao mengintip dari jendela atau lebih tepatnya lubang yang tak terlalu besar.


"jangan kemana mana wei xiao!"larang qie.


"apakah kau takut qie~"


"iya!aku takut jika kau terluka wei'er!kau adalah tuanku!jika kau terluka sedikitpun ituadalah kesalahn terbesarku.


"oh kayak gini?"tanya wei xiao mengambil sebatang kayu yang agak tajam dan mengores tanganya.


"jangan!"terial qie dan hong shee.dan dengan sedetik mereka berdua memiliki tanda merah di dahinya.


"eh..kalian kenapa?"


"ki..kita..kita?!ya tuhan....."teriak qie tak percaya.


"sudah berhenti berteriak!"bentak wei xiao dingin.


dia keluar dan meningalkan qie dan hong shee yang masih tak percaya itu.


"sudah..terima saja kenyataan qie..ayo kita mengikutinya!"


"iya.."


~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•

__ADS_1


HYE SEMUA..TERIMA KASIH TELAH MEMBACA KARYAKU YANG MASIH TAK TERLALU OKE OKE INI..BTW..JANGAN LUPA TEKAN JEMPOL DAN TANDA (❤)INI YA GUYS!HAPPY READING..


__ADS_2