Raja Neraka Dewa Kematian

Raja Neraka Dewa Kematian
ch 11 pria seperti wanita


__ADS_3

Ia dikirim pada salah seorang orang tua mereka selalu bersama setelah ia beranjak 15 tahun ia mulai mengembara karena kakeknya yang merawatnya pergi entah kemana, dan tidak kembali lagi selama 5 tahun. Ia hampir dibuang ke hutan itu dan berlatih dengan sangatlah gigih hingga ia berusia 17 tahun saat itu ia berada ditingkat dewa bumi dan ia mulai melanjutkan perjalanannya mencari sang kakek dan berakhir dengan penderitaan dan suka maupun duka. Yakni meninggalnya sang kekasih saat ia berusia 20 tahun di anako daerah yang lumayan kejam disana. Saat itu wan yau tidak pernah ingin mengenal seorang wanita pun.


" maafkan aku wan lingge kau pasti sedih mengingat kisah itu yakan?"


" iya jadi kau hanya hidup dengan kakeknya saja sekarang?"


" ya"


" jika aku boleh tau berada ditingkat apa kau sekarang?"


" hmmm entahlah aku lumayan banyak menyerap aliran qi dikamar itu "


" baiklah itu bukan pertanyaan yang harus dijawab sekarang kita akan pulang sekarang jika tidak tetua agung dan tetua sekte akan khawatir dengan kita nantinya"


" baik guru"


" wan lingge bisakah kau tunjukkan dimana kamarmu?"


" baiklah"


Mereka mulai menuju kamar wan lingge semuanya telah siap mau itu pakaian yang dan beberapa barang barang dari vila itu dibawa oleh ye ling dan kedua anak anaknya. Wan lingge memperlihatkan tranportasi itu pada seo ying. Ia tercengang itu adalah tranportasi tingkat tinggi. Saat ia masuk untuk memperhatikannya ia melihat sebuah gunung yang sangatlah dekat dengan sekte bulan sabit.


" wah... teleportasi ini menuju pegunungan yang ada disana ayo kita berangkat....


Setelah sampai mereka disambut oleh para tetua dan yang lainnya.

__ADS_1


" wah lihat dia sangatlah cantik"


" iya enak sekali mereka yang ditengah anak itu dikelilingi wanita cantik dikedua sisinya aku sangatlah iri"


" benar aku juga"


" bagaimana apakah ada yang terluka?"


" tidak tetua bahkan ada kabar gembira wan ji maju 2 tahapan sekaligus kini ia berada di tahap dewa teratas"


" apa? Hahahah anak pintar"


" apakah kalian yang ada di surat itu?" Ucap tetua agung ia ingin menyentuh kepala wan lingge.


" hahaha baiklah baiklah kau ternyata seorang anak yang dingin namun... kenapa matamu itu? Kenapa ditutupi?"


" maaf tetua dia buta namun ia memiliki sebuah ilmu penglihatan batin aku rasa begitu" ucap seo ying.


" benarkah itu adalah hal yang bagus ayo kita masuk aku ingin mencoba mengetes kekuatan kalian" ucapnya dan membawa kami bertiga pergi.


Saat disatu ruangan ada sebuah batu yang menjulang tinggi batu itu adalah batu pengukur bakat.


" kau anak laki laki duluanlah baru yang sisanya" ucap tetua itu menunjuk kearah wan joe.


Wan joe maju kedepan batu itu dan memukulnya batu itu bersinar berwarna abu tua. Tingkatan bakat terdiri menjadi 7 bagian dimana bakat seseorang bisa diukur menggunakan prasasti bakat dengan cara memukulnya. Tingkatannya antara lain adalah putih, abu, kuning, jingga, abu tua, navi, dan terakhir adalah hitam.

__ADS_1


" sekarang adik kecil yang manis sekarang giliranmu" ucapnya menunjuk kearah wan lingge.


" siapa yang kau maksud manis?" Ucapnya dingin.


" kau siapa lagi?"


" aku seorang anak laki laki tetua agung" ucapnya dingin.


Ia terkejut mendengar hal itu bahkan siswa dan siswi disana dibuat tercengang dengan kalimat itu.


wan yau



wan lingge



ye ling



wan joe dan wan seo


__ADS_1


__ADS_2