
setelah pulang sekolah queen ikut pulang ke mansion keluarga algatama. dan sekarang posisinya queen sedang berada di depan pintu mansion
"kenapa princess. buka aja pintunya" ucap dewa
"emang mereka masih mau nerima gue" ucap queen datar dengan tatapan sendunya
sebenar nya queen masih enggan untuk pergi ke keluarga algatama. namun ia kembali di paksa oleh vano yg sekarang menjadi kekasih nya itu
flashback on
di parkiran sekolah yg sudah mulai sepi. masih ada beberapa murid yg belum pulang. siapa lahi kalau bukan dewa dkk dan queen dkk
"queen kita pulang yah" ajak dewa sambil membelai rambut queen
"gak deh. nanti aja" ucap queen menolak
"kenapa kamu gak mau" ucap darrel
"emmm gue masih ada urusan nih" ucap queen berkilah
tak lama datang lah seorang devano dengan gaya coll nya. ternyta dia juga belum pulang sekolah
"udah lo pulang aja" ucap vano
"tapi kan gue...." ucap queen
"gue apa" ucap vano memotong perkataan queen
queen tidak bisa melanjutkan ucapannya tadi karna bingung mau mencari alasan apa lagi
'duh cari alasan apalagi ya' ucap queen dlm hati sambil berfikir dengan keras
"gak usah banyak alasan lo pulang aja ya" bujuk vano
"gue gak bisa" ucap queen
"gak bisa kenapa?" tanya ron
"bokok nya gak bisa" ucap queen
tiba tiba vano memegang tangan queen. di genggamnya erat tangan tersebut
__ADS_1
Deg Deg Deg
'duh pake acara deg degan segala lagi. kenapa juga si vano pake acara pegang tangan gue. kan gue jadi baper' ucap queen dlam hati
"pulang yah....sayank" ucap vano. sontak queen yg mendengar kata 'sayank' dari vano menjadi salah tingkah hingga ia menganggukan kepalanya
dewa dkk dan vina dkk juga terkejut atas ucapan vano yg memanggil queen dengan kata 'sayank' dan di balas anggukan oleh queen. mereka jadi berfikir kalau antara queen dan vano ada hubungan lebih dari kata teman seperti kekasih misalnya
"gak usah salting" bisik vano
"ap....paansih lo" ucap queen terbata bata
"iya deh iya" ucap vano
vano membelai pipi kiri queen dengan tangan kanan nya dan tangan kirinya masih menggenggam tangan queen dengan erat
vano mendekatkan wajahnya pada wajah queen. queen hanya diam saja melihat tingkah vano. seharusnya queen menolak namun apa daya nya jika hatinya sudah terpaut untuk vano dan menunggu apa yg akan di lakukan vano selanjutnya
saat bibir mereka hampir bertemu ada saja setan yg menggagalkan nya
"etss inget bro kita semua masih ada disini. jangan asal nyosor aja lo" ucap ron
"cuma temen kok" jawab vano santai tanpa dia tau ada seseorang yg sakit hati dan juga ada yg bahagia ada yg kesal dan sebagainya
"heh kalau kalian cuma temen kenapa lo suka banget nyium adek gue?" tanya dewa emosi
"serah gue dong. queen nya aja gak nolak" ucap nya yg lagi lagi kelewatan santai
'ternyata lo cuma anggep gue temen. dan tanpa lo tau ada hati yg tersakiti disini' ucap queen seraya tersenyum getir
tidak ada yg melihatnya karna senyum nya yg sangat tipis dan juga hanya sebentar. tapi berbeda dengan ke4 temannya yg juga anggota bdw tatapan yg tajam itu tau pasti temannya sedang bersedih. siapa lagi kalau bukan vina, nia, rasya, dan aulia
vina dkk memeluk queen erat. sangat erat seolah mereka takut untuk kehilangan queen. mereka juga membisikkan kata kata untuk queen
"lo harus semangat masih ada kita" bisik mereka bersamaan. yg membuat hati queen yg mulanya sedih kini berangsur tersenyum
"kurang ajar lo" ucap varo
"kalau lo cuma anggep ia temen. seharusnya lo gak berbuat hal yg diluar batas dari kata temen " sambung varo seraya menekan kata 'temen' di akhir kalimat
"iya dia emang temen gue. temen yg akan mendampingi gue dalam susah dan senang. temen yg akan selalu ada buat gue. temen yg selalu temani hari hari gue" ucap vano panjang x lebar
__ADS_1
vina dkk melepaskan pelukannya dari queen dan menatap vano tajam. seperti menatap mangsa nya
"maksud lo apa hah" ucap darrel dengan guratan penuh emosi di wajahnya. ia bisa merasakan bahwa sang adek sedang sedih. dan itu membuat dirinya juga sedih. hati nya ikutan pedih melihat princess nya sedih
"singkat nya begini...." ucap vano berhenti seraya memegang tangan queen. queen hendak melepaskan genggaman itu namun vano sangat erat memegang tangan nya dengan tatapan memohon. yg melihat itu jadi tak kuasa untuk melepaskan nya
"WILL YOU BE MY LOVER, QUEEN?" tanya vano seraya mengeluarkan kotak kecil dari saku celananya dan memberikan nya pada queen
"mau kah kau menjadi kekasih ku Queen" ucap vano
"yes i will" ucap queen. seraya memeluk vano erat dan pastinya di balas dengan tak kalah erat oleh sang kekasih
vina dkk yg merasa terharu juga berpelukan. sedangkan dewa dan darrel menatap adek nya yg bahagia juga merasa bahagia namun ia juga merasa sedih karna sahabat nya yg terlihat murung
ivan dan ron menepuk bahu varo untuk memberikan kekuatan pada sahabatnya itu
vano melepas pelukannga dengan queen. dan membuka kotak kecil itu lalu terlihat lah sebuah kalung yg berliontin hati namun hanya sebelah. queen menyerngit bingung 'kemana yg sebelahnya lagi?' tanya nya dalam hati
vano yg melihat kekasihnya bingung tersenyum. lalu ia berpindah posisi jadi di belakang queen. ia memasangkan kalung itu pada queen. dan masih sempat sempatnya mencuri ciuman dari pipi queen
vano membuka baju nya sedikit lalu di perlihatkan nya pada queen. terlihat di sana juga ada kalung yg sama seperti queen
"maaf aku gak romantis" ucap vano. queen menggeleng mengatakan kalau tidak apa apa
"maaf juga karna aku tadi sempet buat kamu sedih" ucap vano dan di angguki oleh queen
"aku sayang kamu" ucap vano
"aku juga sayang kamu" balas queen
"so sweet" ucap aulia dan rasya berbarengan
flashback off
jangan lupa baca juga novel aku yg satunya ya 'trilets teen' dengan cara klik propik aku
maaf kalau ada typo bertebaran. and maaf kalau tulisannya ada yg salah
mohon like, vote, dukung, and comen nya ya guys
salam manis @Aida_wolf😊
__ADS_1