
"yuang...gimana kau bisa berada di sini?"tanya wei xiao kepada gu yuang yuang sedang melemparkan batu di kolam yang berada tak jauh dari mereka.
"aku sebenarnya mencari makanan kerana ibu dan ayah keluar berburu.tapi aku malah tersesat"jelas gu yuang menatap wajah wei xiao.
~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•
"emang kamu ngak ingat jalan pulang?"tanya
wei xiao.
"ngak..kan udah malam..."kata gu yuang mengeleng lemah.
"gausah gitu boleh ngak!kaya cewek aja"kata
wei xiao menentil kepala yuang.
"auch...sakit!"kata gu yuang mengusap tempat yang disentil wei xiao.
"huh...tidur aja..ntar pagi kita cari jalan pulang"kata wei xiao berbaring di dekat unggun api agar terasa hangat.
"oke"kata gu yuang juga ikut berbaring.
tak lama wei xiao memasuki alam mimpinya,
kecuali gu yuang sibuk melihat wajah wei xiao yang cantik.
"huh....wei'er"kata gu yuang mengeluh dan memeluk wei xiao mengiringi alam mimpi
wei xiao.
.
.
"wei'er...ayo"panggil gu yuang.
"humm"
"ayo...udah pagi...katanya mau cariin rumah aku"kata gu yuang cemberut.
"ah..iya iya..."kata wei xiao bangun dan pergi mencuci mukanya.
.
__ADS_1
.
"apakah kau pasti jalanya disini?"tanya wei xiao kerana telah masuk terlalu dalam didalam hutan itu.
"iya...."kata gu yuang menarik tangan wei xiao dan berlari laju.
.
.
"heiii!kenapa kau menyeretku!"teriak wei xiao.
"......................"
"berh......."belum selesai mengungakpkan kata katanya.wei xiao terpana dengan permandangan dihadapanya.
"waaoooooowww!indah sekali!"teriak wei xiao hingga menunjukkan sifat kekanakanya.
gu yuang tersenyum melihat wei xiao yang begitu antusias.
"wei'er"kata gu yuang yang sedang duduk di satu batu.
"umh?"
"kau sangat imut"kata gu yuang menatap mata wei xiao.
"iya..kau sangat cantik"kata gu yuang jujur.
"aku tahu aku cantik"kata wei xiao dengan mukanya yang sombong.
"............"gu yuang.
"haha....tapi dimanakah rumahmu?"tanya wei xiao kerana yang dilihatnya hanya permandangan indah yang membuatnya terkagum.
"oh..disana"kata gu yuang menunjuk rumah yang tampak sederhana namun sangat damai.
"apakah kau sudah lama tinggal di hutan ini?"
tanya wei xiao.
"ya...dari saat aku lahir"kata gu yuang.
"oh."jawab wei xiao singkat.
__ADS_1
"yuang"pangil seseorang di arah belankang wei xiao.
"ayah!ibu!"ucap gu yuang senang.sementara wei xiao hanya melihat ketiga manusia dihadapanya berpelukan.
"siapakah nuhai ini yuang?"tanya seorang wanita yang agak keriput namun masih terlihat cantik.
(女孩 Nǚhái≈gadis)
"namaku wei xiao Furen" ucap wei xiao.
(夫人 Fūrén≈nyonya)
"tidak perlu sungkan,pangil saja aku ibu"kata wanita paruh baya itu tersenyum lembut.
"baiklah ibu"kata wei xiao membalas senyuman wanita itu.
"jadi ayah dicuekin ini?"ucap ayah gu yuang.
"tidak ko ayah"kata ibu gu yuang tertawa kecil.
"gadis kecil...pangil saja aku ayah"kata lelaki itu tersenyum hingga matanya tertutup.
"baik ayah"kata wei xiao membalas senyuman ayah gu yuang.
"ayo masuk ke dalam gadis kecil"ucap ibu gu yuang mengandeng tangan wei xiao lembut membuat hati wei xiao menghangat.
"baik ibu"
.
.
.
"makan yang banyak gadis kecil"gu chen(ayah)
"iya..badanmu kurus sekali kata gu luan(ibu)
mengiyakan.
"ibu..ayah..kalian terlalu berlebihan"kata wei xiao tertawa senang.
"tidak mengapa gadis kecil...rumah ini kembali ceria jika kau bersama kami"kata gu chen(ayah)
__ADS_1
"iya ayah"ucap wei xiao dengan perasaan bahagia yang tidak dapat diungkapkan.
~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•