
"hiks hiks gue gak sanggup hiks hiks" ucap queen
"gue akan bantuin lo. tapi, lo harus kuat" ucap devano
"beneran lo mau bantu gue" ucap queen seraya mendongakkan kepalanya untuk melihat lawan bicara nya
"iya gue bantu kok" ucap devano tersenyum. manis banget kaya yg baca eaakkk😂
deg deg deg 'kok jantung gue jadi deg-degan gini si liat senyum nya' ucap queen dlm hati. dengan muka yg memerah akibat terpesona oleh sang devano
"ciyeee yg blushing" goda devano sambil menunjuk pipi queen yg memerah
queen yg mendapat perlakuan itu menjadi tambah malu. dan menyembunyikan wajah nya di dada bidang devano
"makasih ya. lo orang kedua yg udah bikin gue tenang" ucap queen seraya tersenyum. sangat manis sehingga lesung pipi nya terbentuk
"duh duduh" ucap devano sambil memegang dadanya yg bidang
"lo kenapa?" tanya queen panik seraya memegang dada bidang devano
"gak apa apa kok tadi. debaran jantung gue kenceng banget liat lo senyum" jawab devano dengan muka datar
di sebrang sana vina dkk sdh tidak bisa menahan tawa melihat gombalan atasannya. mereka terbahak bahak melihat muka queen yg sdh cemberut menahan kesal karena ulah devano
"kok jadi cemberut gitu sih? kamu jadi kayak iklan air mineral tau ga"
"hemm" queen menyerngitkan dahi tidak mengerti arah pembicaraan devano
"ada manis manis nya gitu"
bluss seketika wajah queen merona dua kali di buat vano
"ih lo apaansih" ucap queen seraya memukul lengan vano pelan
"oh ya nama lo siapa cantik?" tanya vano seraya menyibakkan rambut queen ke belakang telinga nya
"queen" ucap queen dengan senyum manis nya
__ADS_1
"heem nama yg cantik. secantik orang nya" ucap vano
"gombal aja terus" celutuk queen
"oh ya. tdi lo bilang gue orang kedua. kalo gue boleh tau orang pertama siapa?" tanya vano
"dia. cinta pertama gue. dia meninggal karna suatu penyakit waktu umur nya 8 thn klo gak salah" ucap quee mencoba mengingat tentang kenangan nya bersama alex
"kalo gue boleh tau siapa namanya dan apa penyakitnya?" tanya vano hati hati
"namanya adalah alex darius mempunyai riwayat penyakit kanker otak" ucap queen sendu
"dulu kita sering main disini. kalo gue sedih dia bisa ngebuat gue tersenyum kembali" ucap queen. menceritakan sosok alex
"udah jangan di ingat terus. biarin dia tenang disana" ucap vano
"tapi gue gak bisa ngelupain dia. atau mengganti dia dengan orng lain" ucap queen
"lo gak perlu ngelupain dia. cukup lo simpen dia disini (tunjuk vano pada hati queen) dan lo juga harus berusaha membuka hati lo untuk orng lain. karna kalau pun alex ada disini. ngeliat lo yg sedih kya gini. pasti dia akan sangat sedih. dia pasti ingin orang yg ia sayangi bahagia" ucap vano panjang x lebar
"yg sabar ya. gue tau rasanya kehilangan orng yg kita sayang" sambung vano
mereka melepaskan pelukan nya dan menatap satu sama lain. dan entah kenapa tiba tiba vano memiringkan kepanya dan tatapan nya pun beralih ke bibir ranum queen. queen yg mengetahui pun hanya diam. otak dan hati nya menyuruh untuk berontak namun berbeda dengan tubuhnya. yg menyuruhnya untuk diam
mata nya membelalak kaget saat merasakan benda kenyal dan manis menyentuh bibir ranum nya. queen yg mulai hanyut pun memejamkan matanya mencoba membalas ciuma* vano dengan lembut
vano yg tau bahwa queen membalas ciuma* nya. sempat tersenyum di sela sela ciuma* mereka. ia memberanikan diri untuk melum*t bibir queen dengan lembut dan penuh perasaan. beberapa saat queen tertegun mencoba berfikir apa yg ia lakukan. namun ia kalah dengan tubuhnya. yg ingin membalas ******n vano
vano menarik pinggang queen kuat dengan tangan kanan nya dan tangan kirinya mendorong tengkuk queen agar dapat memperdalam ciuma* mereka. queen pun tak kalah dengan vano ia melingkarkan tangan nya di leher vano
lumayan lama mereka saling meluma* dan berebut oksigen mereka pun melepaskan ciuma* nya. nafas mereka tersengal sengal karna ciuma* barusan
"sorry" ucap vano. melihat bibir queen yg sdh bengkak dan sekitarnya ada bekas air liurnya dengan queen di menghapus sambil terkekeh
"bibir lo manis banget gak tahan jadi nya" ucap vano. dan sukses membuat pipi queen bersemu merah
"apaansi gak jelas" ucap queen salting. seraya memalingkan muka nya ke arah lain
__ADS_1
"ciyeee salting" goda vano
"gak" ucap queen tanpa melihat vano
"oh ya. nama lo sebenarnya siapa?" tanya queen mengalihkan pembicaraan
"devano...." ucap vano terhenti karena bunyi telphone nya
treng treng treng (bunyi suara HP vano ya)
"bentar bentar" ucap vano yg di angguki oleh queen
"iya kenapa pah?" tanya vano
".........." ucap orng di sebrang sana
"iya bentar lagi vano kesana" ucap vano
"........."
"iya iya" ucap vano
tut tut tut ( suara telphone di matikan)
"queen. gue pergi dulu ya. dan maaf gue gak bisa bantuin lo. tapi gue akan berusaha bantuin lo. dengan cara apapun" ucap vano merasa bersalah
"iya gak pa-pa kok" ucap queen
"gue pergi dulu" ucap devano dan langsung berlari kearah mobil nya dan melesat pergi entah kemana
"devano" gumam queen seraya tersenyum
maaf ya aku baru bisa up. soal nya kouta aku abis dari kemarin kemarin dan baru ngisi
maaf kalau banyak typo. dan tulisan nya yg salah
jangan lupa like, vote dan komin yg positef seperti memberi aku semangat misalnya
__ADS_1
salam rindu @Aida_wolf💜