
sedangkan di tempat lain ada seorang makhluk bumi yg terduduk di kursi bar merenungkan nasib nya. dengan secangkir wine di tangan nya
'gue terlambat' ucap nya dlm hati
'kenapa saat gue bener bener sayank. sma cewek. gue selalu gak bisa dapetin dia tuhan'
'apa salah kalau gue mencintai seseorang'
'apa salah kalau gue ingin di cintai'
'kenapa kau selalu pilih kasih tuhan'
'queen gue sayang sama lo'
'gue cinta sama lo'
'apa gue gak pantes untuk di cintai'
'kalau emang cuma berakhir menyakitkan. lalu untuk apa. cinta itu harus ada sejak awal'
'queen gue cinta sama lo'
'gue sayank sama lo'
'apa perlu gue habisin vano biar lo mau sama gue'
varo benar benar mabuk. ia banyak sekali minum. penjaga bar pun akhirnya memutuskan untuk menelphone temannya varo karna melihat varo yg sudah mabuk. di tambah lagi bar yg akan segera tutup
penjaga itu bingung harus memilih nama siapa. akhirnya ia memutuskan untuk menelphone orang yg bernama ivan
telphone
__ADS_1
"hallo tuan" ucap penjaga
"ya. hallo maaf anda siapa ya. kenapa telphone temen saya ada di anda?" tanya ivan
"bisa kah tuan menjemput teman anda. karena ia sekarang sedang berada di bar kami. dan sebentar lagi bar kami akan tutup" ucap penjaga
"emmmm baiklah tunggu aku akan segera kesana" ucap ivan
"baik tuan" ucap penjaga
tut panggilan pun berakhir. ivan segera bergegas ke bar xxxx
sesampai nya ia di sana. ia tertegun melihat sosok orang itu. yg biasa nya selalu memberi nya semangat malam terduduk lesu di sandaran sofa
ia bergegas menemui orang itu. ia ingin sekali rasanya memarahi teman sekaligus sepupunya itu. namun apa ada nya. kalau orang nya saja pingsan
"var...bangun var" ucap ivan. seraya menepuk bahu varo
"sudah lama tuan. kira kira jam 5 sore" ucap pelayan itu
"sial" umpat ivan
ia membopong varo menuju mobil nya. dan melajukan nya pergi ke apertement milik nya
dalam perjalanan varo selalu mengigau menyebut bahwa ia sangat mencintai queen
namun cintanya hanya bertepuk sebelah tangan
"queen gue cinta sama lo" gumam varo
"lo itu wanita kedua yg ngebuat gue jadi gini" gumam nya lagi
__ADS_1
"lo tau gak. waktu gue di tinggalin raina. si j4l4ng itu. gue biasa aja. tapi kalau lo. gue sakit hati" gumam nya
pilu memang. ivan yg mendengar teman nya bergumam seperti itu ikutan sedih. ia juga ikut merasakan bagaimana hati sahabat nya teriris. belum sempat menyatakan cinta. namun tidak secara langsung ia sudah di tolak oleh wanita yg ia cintai karna wanita nya sudah memiliki kekasih
apalagi mereka jadian di depan mata lo sendiri. itu sangat sakit
"var kenapa lo jadi gini sih" gumam ivan frustasi
ia tidak tega melihat teman nya jadi begini. baju yg kusut. rambut yg acak acakan. mata yg memerah. dan terakhir kondisi badan yg sangat menyengat indra penciuman. sebab alkohol yg terlalu banyak di konsomsi
sesampai nya di aprt. ivan merebahkan varo di ranjang nya. lalu segera ia mandi karna saat waktu ia baru mengeluarkan varo dari mobilnya. varo memuntahkan isi perutnya
varo selalu menyumpah serapahi vano. karna mengakibatkan ia harus kehilangan orang yg ia sayangi
"sial*n gue akan ambil queen dari lo vano" gumam varo
"apa yg gak bisa gue milikin. semua orang juga gak boleh milikin" gumam nya serta seringai di bibirnya
"queen sayank. tunggu aku hancurin dia. maka kamu akan sama aku lagi" gumam varo
"kita akan bersama. selamanya" gumam varo
"memiliki anak yg cantik dan tampan" gumam nya lagi
kalau orang lain melihat dan mendengar apa saja yg ia lakukan. pasti orang itu akan menganggap bahwa varo itu orang gila
jangan lupa baca juga novel aku yg satu nya 'triplets teen' ya dengan cara klik profil aku
maaf kalau ada typo bertebaran. and maaf kalau tulisan nya ada yg salah ya guys
mohon like, vote, dukung, and comen nya ya
__ADS_1
salam mania @Aida_wolf