QUEEN OF MAFIA VS BAD BOY

QUEEN OF MAFIA VS BAD BOY
flashback 3


__ADS_3

***flashback 18 tahun yang lalu


*menghabiskan waktu bersama


*di apertement laura**


"makasih ya karna kamu udah ngertiin aku" ucap gilang sambil menyelipkan (atau apalah itu aku gak tau) rambut laura ketelinga nya


"iya sama sama" ucap laura


"yaudah sarapan gih" suruh gilang


"suapin" ucap laura manja


"ya ampun manja banget sih pacar aku" ucap gilang. seraya mencubit hidung laura gemas


*skip setelah sarapan


"sekarang kita ngapain?" tanya gilang


"nonton tv ajalah yank. aku males keluar" ucap laura


"yaudah kita nonton tv aja" ucap gilang. sambil mengelus pipi laura


laura dan gilang pun menuju ruang tamu. yang terdapat tv di sana


"ya ampun kasian banget sih cewenya" ucap laura seraya mengelap air mata yang keluar dari pelupuk matanya.


karna melihat senetron yang mengisahkan kalo cewenya di jadikan simpanan oleh cowok nya. tanpa sepengetahuan sang cewek tersebut. sedangkan sang cowok terpaksa melakukan itu. karna ia sangat mencintai sang cewek namun tak dapat ia miliki. karna ayah sang cowok menikah kan nya dengan cewek lain


"yank. andaikan nih. kita ada di posisi itu. apa yang bakal kamu lakuin?" tanya gilang


"kok kamu ngomong nya gitu sih. jangan jangan kamu jadiin aku simpenan ya?" tanya laura dengan tatapan yang tajam


"ya eng...enggak lah" ucap gilang gugup. ia pun keringat dingin. padahal cuacanya dingin. karna di luar sedang hujan lebat


"terus kenapa nanya gitu?" tanya laura


"yakan andaikan sayank" ucap gilang

__ADS_1


"kalo menurut aku sih. aku akan tinggalin kamu dan aku cari kebahagiaan aku yang baru. aku akan berusaha ngelupain kamu. dan membuka lembaran baru dengan pasangan baru aku itu" ucap laura panjang lebar


"terus kamu tega gitu. ngelupain kenangan yang udah kita lewatin 6 tahun ini?" tanya gilang


"ya mau gimana lagi. kalo udah kaya gitu caranya. mungkin kita gak di takdirin berjodoh" ucap laura


"kamu kenapa sih aneh banget gitu. pake acara nanya nanya kay gitu lagi?" tanya laura


"gak pa-pa sih" ucap gilang


"oh ya. bang istri bang felix hamil luh" ucap laura memberi tahu


"oh ya. udah berapa bulan?" tanya gilang


"katanya sih. udah 6 minggu" jawab laura


"heem kalo nanti kamu hamil anak kita. kira kira kamu mau anak cowok atau cewek?" tanya gilang


"isss kamu ini apaan sih. nikah aja belum. masa ngomongin anak sih" ucap laura dengan muka yang sudah bersemu merah


"yaudah kalo gitu kita nikah sekarang aja" ajak gilang


"iss kamu mah" ucap laura cemberut


"yaudah iya maaf" ucap gilang


"kalo aku sih pengin nya anak nya cewek" jawab laura. untuk pertanyaan gilang tadi


"kenapa mau nya cewek gak cowok?" tanya gilang


"karna nanti. aku mau putri aku itu kuat kayak cowok biar bisa jagain aku. terus dia juga cantik. yang membuat semua cowok bertekuk lutut di bawahnya" jelas laura


"kamu gak masuk akal bamget sih yank" ucap gilang


"bodo amat gak denger" ucap laura. seraya menutup kedua kupingnya


"iya iya" ucap gilang. ia lebih memilih mengalah dari pada terus berdebat dengan kekasihnya itu. karna berdebat dengan laura syerra pasti tidak akan ada abisnya


"tapi sih. menurut aku mau cowok ataupun cewek anak nya. yang penting sehat wal afiat" ucap laura

__ADS_1


"yang pasti kalo anak nya. cowok pasti ganteng kaya aku. tapi kalo anak nya cewek pasti cantik kaya kamu" ucap gilang


"ya iyalah. masa ia dia ganteng kaya aku. dan cantik kaya kamu sih" ucap laura kesal


"kamu kenapa sih sukaaa baget buat aku kesel?" tanya laura


"hehe abis nya kamu lucu kalo lagi kesel gitu. aku suka liatnya" ucap gilang dengan cengirannya. yang di balas tatapan sinis oleh laura


"au ah aku ngambek nih" ucap laura


"kok ngambek nya bilang sih" ucap gilang


"iss bokok nya aku ngambek" ucap laura seraya menghentakan hentakan kakinya kelantai. setelah itu ia ingin pergi kekamarnya namun tangan nya di cekal oleh tangan kekar gilang


"aku minta maaf ya" ucap gilang tulus. namun tidak di gubris oleh laura. ia malah memalingkan wajahnya kesamping


"plisss dong. maafin aku ya" ucap gilang memohon. namun tetap sama. laura tetal tidak menggubris gilang. hingga akhirnya terdengar isakan kecil dari laura


"loh sayank. kok nangis sih" ucap gilang panik


"hiks hiks hiks" tangis laura


gilang memeluk laura erat. seraya mengecup kening kekasinya itu dengan sayank


"udah dong nangis nya. aku janji gak bakal buat kamu kesel lagi. plisss ya. stop nangis nya. aku gak bisa liat kamu sedih gini" ucap gilang


"hiks hiks. kamu harus janji jangan buat aku kecewe ya" ucap laura


"iya sayank" ucap gilang


'maafin aku ra. aku gak bisa nepatin janji aku' ucap gilang dlam hati


*maaf ya kalo novel nya gak sebagus yang kalian bayangin


jangan lupa kasih bintang 5, like, vote, dukung, and comen nya ya guys


maaf kalau ada typo. and maaf tulisan nya salah salah


salam manis authorđź’š

__ADS_1


__ADS_2