
pagi ini. langit mendung mungkin akan segera hujan. atau karna mendukung perasaan queen yang sedang sedih karena masalah
saat queen turun menuju meja makan. tidak ada yang menegurnya seperti biasanya. namun queen hanya bersikap acuh tak acuh
ia juga berencana untuk pindah kemansion nya yang dulu. ia muak berada satu rumah dengan seorang pembunuh
"queen mau kemana kamu?" tanya tn.gilang saat melihat queen membawa tas sekolah beserta koper nya
"bukan urusan anda" jawab queen dingin
"tentu itu urusan saya. karna kamu adalah anak saya" ucap tn.gilang
"benarkah. daddy mana yang tega menghancurkan hubungan anak nya sendiri" ucap queen
"itu karna dia memang tidak layak sama kamu queen" ucap ny.aida dingin
"apa perduli kalian semua" ucap queen. setelah itu ia pergi menuju garasi dan meninggalkan mansion algatama
*skip sekolah
sampai di sekolah seperti biasa queen selalu mendapatkan tatapan memuja dan iri dari para netizen
*eh liat cool girls
*ya ampun tambah canti aja
*tuhan. apa engkau kehilangan salah satu bidadari mu
*body nya guys
*ck. j4l4ng
*pamer doang itu mah
dan masih banyak lagi hujatan maupun pujian dari para murid sekolahn AIHS itu
queen berjalan di kuridor namun dia ingat bahwa ia belum makan. jadi dia ingin pergi kekantin terlebih dahulu
__ADS_1
*di kantin
"nasi goreng sama jus jeruk nya ya mang" ucap queen
"iya non" ucap penjual
saat queen sedang asek makan. tiba tiba meja nya kedatangan tamu tak di undang
"eh queen lo tau gak. kalau aurel dan keluarga enrick udah mati" ucap nia dengan sengaja menekan kata 'mati'
"udah" jawab queen cuek bebek
"jangan jangan lo lagi yang ngebunuh mereka" tuduh rasya
"iya" jawab queen santai
"yah kok lo gitu sih. masa kami gak di ajak" ucap vina dkk
namun queen tetap diam sambil mengisi perut nya
"queen seminggu lagi ultah lo kan" ucap vina
"lo bakal rayain?" tanya aulia
"iya. gue bakal rayain itu" ucap queen
"morn sayank" ucap vano. sambil mencium pipu queen
"heem" dehem queen
"kalo aku gak salah denger. minggu depan kamu ulth ya?" tanya vano
"heemm" lagi lagi queen hanya berdehem saja
"kita bakal tunangan di hari ultah aku. sebulan setelah nya kita nikah" ucap queen dingin
"hah. maksud kamu?" tanya vano
__ADS_1
"iya kita minggu depan akan tunangan sekaligus ngerayain ultah aku. dan bulan depan kita akan nikah" ucap queen dengan nada yang tidak dapat di bantah
"oke kalo gitu mau kamu. tapi apa keluarga kamu setuju sama aku?" tanya vano
"kita bakal berusaha buat mereka mau nerima kamu sebagai menantu mereka" ucap queen snatai
"tapi kan semalam kamu beramtem sama mereka. dan keliatan banget kalau mereka benci sama aku" ucap vano
"yang ngejalanin hubungan nya kan kita. bukan mereka. jadi buat apa kita harus ngikutin apa kata mereka" ucap queen
"tapi tetep aja mereka orang tua kamu" ucap vano
"ck. masih berani lo deket sama adek gue" ucap seorang cowok yang baru dateng itu. orang itu ialah darrel
"untuk apa gue takut" ucap vano cuek
"lo tu gak ada hubungan apa apa sama queen. cuman pacar kan. bisa aja putus. kalo keluarga gak akan pernah bisa putus" ucap dewa
"kalian yang gak ada hubungan nya sama queen. kalian gak sedarah sama dia" ucap vano sinis
"apa maksud lo hah" bentak darrel
"udah bacod nya. gue mau kekelas nih minggir" ucap queen dingin
"oh ya satu lagi. kalian (menunjuk vina, nia, rasya, aulia) sebarin kesemua siswa sma AIHS kalo minggu depan gue ultah. dan ngerayain nya di mansion gue sendiri" ucap queen
"dan kalian (nunjuk dewa dkk) juga boleh dateng. bersama tn.algatama dan juga ny.algatama. kepesta ultah gue" ucap queen
setelah mengatkan itu queen dan vano pergi kekelas nya. sedangkan vina dkk pergi kelangan dengan membawa mikrofon buat bilang kalo minggu delan adalah ultah queen dan itu di rayakan di mansion nya sendiri
setelah mengungumkan itu mereka berempat juga pergi kekelas nya. untuk belajar gak mungkin kan untuk joget
*terima kasih udah mau baca novel aku. semoga kalian suka
jangan lupa kasih bintang 5, like, vote, dukung, and comen nya ya guys
maaf kalau ada typo, and tulisan nya ada yang salah
__ADS_1
salam manis author😊*