PUTRI TOMBOY

PUTRI TOMBOY
20.EPISODE 20


__ADS_3

"ghuang gege...dimanakah letaknya dapur?"


tanya wei xiao kerana momo merengek kepadanya lapar.


"ah..disana"tunjuk xiao ghuang.


"(emang weiwei bisa memasak?)"batin xiao ghuang.


"oke..."kata wei xiao dan pergi ke arah xiao guang katakan tadi.


.


.


"hum...masak apa ya?"tanya wei xiao melihat barang barang yang ada diatas meja dan kembali melihat dapur.bukan dapur gas tapi dapur kayu arang.


~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•


"hemmmmm..."wei xiao mengambil seekor ikan yang agak besar dan yang pastinya wei xiao tak mengetahui namanya.


"hm...bakar ajalah"kata wei xiao dan mencuci bahagian yang tidak bisa dimakan.


selepas mencuci ikan itu wei xiao mengambil beberapa rempah rempah dan menyatukanya.


wei xiao menabur rempah itu diatas ikan dan mula membakarnya.serasa udah matang wei xiao mengangkat ikan itu dan menyusunya diatas meja.

__ADS_1


wei xiao kemudian pergi kembali di tempat xiao ghuang dan xiao mo berda tadi.namun yang dicari entah dimana.


"loh...dimana mereka?"tanya wei xiao saat melihat kedua orang yang dicarinya tiada disitu.


"yaudah deh"kata wei xiao pergi meningalkan kediaman xiao ghuang dan pergi berjalan jalan tanpa lupa menutupi wajahnya dengan topeng.walau memakai topeng aura kecantikanya tak pernah pudar.


"hm...emang ngak ada mengenali gue ya kecuali xiao ghuang dan xiao mo?"tanya wei xiao kepada dirinya sendiri.


semasa wei xiao sibuk berjalan jalan mengelilingi istana xiao wei xiao terdengar bunyi dua orang wanita sibuk bergosip tentangnya.


ya dia adalah selir jaihan dan xiao yuan.


wei xiao tersenyum sinis saat melihat keduanya yang terlihat jelas seperti seorang '******',pakaianya ketat dan memperlihatkan lekuk lekuk tubuhnya.


"cih...murahan"kata wei xiao sinis dan naik ke atas pohon yang agak tinggi di dekat kedua manusia tak penting itu berada untuk mengetahui apa yang dibicarakan oleh mereka.tanpa sadar wei xiao tertidur lelap diatas dahan yang besar dan kokoh tempat dia duduk tadi.


"hei!siapa diatas sana!"teriak dua orang lelaki


yang tampan apabila melihat seseorang diatas pohon yang agak tinggi.


"hah?siapa sih...gangu bangat"kesal wei xiao kerana tidurnya terganggu.


.wei xiao turun dan menapak dengan elegan.


"apa"ketus wei xiao saat melihat dua orang dihadapanya menatapnya.

__ADS_1


"kau siapa"tanya salah seorang daripadanya.


"manusia"kata wei xiao berjalan ingin meningalkan kedua lelaki itu.


"ya aku tahu kau manusia..tapi namamu siapa?"tanya salah seorang dari kedua lelaki yang berbeza lagi.


"xiao wei"kata wei xiao singat dan tepat membuat kedua makluk itu diam ditempatnya.sementara wei xiao sudah menjauh.


.


.


"yang benar itu xiao wei?"tanya jung xiao bao.


pangeran keempat.


"bukankah bibi jai dan yuan'er bilang kalau xiao wei jelek dan sangat bodoh...dan...juga telah mati?!"kata jung xiao bao lagi ditelinga pangeran jung xiao bae.pangeran kedua.


"bisakah kau tidak teriak di kupingku bao!"kata pangeran bae marah.


"hehe...maaf maaf"kata pangeran bao yang memang terkenal usil dan nakal.


"huh...tapi...katamu benar juga"kata pangeran bae setuju dengan kata kata pangeran bao.


~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•

__ADS_1


HYE PARA READERS YANG BAIK HATI. JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE YA.KOMEN JUGA.MAKASIH.^ω^


__ADS_2